Thursday, October 23, 2008

A Blog Plagiarism

Saya tidak mengira hal ini akan menimpa saya. Selama ini saya merasa blog saya tidaklah begitu istimewa. Data di Google analytics saya pun menunjukkan grafik yang biasa biasa saja. Hanya tampak seperti bukit bukit kecil dengan kawah kawah yang dalam. Tapi apa yang baru saja saya alami sungguh adalah pengalaman paling tidak menyenangkan sepanjang saya menulis blog. Tulisan saya disalin, diambil, dicopy, dijiplak atau apa sajalah namanya. Sebuah bentuk kriminalitas bagi para penulis blog.

Saat pertama saya menemukan beberapa isi blog saya pindah kehalaman ini, saya shock. Sebuah reaksi yang cukup wajar bagi wanita emosian seperti saya. Saya lalu segera meninggalkan komentar dengan nada kecewa yang begitu dalam, dengan harapan mendapatkan penjelasan atas apa yang saya lihat dlayar monitor saya. Semenit kemudian saya sudah berkoar koar di Multiply saya, berharap mendapatkan dukungan dari teman teman saya. Jujur, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan saat itu. Sabar, bukanlah hal yang mudah bagi saya.

Setelah beberapa menit berlalu, kepala saya sudah sedikit mendingin. Komentar dan dukungan teman teman membuat hati saya sedikit melunak. Berfikir disaat hati sedang dingin memang jauh lebih 'bijaksana'. Meski pada kenyataannya saya masih jauh dari sifat itu sendiri.

Jika dibanding dengan teman teman saya yang mengalami hal serupa beberapa waktu yang lalu, saya merasa kasus saya ini jauh lebih ringan. Karena isi blog saya tidak disalin dimedia media komersil seperti yang dialami teman teman saya tersebut. Jelas jelas, karya cipta mereka dijiplak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memperoleh keuntungan tanpa usaha. Tapi apapun bentuknya baik komersil atau tidak, sengaja ataupun tidak, sadar atau tidak, penyalinan tanpa ijin tetap salah satu bentuk pencurian. Sudah sewajarnya jika kita sebagai pihak yang dirugikan merasa sangat kecewa dan marah.

Sebenarnya bukan apa apa. Toh resep resep yang saya tulis disitu kebetulan banyak saya dapatkan dari blog orang, teman, atau beberapa sumber media lainnya ( dengan mencantumkan sumber dan link ). Juga karena sebagian isi blog saya juga tidak begitu penting . Tapi penting atau tidak, bukan berarti isi blog saya bebas di'jamah' terlebih tanpa ijin ( bila melihat isi blog saya yang dicopy, bahkan bila dia minta ijin terlebih dahulu, saya tidak akan mengijinkan ). Yang membuat saya benar benar merasa kecewa adalah, hasil kerja payah saya mempraktekan, mereport, menulis, memotret, upload dan posting diperlakukan dengan tidak adil. Dengan cara dicopy TANPA IJIN dan menyalin UTUH isi postingan postingan saya lengkap dengan tulisan bahasa saya dan foto fotonya ( ini yang paling penting ).

Hal lain yang membuat saya begitu tidak terima adalah karena blog si pengopas tidak sesuai dengan isi blog saya yang disalin. Meskipun toh saya ( untungnya ) tidak menemukan secuil pun iklan disana, tapi siapa tahu besok atau lusa dia bakal berubah pikiran untuk memasang beberapa kolom iklan disana. Jangan sampe atau bakal saya kejar sampai ketemu orangnya.

Okelah, saat ini saya sedang menunggu tanggapan dari pemilik blog yang telah mencuri isi blog saya itu. Tapi bila sampai batas waktu yang saya tentukan belum ada tanggapan, maka atas saran kawan kawan, saya akan melaporkan hal ini ke admin Wordpress sebagai host tempat blog tersebut dibuat. Saya sudah mengantongi bukti berupa printscreen dari halaman tersebut. Tapi bila dia bersedia menyelesaikan ini baik baik, saya akan dengan senang hati melupakan kejadian ini dan menutup keluhan saya di Multiply.

Mewakili semua teman teman blogger ( penulis blog ) di Indonesia terutama foodie blogger, saya ingin menuliskan bagaimana proses yang biasa saya lalui untuk membuat sebuah postingan. Besar harapan saya agar peristiwa semacam ini tidak terulang kembali. Agar setelah membaca tulisan ini, siapapun pihak tidak bertanggung jawab yang berniat 'mencuri' hasil karya kita, berfikir seribu kali untuk terlebih dahulu 'meminta ijin' dan menghargai hasil karya kita. Mungkin terlalu muluk muluk, tapi saya sudah berusaha dengan cara saya ini.

Sesuai dengan tema blog saya, saya terlebih dahulu harus mengexplore resep yang ingin saya cari lewat search engine. Masuk satu satu keblog blog yang tertera diresult page. Lalu saya harus memilih salah satu resep yang paling berkenan menurut saya. Ini sudah cukup memakan waktu. Tidak jarang bisa sampai berhari hari.

Setelah itu saya akan mempraktekan resep tersebut. Dan ini tidak gratis. Ada biaya yang harus saya keluarkan juga tenaga yang harus saya peras. Setelah saya berhasil mempraktekan sebuah resep, maka saya akan mendokumentasikannya berupa foto. Anda tahu, proses untuk membuat satu buah foto yang nantinya mejeng diblog saya tidak semudah menekan tombol rana pada kamera. Pertama saya harus menyiapkan makanan yang akan difoto secantik mungkin. Lalu dilanjutkan dengan menata setting latar. Menyiapkan kamera dan segala properti pendukung lainnya. Tidak jarang saya harus bermandi peluh untuk bisa mendapatkan hasil potretan terbaik. Dan itu butuh berkali kali bidikan kamera.

Setelah beberapa foto saya dapatkan, saya kembali harus bekerja keras menyortir sekian banyak foto foto tersebut untuk diambil satu yang terbaik. Jika sudah, saya harus mengeditnya hingga satu foto ini kelihatan menarik. Setelah foto siap, saya kembali haru bekerja keras menyusun kata demi kata, menuliskannya ke dalam text editor, menekan satu demi satu tombol dikeyboard saya, hingga menjadi beberapa paragraf yang bisa dibaca dan dicerna. Saya tuliskan dengan bahasa dan versi saya sendiri sesuai dengan pengalaman saya saat mempraktekan resep tersebut. Proses terakhir adalah upload dan posting. Keduanya memerlukan waktu dan biaya. Bisa sampai berhari hari. Dan semua proses panjang dan melelahkan ini semata mata hanya ingin memberikan yang terbaik bagi orang orang yang sudah berbaik hati mengunjungi blog saya.

Lalu, keuntungan apa yang saya dapat ?

Jika ada yang mengajukan pertanyaan ini kepada saya, maka akan saya jawab, tidak ada. Bila yang dimaksud adalah keuntungan finansial, ya memang tidak ada. Tapi kepuasan dan kesenangan yang saya peroleh jauh lebih banyak dari pada jumlah rupiah yang bisa dihitung.

Lalu, siapa suruh menulis blog ?

Saya cuma bisa bilang, untuk melakukan sesuatu yang kita sukai, maka kita tidak perlu alasan. Bisa saja kita bilang, saya bikin blog biar gampang cari resep yang sudah saya praktekan, atau biar bisa dapat banyak teman, atau hanya sebagai wadah expresi hobi, tapi sejujurnya itu semua hanya bonus yang saya dapat karena alasan mendasar yang mendorong saya menulis blog adalah karena saya suka. ( Tanyakan pertanyaan ( bodoh ) ini keribuan bahkan jutaan pengguna blog diseluruh dunia ini yang jumlahnya meningkat dari hari kehari. Jawabannya pasti beragam ).

Lalu, siapa suruh punya blog bagus ?

Bila ada yang mengatakan blog saya bagus, maka saya akan sangat berterima kasih. Tapi saya tidak setuju bila blog ini bagus maka blog ini bebas disalin. Sungguh, saya tidak merasa mempunyai blog bagus nan istimewa. Sama sekali. Layaknya rumah, saya hanya ingin blog saya ini terlihat rapi bagi siapa saja yang mengunjunginya. Saya rasa semua pemilik blog dijagat ini selalu ingin membuat 'rumah'nya tampil serapi dan sebagus mungkin. Benar tidak ? Memasang pernak pernik untuk mempercantik side bar, menuliskan artikel menarik sebagai suguhannya, dan menyambut pengunjung layaknya menyambut tamu dirumah sendiri. Lalu, isi 'rumah' kita dicuri. No execuse... Kita pasti marah.

Layaknya hidup didunia nyata, berperilaku didunia maya juga butuh etika. Selama ini saya sudah berusaha berperilaku sesuai dengan apa yang biasa saya lakukan dikehidupan nyata. Mau berteman, ya kenalan dulu. Mau pinjem barang, ya ijin dulu. Tapi hidup adalah sebuah kombinasi hitam dan putih. Kombinasi baik dan buruk. Kita tidak bisa menghindari sesuatu yang buruk menimpa kita. Jikalau pun bisa, mungkin kita hanya bisa mencegahnya.

Sudahlah, saya sudah lumayan capek menuliskan ini. Sekali lagi, bagi yang ingin mengambil isi blog orang lain,

HARGAI HASIL KARYA KAMI
JANGAN ASAL COPY PASTE, MINTA IJIN DULU !
BLOG JUGA HASIL KARYA CIPTA

Sampai detik ini saya belum mendapatkan konfirmasi dari pemilik blog yang telah mencuri karya saya. Tulisan ini akan saya link di header sidebar di blog blog saya, dan akan saya pajang sepanjang waktu.

8 comments:

galih said...

Tak bisa dipungkiri bahwa ini masalah klasik dalam dunia blog. Saya sering dapat email dari orang yang isinya marah-marah menuduh saya plagiat tulisan dari suatu blog. Waktu saya lihat itu tulisan saya sendiri. Hanya karena si pembaca itu lihat di tempat lain duluan, maka saya dikira plagiat. Yah... biarlah, selama dalam semangat berbagi, insya Allah itu akan menjadi amal jariyah buat kita. Amiin...

FaSya Kitchen said...

turut berduka cita, mae... aku waktu buka si plagiat itu sampe bolak balik loh.. kali2 mataku salah liat. lah sampe ke foto2nya gak diedit. ngejiplak kok amatir bener:(

Ivy said...

Hello Mae,

Aku dpt blog ini kebetulan. Tadinya mo nyari cerita soal artis2 yg takabur kaya Rizky the Titans, tapi malah ketemu blog km. Blog nya bagus, foto2 nya keren. Salud. Soal plagiat, yah Mae. Itu kaya nya udh mendarah daging dhe. Bukan cuma karya Mae aja yg di jiplak. Coba liad karya2 seniwan yg terkenal, semua di copy Mae. So, santai aja lah. Kebenaran pasti selalu menang. OK dhe. GBU yah. Keep posting.

vie hasti said...

Mba' mae... boleh minta ijin untuk mencopy resep-resep nya... Saya lagi mau belajaran masak mb... cari-cari resep, ech... masuk ke blog nya mb mae.resep nya mantab... dan saya tertarik. sebelumnya maaf, dan terimakasih banyak

mae said...

@ Vie, silahkan... semoga berguna ya... dan makasih udah mampir kesini :)

kalambe said...

salam kenal mba...

blognya bagus: (isinya bikin nences :D ), jadi semangat buat belajar masak.
Oiya, sekalian mo ijin, ntar kalo misal resep mba saya cobain, trus kemungkinan saya posting di blog saya, di ijinin ya mba.. ^.^
(insya allah saya cantumkan sumbernya kok)

thinkwithnonie said...

Bikin buku aja yuk mba.. Udah pernah blm karya2nya dibukukan? Sy adlh editor di penerbit yg nerbitin buku2 resep mb.. Kalo tertarik, sy nanti bs jelaskan prosedur penerbitan di sini & kt bs share tema buku resep apa yg laku di pasaran. Sy bs dikontak balik via email/YM mbak.. di noni_rosli@yahoo.com.
Makasih... :)

Amartiwi Raihana said...

izin resepnya di copy yah mba,,,

Recent Post on Mae's Little Kitchen

My photo
Mom of a lil' girl who still longing for her passion. Obsessed to know more, learn more, take more and give more... Here, on her lil' kitchen.
Unless mentioned, described, or linked, all works and photographs are created by May Irianti. Copyright 2007 - 2008. You may copy only the recipes but please do make a link to this blog. DO NOT COPY . Please ask first !

Followers