Showing posts with label step by step. Show all posts
Showing posts with label step by step. Show all posts

Thursday, February 28, 2013

Tutorial : How to Put Hijab on Fondant Figurine

Janji bikin tutorial jilbab buat mbak Shirley nih udah luama banget. 2 tahun ada kali *kebangetan*. Maaf banget mbak. Mungkin mbak Shirley sekarang udah mahir bikinnya, tapi janji tetep janji, semoga bermanfaat juga untuk yang lain.

Cara Memasang Jilbab pada Figurine Fondant beserta Kreasinya.

Step by step :

1. Buat figurine seperti biasa. Sisihkan bagian kepala.
2. Gilas fondant dengan ketebalan kurang lebih 2mm.
3. Letakkan lembaran fondant dengan posisi antara jari telunjuk dan jari tengah merenggang
4. Selipkan kepala dibawah lembaran fondant
5. Lingkarkan pada sisi kepala seperti memakaikan jilbab, lalu temukan dibawah dagu
6. 7. Rekatkan dan buat kerutan dibagian belakang kepala
8. Potong sisanya.
9. Sekarang kepala sudah berbalut jilbab


10. Buat lilitan di bagian leher figurine. Beri garis garis agar telihat seperti kerutan.
11. Pasang bagian kepala yang sudah berbalut jilbab. Now you get the basic hijab.
12. Teruskan membuat kreasi sesuka hati atau sesuai tema kue.

Selamat berkreasi dan semoga bermanfaat !

Monday, September 10, 2012

Sushi Experiment Pt. 2

Sebelumnya, jangan diketawain ya. *apa memangnya*

Bagi yang sering berkunjung ke blog saya, terutama duluuuu banget waktu masih awal awal nulis, mungkin pernah baca postingan ndeso saya saat berkunjung ke Sushi Tei. Asli norak banget kalau ingat masa itu. Karena waktu itu, lidah dan perut saya masih merasa sushi itu makanan alien alias asing. Yang bikin muneg muneg dan pengen muntah. Tapi itu dulu yaaa... :D

Sekarang sih teteuuup *ealah kirain* Sushi masih terasa asing dilidah saya. Lha trus ngapain bikin sushi lagi ? Kurang kerjaan ya ? Hehehe.

Saya orangnya mudah penasaran. Apalagi setelah sushi pertama buatan saya gagal masuk perut.

Dan minggu lalu saya terserang wabah penasaran membuat sushi. Bukan tanpa angin, sebelumnya memang karena saya mendengar heboh sushi homemade yang dibuat salah satu kawan saya , Mbak Nana, yang konon katanya *sayangnya belum pernah ngicip langsung* enak. Ternyata kuncinya ada pada nasi. Dan saya juga baru tahu kalo untuk membuat sushi, perlu nasi yang diolah khusus. Dan saya pun mulai penasaran. Eeee... barangkali lidah ini mau nerima kalau sudah tahu cara buatnya yang benar. Masalah citarasa, kan bisa disesuaikan dengan citarasa Indonesia.

Jujur, saya tertarik dengan sushi bukan hanya karena salah satu makanan populer. Lebih dari itu, saya tertarik karena unsur emosionalnya. Seperti yang sering kita lihat di drama Jepang atau Korea *haduh pliss deh*, sushi atau di Korea serupa dengan kimbap adalah makanan yang biasa dibuat dengan penuh cinta *pliiiisss deh*. Oke, cukup deh melankolisnya. Kita balik lagi ke topik. Akhir cerita, saya pun membuat sushi. Lagi.

Bahan yang saya pakai :

- Nasi sushi / sushi rice*
- Timun ( saya pake yang made in dalam negeri alias lokal ), kupas, buang bijinya, iris memanjang.
- Tamagoyaki (dadar gulung ) yang saya iris memanjang
- Crabstick ( saya cincang dan campur mayones )
- Abon ikan cakalang ( jadi pengganti furikake maksudnya )
- Nori

*Making Sushi Rice :
Tidak ada resep khusus. Saya pakai komposisi yang diajarkan mbak Nana, 3 bagian beras putih dan 1 bagian beras ketan ( 3:1 ). Kemarin saya buat :

3/4 cup beras putih
1/4 cup beras ketan

dicuci bersih dan masak dengan rice cooker seperti biasa. Sementara menunggu nasi matang, kita buat larutan :

1 sdm cuka putih / lemon juice
1 sdm gula
1/2 sdt garam

aduk hingga larut.

Begitu nasi matang, pindahkan dalam wadah, tuang larutan tadi, dan aduk panas panas hingga rata. Mengaduknya jangan dengan gerakan menekan ya, tapi aduk dengan gerakan mengiris dan melipat. Sisihkan sambil ditutup serbet agar tidak cepat dingin. Katanya kalau sudah dingin, nasi jadi lengket dan susah dibentuk.

Kali ini saya ingin coba membuat Californian Roll, dimana nasi terletak disini luar dan nori didalam. Now, let's roll !

a). sushi rice, b). abon ikan, c). crabstick cincang, d). tamagoyaki iris, e). makisu, f). nori, g). timun.

- Siapkan semua bahan dan alat . Dan siapkan 1 baskom berisi air matang dan serbet bersih disekitar kita.
- Bungkus makisu ( rolling bamboo mat ) dengan plastik wrap. Ini agar nasi tidak melekat pada makisu. Letakan 1 lembar nori berukuran sedang diatas makisu.
- Basahi/ celupkan tangan pada baskom berisi air tadi, ambil sedikit nasi ( kurang lebih 1 kepalan ) lalu letakkan dan sebarkan diatas nori. Taburkan abon ikan atau wijen putih bila punya/ suka.
- Dengan kedua tangan, balik nori sehingga nasi terletak dibawah nori. Letakkan isian sushi, lalu mulai menggulung dari tepi, remas remas untuk memadatkan, dan lanjutkan menggulung hingga selesai.
- Pindahkan gulungan sushi pada telenan, potong potong sesuai selera. Tata pada piring saji.
- Nikmati dengan saus favorit ( me, pake saus teriyaki saori + mayones wasabi )

Itadakimaaaasu !!!

Saturday, February 4, 2012

Trial : Cake Pops

Ini sebenernya udah saya buat Oktober tahun lalu. Tapi baru sempet posting laporannya sekarang *kebangeten yah*

Cakepops!

Cake pops ini saya buat untuk memenuhi rasa penasaran saya, karena sebelumnya saya sudah pernah diajari membuat cake balls oleh seorang kawan. Dan kali ini pengen nyoba dalam bentuk pops.

Bahannya cukup mudah diperoleh atau dibuat sendiri. Untuk cake dasar, bisa pake cake jenis apa aja ya. Bisa buttercake, mudcake, brownies, brownies kukus, rvc, apa aja deh. Tapi untuk jenis cake yang spongy mungkin kurang cocok ya.

Kebetulan saat itu punya sisa Red Velvet Cake, jadi langsung diolah aja. Bikinnya cukup mudah, cake kita hancurkan, campurkan dengan frosting apa saja ( butter-based, jangan yang mengandung whipped cream ), bisa juga dicampur selai, buttercream, atau ganache. Saya tidak menggunakan perbandingan atau takaran tertentu. Asal cake sudah bisa dipulung dan tidak remah, maka sudah cukup.



Bulatkan 'adonan' cake tersebut menjadi bola bola kecil, lalu diamkan dalam kulkas kurang lebih 1 jam atau hingga cake balls mengeras.

Sementara itu lelehkan cooking chocolate ( saya pake dark compound ). Keluarkan cake balls dari dalam kulkas. Siapkan stik loli, celupkan ujungnya, lalu tusukkan pada salah satu cake ball. Ulangi hingga semua cake balls habis. Sisihkan.

Untuk coating, bisa pake coklat apa aja ya. Boleh yang putih, pink, milk, dark, coating, etc. Mau coklat yang sudah diwarnain sendiri pun oke. Sebaiknya coklat di-temper dulu ya. Maksudnya setelah leleh dibiarkan sebentar sambil diaduk sesekali hingga mencapai suhu ruang ( tidak panas tapi masih bisa mengalir ). Ini agar lapisan cake ballsnya nnt mulus dan tidak terlalu tipis. Untuk mengecek suhu yang pas, celupkan jari kelingking ke dalam coklat. Bila sudah tidak terasa panas, maka coklat sudah pas untuk coating.

Ambil salah satu cake balls yang sudah diberi stik, celupkan perlahan dalam coklat, angkat, putar hingga lelehannya berhenti menetes. Tusukkan pada gabus dalam posisi berdiri. Biarkan hingga coating mengeras. Hias sesuai selera.

Cakepops too!

Berhubung ini pertama kalinya membuat cake pops, hiasannya sederhana banget. Cuma sprinkle dan drizzle disana sini. Tapi sudah cukup untuk memuaskan rasa penasaran saya.

Jadi, buat yang penasaran, coba yuuuuuk :)

Monday, August 15, 2011

Tutorial : How to make Simple Fondant Roses

Masih bernuansa tutorial, kali ini saya mau sharing cara saya membuat mawar ( rose ) dari fondant yang lumayan mudah dengan hasil yang lumayan bagus *untuk ukuran saya* hehehe...

Steps :

1. Tipiskan fondant lalu potong dengan cutter berbentuk bulat atau tetes air ( teardrop ) untuk kelopaknya, dan berbentuk oval untuk bagian tengahnya ( bagian oval ini dibagi 2 )
2. Tipiskan tepiannya dengan menggunakan ball tool
3. Gulung fondant setengah oval, lalu keringkan sebentar
4. Tekan bagian tengah kelopak hingga melengkung kedalam ( cupping )
5. Bubuhkan lem/ air, lalu tempelkan pada gulungan tengah tadi, satu persatu dan saling menumpuk ( overlapping ) hingga berbentuk seperti kuncup
6. Perlahan - lahan, dengan menggunakan jari ,lengkungkan bagian tepian kelopak kearah luar sehingga membentuk kelopak bunga yang baru mekar. Atur sealami mungkin.
7. Potong bagian bawah yang memanjang, lalu letakkan diatas palet cat air. Biarkan hingga mengering
8. Tambahkan daun sebagai pemanis

Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat :)

Friday, August 12, 2011

3D Cars Figurine How To

Subuh subuh abis sahur, belain bikin tutorial ini buat Rurie Blue di Belande. Rur, ntar mudik oleh oleh Blond Amsterdam yoooo......

Oiya, lagi ga punya fondant yang udah diwarnain merah, jadi pake yang ada aja kebetulan adanya biru, cucok kan dengan warna fav Rurie.


Steps :

- Timbang 20 gr fondant. Ini untuk bagian bodi bawah mobil. Bentuk lonjong, pipihkan, lalu tekan bagian tengah untuk membuat lekuk mobil. Tekan sedikit bagian tengah atas untuk tempat cabin. Sempurnakan bentuknya dengan cara menekan nekan dibagian yang kurang simetris.

- Timbang 4 - 5gr fondant, bentuk cube. Ini untuk bagian cabin. Pipihkan bagian depan dan belakang hingga menyerupai kaca mobil ( miring ). Sempurnakan bentuknya, lalu tempelkan pada bodi mobil.

- Tambahkan detil lubang untuk lampu, ban juga detil mulut. Sampe bagian ini silahkan tembahan sesuai imajinasi ya. Ini versi simpelnya, klo mo dibikin lebih detil misal dengan menambahkan bemper, lampu sein, dll, monggoooo...

- Selesaikan detilnya dengan menambahkan mata, ban, dll sesuai dengan yang diinginkan.

Taraaaaa..... gampang kan Ruuuur :)

Monday, May 31, 2010

KBB #17 : Savoury Lattice Pie



KBB bulan ini ngangkat materi Lattice Pie untuk kategori Savoury Bake. Dan aku baru ngerjain di hari terakhir deadline. Huhuhuhu... kok ya mesti toh :(

Okelah, ini laporanku ya....

KBB #17 : Savoury Lattice Pie

Untuk kulit aku pake ready-to-use frozen pastry dough ( ini yang bikin segalanya jadi mudah, hehehe.... )

Filling :

1 bh bawang bombay ukuran sedang
1 bh beef rolade, potong jadi 4 dan iris tipis ( bisa diganti olahan sapi lainnya )
Kurleb 50 gr fillet ayam, potong dadu
1 batang bawang perai
seledri, cincang halus
garam, gula dan merica sebagai penyedap, secukupnya

50 gr keju cheddar, parut

Untuk saus, aku pake:

1 bungkus bubuk krim instant
100 ml air

Beef & Corn Lattice Pastry - Collage

Cara membuat :

Tumis bawang bombay dan bawang perai dengan margarin hingga layu dan harum, masukkan daging ayam dan aduk hingga berubah warna. Masukkan beef rolade, aduk rata. Tambahkan bumbu, beri sedikit air untuk melarutkan. Aduk hingga kesat, taburi seledri, aduk rata. Sisihkan.

Saus :

Campur 1 bungkus bubuk krim dengan air. Aduk hingga gumpalannya larut. Panaskan hingga mendidih ( meletup letup ).

Tuang ke dalam tumisan, lalu tambahkan keju parut, aduk rata. Sisihkan.
Beef & Corn Lattice Pastry - Collage

Penyelesaian :

Cetak pastry dough dengan ukuran lebih besar dari cetakan yang akan digunakan. Segera pindahkan kedalam loyang yang sudah bersemir margarin agak tebal. Pipihkan tepiannya.

Tuang filling tumisan tadi, ratakan.

Lattice : Pengen bikin yang pola anyaman tapi takut doughnya gak cukup. Jadi aku cetak bulat lagi *itupun sebagiannya udah kepotong, hihihi* trus digurat gurat. Untuk guratannya aku pake pasta cutter yang dijejakkan secara berselang seling ditiap barisnya *aduh susah njelasinnya*
Setela pola terbentuk, rentangkan hingga jejak guratannya membentuk lubang lubang, lalu letakkan diatas pie. Rapikan.

Beef & Corn Lattice Pastry

Sayang ternyata guratanku kurang dalam, hingga saat direnggangkan lubangnya rapet rapet huhuhu. Udah gitu saking seriusnya ngurusin si lattice, sampe lupa motret penampakan akhir sebelum dipanggang.

Beef & Corn Lattice Pastry

Inti dari task kali ini adalah membuat lattice. Lattice pada umumnya berpola anyaman yang ditumpuk secara berselang seling. Namun saat ini, pola lattice sangat bervariasi. Ada yang menggunakan guratan yang dibut secara manual dengan pisau, menggunakan roller khusus berpola, bahkan menggunakan cutter beraneka bentuk. Tinggal pilih mau seperti apa latticenya. Semua terserah kreasi kita.

Beef & Corn Lattice Pastry

Bagaimana dengan rasanya ? Gak kalah kok dengan filled pastry buatan restoran, buktinya sekarang tinggal 1/4 loyang, orang rumah kedoyanan :D


Thursday, March 25, 2010

KBB #16 : Chiffon Cake ( Indonesian Recipe )

Wuih, gak kerasa KBB dah masuk putaran ke 16 ya... Eh eh logo barunya keren yaaaaa :D



Bulan ini temanya Chiffon Cake. Pasti dah langsung ngebayangin cake menul menul kempus kempus yang bolong ditengah itu deh. Yup, bener sekali. Beda dengan tantangan sebelumnya dimana admin membagikan resep untuk dipraktekan, putaran bulan ini justru admin memberi kebebasan bagi anggota untuk menentukan resep apa yang mau dipake alias terserah !. Eits.... tapi ada syaratnya, yaitu resep harus perkuliner Indonesia.

Untuk menyelesaikan peer kali ini, aku menjatuhkan pilihanku pada resep Yasaboga yang diambil dari buku mereka " Terampil Membuat Cake & Pastry ". Aku memilih resep Chocolate Chiffon Cake untuk ku ujicoba-kan.

Dan inilah hasilnyaaaa......

Choco Chiffon Cake

Chocolate Chiffon Cake
Originally by Yasaboga, modified by me *I only used half of the original recipe*

A :
75 gr gula pasir
85 gr tepung terigu
12 gr cokelat bubuk
1/4 sdt soda kue

B :
2 kuning telur
50 ml minyak goreng

75 ml susu cair

C :
3 putih telur
50 gr gula caster

Cara membuat :

Campur semua bahan A, aduk hingga rata. Buat lubang ( kawah ) ditengahnya. Campur bahan B kecuali susu cair, lalu tuang ditengah lubang ( bahan A ), aduk perlahan dengan gerakan melingkar sambil dituangi susu cair hingga tercampur dan adonan licin, sisihkan.

Kocok bahan C hingga kaku ( soft peak is ok ), ambil 1/3 bagian dan masukkan kedalam adonan A+B, aduk perlahan hingga rata. Tambahkan dan aduk sisa putih telur hingga habis dan adonan menyatu dengan baik.

compile1-wm

Tuang ke dalam loyang chiffon diameter dasar 18 - 20cm, panggang selama kurang lebih 45 menit, lalu naikkan suhunya menjadi 180 derajat C selama 15 menit atau hingga permukaan kecoklataan dan kering. Keluarkan dari oven lalu segera balikkan diatas tutup botol ( jika loyang tidak mempunyai kaki ). Biarkan hingga benar benar dingin, gunakan pisau untuk mengeluarkan cake dari loyang. Hias sesuai selera, potong potong dan sajikan.

chiffon5

Berhubung ini adalah pengalaman pertamaku membuat chiffon, awalnya agak sedikit takut hasilnya tidak sempurna. Tapi Alhamdulillah, meski tepiannya agak sedikit lengket diloyang, baik tekstur maupun rasanya tidak mengecewakan. Untuk menambah citarasa, aku menambahkan kenari cincang dan lelehan coklat pekat sebagai toppingnya. Tapi berhubung cakenya lumayan tebel, akhirnya ku belah dua cake-nya, dan kuberi topping lagi untuk belahannya. Abis klo dimakan gitu aja tanpa topping, rasanya kurang nendang.

Choco Chiffon Cake

Akhirnya, aku merasa cukup puas dengan pengalamanku kali ini. Dulu dalam bayanganku bikin chiffon cake tuh susah, dan rasanya gitu gitu aja, ternyata... bikin chiffon cake itu menyenangkan dan penuh tantangan, karena banyak sekali variasi yang bisa dibuat dengan chiffon cake ! Beberapa hari berikutnya, aku buat lagi dengan bahan dasar pisang. Aku post terpisah ya nanti.

So, wanna try ???



Eikeh luluuuuus bok !

Saturday, November 28, 2009

KBB #14 : White Bread


It's KBB timeee !!
Rata Penuh
Time for another challenge !

Time for another experiment !

Time for another rush hour !

*lebay amat sih*

Oki doki. Tantangan KBB bulan ini adalah White Bread. Gampang laaah *sombong*. Eits, tapi bukan KBB kalo gak ada tantangannya. Jadi kali ini kita dituntut tidak hanya meng-uji coba sebuah resep tetapi juga berhitung. Hah ? Berhitung ?? Yup ! Karena resep kali ini bukan berupa jumlah jumlah komposisi bahan tapi persentase bahan atau rumus/ formula. Nah, kita dituntut harus menghitung sendiri jumlah bahan sesuai dengan persentase yang ditentukan. Aduh, kedengerannya kok rumit banget yah. Aku juga bingung kalo disuruh njelasin. Ya udah, langsung kesini aja deh buat jelasnya.

Jadi, setelah mempelajari formulanya *sok jenius* aku mutusin untuk bikin dikit ajah. Cuma 300gr tepung. Jadi masing masing bahan dipersentasikan dari 300gr itu. Kurang lebih gini aku ngitungnya :

(%) x jumlah tepung : 100 = jumlah bahan

dengan perhitungan diatas, aku dapatkan jumlah bahan lainnya seperti ini ( dengan patokan jumlah tepung 300gr ) :

Bread flour - 100% = 300gr
Salt - 1.8% = 5.4gr
Granulated sugar - 7.7% = 23 gr*
Powdered milk (Dried Milk Solid) - 6.2% = 19 gr*
Instant yeast - 1% = 3 gr
Egg, slightly beaten at room temperature - 7.7% = 23 gr* ( kira kira 1/2 butir telur )
Butter, room temperature - 7.7 %= 23 gr*
Water - 62.8% = 189 gr*

*) jumlah ganjil yang dibulatkan

Setelah mendapatkan jumlah jumlah tersebut, barulah kita pergi kedapur, hyuuuk...

KBB #14 : White Breads

Seperti yang kita tahu, roti membawa momok menakutkan bagi beberapa orang yang baru ingin mencobanya. Klo bantet gimana ? Klo keras gimana ? Susah deh kyaknya... Enggak sama sekali ! Bikin roti sendiri dirumah itu mudah kok. Iya tapi kan harus punya mixer khusus dulu... Eh, kata siapa ?? Bahkan manusia bisa bikin roti itu jauuuuuuuuuuh sebelum mixer ditemukan. Sebelumnya ? Ya pake tangan juga kan ! Mending beli deh, gak susah susah nguleni. Percaya deh, klo bisa bikin roti sendiri dirumah, perasaan bangga yang didapat itu yang gak bisa dibeli. Apalagi kalo dapat pujian dari orang orang tercinta dirumah, dijamin Breadt**k aja lewat deh enaknya, hihihi....

Jadi demi asas kebersamaan, aku bikin roti ini pake tangan ( gak 100% pake tangan sih, karena setelah foto foto step by step, adonan kucemplungin mixer, hehe... ). Ini hanya sedikit gambaran kalo mau nguleni pake tangan. Karena menurut aku, emang yang paling menentukan kalis enggaknya adonan nantinya, ya pada saat pengulenan pertama kali atau pada tahap homogenisasi/ penyatuan ( khusus pengulenan dengan tangan ). Semoga step by stepnya jelas ya..


1. Campur semua bahan kering ( kecuali garam ), aduk rata lalu buat kawah ditengahnya.

2. Campur bahan cair ( air & telur ), aduk rata lalu tuang persis ditengah kawah.

3,4,&5. Aduk dengan gerakan memutar menggunakan spatula, sendok atau garpu secara perlahan hingga adonan bagian tengah mengental dan tepung disekelilingnya luruh perlahan. Sembari diaduk, tekan tekan spatula agar tepung tidak terlalu bergerindil. Teruskan mengaduk.

6. Aduk hingga tepung disekelilingnya tercampur. Bila spatula sudah tidak kuat mengaduk, gunakan tangan. Dengan tekanan ringan, uleni adonan dengan gerakan melipat hingga tepung benar benar tercampur rata. Uleni sebentar hingga adonan menyatu/ homogen ( semua bahan sudah saling terikat ).

7. Adonan yang sudah homogen. Bila masih terasa lengket, tambahkan tepung sedikit demi sedikit ( masukkan sesendok demi sesendok ). Sebaliknya, jika terasa padat dan berat, tambahkan air, sesendok demi sesendok sekali masuk.

8,9. Masukkan mentega dan garam dengan mengoleskannya dipermukaan adonan. Uleni kembali dengan gerakan melipat, dorong, lipat kedalam, dorong keluar, mirip gerakan orang mencuci pakaian. Pada tahap ini, tangan akan terasa licin, lengket dan kurang nyaman. Teruskan menguleni karena lama kelamaan adonan akan terasa melunak dan kalis ( tidak menempel ditangan ). Bila adonan masih terasa padat dan berat, tambahkan mentega sedikit, bila terasa terlalu lunak, tambahkan tepung dengan cara menaburkan dipermukaan adonan. Pindahkan ke atas meja, atau kedalam wadah yang permukaannya luas ( talenan, nampan. dll ) untuk memudahkan pengulenan.

Perlu diperhatikan, bila menguleni dengan tangan maka suhu tangan kita akan mempengaruhi proses fermentasi menjadi lebih cepat. Jaga agar pengulenan tidak terlalu lama, karena adonan yang sudah profing saat masih diuleni akan sulit sekali kalis. Tandanya, adonan terus terasa lunak dan lengket padahal sudah ditambahkan tepung yang cukup banyak. Bila terjadi, sudahi pengulenan, taburkan tepung diatas adonan, lalu segera bulatkan dan mulai proses profing.

10. Adonan yang sudah kalis, dan dibulatkan. Istirahatkan selama 60 menit atau hingga mengembang dua kali lipat.

11. Adonan yang sudah mengembang. Kempeskan.

12. Potong potong, timbang dan bulatkan. Selain dengan ditimbang, agar memperoleh ukuran yang sama, gulung adonan memanjang, lalu potong potong dari tengah ke samping ( potong jadi 2, 4, 6, 8, dst ) Diamkan kembali selama 10 - 15 menit. Adonan siap dibentuk.

KBB #14 : White Breads

Kali ini, aku bentuk rotinya sederhana saja, sesuai dengan resepnya. Bentuk buns dan rolls. Finishingnya juga sederhana sekali. Karena bukan golongan roti manis, maka roti jenis ini akan lebih nikmat bila di sajikan gurih. Jadilah, kubuat roti ini menjadi spicy bread, bertabur dry herbs dan di nikmati dengan garlic sauce. A perfect snacks for me and my family.

KBB #14 : White Breads

KBB #14 : White Breads

Teksturnya sendiri, lumayan menurut aku. Tidak terlalu berongga besar, juga tidak terlalu padat, tapi tidak seempuk roti manis. Setelah disimpan 3 hari, agak sedikit keras tapi setelah dipanaskan sebentar di toaster, roti menjadi empuk kembali.

Jadi, tunggu apa lagi, bikin roti sendiri yuuukkk..... !


Monday, October 5, 2009

KBB #13 : 2nd Anniversary - Merah Putih !

[KBB#13+logo-320pxls.jpg]

Last minute lagiiii... huaaaaa !!!

Oke oke, tarik napas dulu... hembuskan... lalu...

" Met Ulang Taon Klub Berani Baking ! "
Semoga tetep eksis, tetep kreatif, en so pasti tetep berani !

Sama seperti tahun lalu, tantangan bulan September - Oktober yang bertepatan dengan ultah KBB, maka tantangannya diganti jadi lomba. Ada juri dan hadiahnya. Dan yang pasti temanya gak kalah menantang dengan tahun lalu.

Tema yang diangkat di ulang tahun yang ke dua ini adalah MERAH PUTIH. Hmmm... kedengaran sangat nasionalis sekali ya. Tapi justru kita harus bangga, karena ditengah banyak cobaan yang menimpa bangsa kita, kita bangsa Indonesia tetap harus jadi satu dari Sabang sampe Merauke.

Menyinggung tentang cobaan dan musibah yang menimpa saudara kita saat ini, mari kita heningkan cipta sejenak dan mendoakan saudara saudara kita yang telah menjadi korban. Semoga mereka diberikan tempat yang layak disisi Nya, dan diangkat semua dosa dosanya. Al Fatihah...

Kembali ke laptop...

Berhubung bulan ini juga bertepatan dengan bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, sudah pasti kesibukan selalu mewarnai sejak awal hingga akhir bulan. Niat mengerjakan peer KBB jadi terpaksa ditunda hingga kesibukan sedikit berkurang. Eits. tapi tidak ada alasan untuk tidak ngerjain peer lo...

Tidak ada persiapan khusus untuk menyelesaikan peer kali ini. Ternyata menyisihkan waktu ditengah jadwal kegiatan yang cukup padat sangat membutuhkan perjuangan *lebay*. But I'll do my best. Meskipun hasilnya kurang maksimal - I know- tapi semua kukerjakan dengan niat tulus dari hati.

So, untuk KBB tersayang, inilah persembahanku...

1. Cake Decorating

Beberapa hari setelah lebaran, Alhamdulillah ada yang memberi sekotak brownies kukus. Tanpa pikir panjang, bro-kus ini langsung kujadikan salah satu 'bahan' penunjang untuk menyelesaikan peerku. Niatnya pengen bikin dekorasi yang clean n simple. Semua cover serba putih, swirl kecil dan bunga gum paste kecil. Tapi apa daya, karena terburu buru dikejar pekerjaan lain yang sudah menunggu, hasilnya jauh dari apa yang ku bayangkan. Mungkin akan lebih rapi kalau pake fondant, tapi.... megang fondant aja belum pernah.

Cake icing menggunakan buttercream yang dilelehkan.

KBB13



My entry for cake decorating competition, kalau liat kategori penilaian yang ada disini, duh rasanya gak masuk semua deh dalam penilaian... *pasrah*

KBB13A

2. Food Photography

Apa ya ? Gak ada ide sama sekali ! Hiks... Ini idenya dapat dari praline. Tapi yaa gini deh hasilnya, hihihi...

KBB13B
My entry for Food Photography Competition...

Yah, apapun hasilnya aku tetep bangga bisa ikut ngeramein ultah KBB tahun ini. KBB, Teruslah berani !

Friday, July 31, 2009

KBB #12 : ( Cheesy ) Savoury Souffle


*Hua... huaa.. huaaa chiuuuuuw* Ya ampun, dah lama bener ya nih blog ku terlantarkan, sampe berdebu gini. Ck.. ck.. ck...

Ya wis lah. Yang penting sekarang dah ku update kaaan.

Oke seperti biasa, 2 bulan sekali, it's KBB timeeee !! Kloneng kloneng *ya ampun sekalinya muncul kok jadi lebay gini yah*

Tema bulan ini cukup menantang dan sekalipun belum pernah aku coba. Kalo denger dan liat penampakannya dimajalah majalah sih dah sering. Eh malah jadi tantangan KBB bulan ini. Yup, tantangan bulan ini adalah Savoury Souffle. Hmmm... konon sih berasal dari Le France alias negara Perancis, lengkapnya nih ada disini. Wuiiih... gimana rasanya ya ?? Ya makanya ini mau dicoba.

Cheese Souffles
Sumber: The Perfect Cookbook by David Herbert. Penguin Books Australia Ltd 2003.

Ingredients/Bahan-bahan:
  • 100g unsalted butter / mentega tawar
  • ½ cup plain (all-purpose) flour / tepung terigu
  • 300ml milk / susu
  • 1 cup grated cheddar / cheddar parut
  • 2 Tbs / sdM freshly grated parmesan / parmesan parut
  • ½ tsp Dijon mustard / mustard Dijon ( pake mustard biasa, ..mae )
  • pinch / sejumput cayenne pepper ( skip, ga punya, ..mae )
  • 4 eggs / telur, separated / pisahkan
Directions/Cara Pembuatan:

Preheat the oven to 190C (375F, Gas Mark 5). Grease and lightly flour six ½-cup-capacity souffle dishes.
Panaskan oven suhu 190C (375F, Gas Mark 5). Minyaki/olesi mentega dan taburkan tepung loyang souffle dengan kapasitas ½ cup sebanyak 6 buah.

Melt butter in a small saucepan over low heat. Add the flour and cook, stirring constantly, for 1 minute. Gradually add the milk and whisk continuously over medium heat until the mixture is smooth, thickens and comes to the boil. Allow to cool for 5 minutes.



Lelehkan mentega di panci kecil dengan api kecil. Tambahkan tepung lalu masak sambil diaduk-aduk selama 1 menit. Tambahkan susu sedikit demi sedikit dan whisk terus menerus dengan api sedang hingga adonan lembut, mengental dan mendidih. Biarkan dingin sejenak selama 5 menit.



Transfer the mixture to a bowl and stir in the cheddar, parmesan, mustard and cayenne pepper. Mix well.

Pindahkan adonan ke dalam mangkuk dan masukkan keju cheddar, parmesan, mustard dan cayenne pepper. Aduk rata.

Lightly beat the egg yolks and add these to the cheese mixture. Mix well.

Kocok ringan kuning telur dan masukkan ke dalam adonan keju. Aduk rata.

With an electric mixer, whisk the egg whites in a clean bowl until firm peaks form. Fold a quarter of the whites through the cheese mixture to slacken it slightly, then gently fold through the remaining whites.

Kocok putih telur menggunakan electric mixer hingga mencapai firm peak. Masukkan seperempat adonan putih telur ke dalam adonan keju untuk sedikit 'melemaskan' adonan, lalu masukkan sisanya perlahan.

Spoon the mixture into the prepared dishes and bake for 20-25 minutes, or until risen and golden. Don't be tempted to open the oven until the souffles have risen. Serve immediately.

Sendokkan adonan ke dalam loyang yang sudah disiapkan lalu panggang selama 20-25 menit, atau hingga mengembang naik dan kecoklatan. Jangan tergoda untuk membuka oven sebelum souffles betul-betul sudah mengembang/naik. Hidangkan segera.

Review :

Aku bikin setengah resep ajah. Stepnya ikutin sesuai resep, cuma ada yang kelewatan. Mustardnya lupa dimasukin ! Huaaaa... padahal ntu yang bikin huendang bok. Tapi ya wis lah, ya begini ini klo lagi banyak cucian kerjaan, pikirannya suka kemana mana, gak fokus sama yang dikerjain *ngeles*

Ngovennya pake suhu 200 degC, selama hampir 25 - 30 menit. Jadinya pas 3 cup. Untung aja deh cangkir dirumah oven safe, jadi bisa diberdayakan. Mo beli ramekin kok ya gak nemu nemu, klo pake alufoil kurang cakep ah. Bisa ilang deh kesan 'glamour'nya.

KBB #12 : Cheesy Savoury Souffle

Paling seru waktu motret. Kejar kejaran sama waktu. Soalnya hanya dalam waktu beberapa detik saja, permukaanya yang membumbung tinggi itu langsung ciuuuut, kempes. Kalo dah ciut, gantian ngambil cup berikutnya yang masih seger didalam oven. Makanya settingnya cuma satu, mo nyoba beberapa setting ya gak keburu.

KBB #12 : Cheesy Savoury Souffle

Waktunya incip incip. Sendokan pertama, yang terasa adalah..... PANAS !!! Main pede aja langsung masukin mulut, abis itu langsung melet melet. Setelah menunggu beberapa menit sampai panasnya berkurang, akhirnya Souffle siap masuk mulut lagi, dan rasanya, hmmm... ternyata enaaak ! *ini gak lebay loh ya* Bagi yang belum pernah ngicipin, tektur luar nya agak mirip kulit sus tapi dalemnya lebih lembut dan gurih. Aaaah, kebayang deh klo ada cincangan seledri, jamur dan ayam didalamnya. Pasti lebih maknyuss. Patut dicoba lagi.

Horeeeee lulus !

Saturday, May 30, 2009

KBB #11 : Ontbijtkoek

Tanpa terasa, KBB sudah memasuki putaran ke sebelas. Tantangan ke tiga ditahun ketiga. Dan tantangan ke delapan buat aku. Wow. Sudah genap setahun aku gabung di KBB.

Bulan ini, tantangannya begitu mudah. Selain resepnya yang simpel, pembuatannya juga sangat mudah dan cepat. Aku doyaaan banget ama kueh ini. Meski begitu, tetep aja ngerjainnya mepets deadline. Hehe, sudah tradisi kayaknya.

Tak perlu berlama lama ya, berikut ini laporanku.

KBB Challenge # 11 : Ontbijtkoek
KBB #11 : Ontbijtkoek
Onbitjkoek
Sumber: Kue-Kue Indonesia. Yasa Boga-PT Gramedia Jakarta. 2007.

125g gula palem/gula merah
5 kuning telur
3 putih telur
campur rata 125g tepung terigu, 1 sdt peres kayumanis bubuk, ½ sdt pala bubuk, ¼ sdt cengkih bubuk
50g kenari, iris tipis untuk taburan

KBB #11 : Ontbijtkoek

Kocok kuning telur dan putih telur, gula palem sampai kental dan naik. Masukkan campuran tepung ke dalam kocokan telur, aduk rata. Tuang ke dalam loyang roti (loaf) yang sudah dialas dengan lapisan kertas yang sudah diolesi mentega dan ditaburi tepung. Panggang kurang lebih 20 menit (setengah matang). Taburi irisan kenari. Panggang terus sampai matang, angkat. Potong menurut selera.

Semua proses aku ikuti sesuai resep. Karena memang tidak ada yang perlu di modifikasi lagi. Aku buat setengah resep, dan hasilnya lumayan banyak lo. Dapet satu loyang loaf oval. Cukup lah untuk aku sekeluarga. Kalo bikin satu resep takut kalo gak habis.

KBB #11 : Ontbijtkoek

Saatnya mencicipi. Dari segi rasa, rempahnya tajem banget tapi aku suka. Bener bener suka. Dari segi tekstur, agak sedikit lebih seret dari Ontbijtkoek yang biasa aku buat . Hal ini tentu karena pada resep ini tidak menggunakan lemak ( mentega/ margarin ). Tapi masih enak untuk dinikmati bersama secangkir teh hangat. Hmmm.... nyaman sekali.

KBB #11 : Ontbijtkoek

Yeaaah, I'm done !!!


Saturday, March 28, 2009

KBB #10 : Caramel Pots with Minted Shortbread Stick


Tak terasa, KBB sudah memasuki tantangan ke sepuluh yang merupakan tantangan ke tujuh untukku. Setelah panik didera pastry pada tantangan lalu, kali ini tantangannya termasuk dalam kategori dessert.

Resep yang dipilih adalah Caramel Pots with Minted Shortbread Sticks, oleh Chef Fred Wiesehutter, Heritage Christchurch, ( Foodtown Magazine ). Hmmm model dessert seperti apa ini ya...

Berikut laporanku...

Caramel Pots with Minted Shortbread Sticks

Caramel Pots with Minted Shortbread Sticks
( Click here for recipe )

Yang pertama dibuat adalah shortbread. Pembuatannya hampir tanpa kendala karena prosesnya sama seperti membuat kukis. Campur campur, giling giling, potong potong, lalu dipanggang. Beres. Rasanya, kres kres kres, renyah banget. Butter nya juga kerasa banget. Satu satunya yang sedikit agak mengganggu bagiku adalah aroma mint-nya. Hmmm, jujur, aku kurang begitu suka aromanya. Sayang aja aroma butter ketutup sama aroma mint-nya. Tapi a task is a task. Meski begitu, setengah toples habis dalam waktu kurang dari seminggu. Cepet cepet diungsiin keburu diabisin.


Selanjutnya bikin caramel pots. Jedanya dari waktu bikin shortbreadnya lumayan lamaaa. Hehe moods kedapur lagi ngilang entah kemana. Akhirnya baru sempet bikin pada minggu terakhir jelang deadline. Daaan seperti yang sudah dibahas di milis, karamelku sukses mengkristal. Padahal cuma bikin 2/3 resep, tapi ngabisin waktu sekitar hampir 2 jam. Oooh, prustasi, stress dan migren langsung kambuh. Udah gitu, jadinya bukan golden malah brownie karena kelamaan.

Hasilnya, muanissss bangeeetsss. Tapi enak en lembuuut. Kalo dimakan gitu ajah sih jelas bikin sakit gigi, tapi kalo dimakan sama shortbreadnya, baru deh agak terminimalisir manisnya. Pas pokoknya. Emang sengaja dijodohin ya caramel potsnya sama shortbreadnya.

Akan tetapi....

Menjelang pengumpulan tugas, aku diberi musibah. Laptop tempat aku menyimpan semua data data KBB tiba tiba rusak. Gak bisa nyala. Hanya beberapa data yang masih bisa tertolong ( yang tertinggal di SDcard ). Termasuk semua foto foto hasil akhir *huaaaaaaa.... nangis guling guling*. Sekarang masih diusahakan suami ke tukang laptop *hiks hiks* Semoga data datanya gak ilang.

Jadi mohon maaf ya bu Host, kali ini laporanku sederhana sekali. Sampai hari ini kalau inget data dataku yang disana, masih pengen nangis rasanya...

Recent Post on Mae's Little Kitchen

My photo
Mom of a lil' girl who still longing for her passion. Obsessed to know more, learn more, take more and give more... Here, on her lil' kitchen.
Unless mentioned, described, or linked, all works and photographs are created by May Irianti. Copyright 2007 - 2008. You may copy only the recipes but please do make a link to this blog. DO NOT COPY . Please ask first !

Followers