Showing posts with label serba goreng. Show all posts
Showing posts with label serba goreng. Show all posts

Monday, July 6, 2009

Jamur Tiram Goreng Krispi

Lagi lagi, lagi lagi, nyobain resep tetangga. Yah, emang Ibu yang penuh obsesi satu ini punya banyak ide yang bisa dijadikan inspirasi di dapur. Dibilang latah, gak papa deh... *peace mbak R !*
Kali ini nyoba bikin Jamur Goreng Krispi sendiri. Setelah mencicipi Jamur Crispy yang sedang menjadi primadona jajanan khususnya di mall mall, saya baru mengetahui bahwa jamur, khususnya jamur tiram putih bisa diolah menjadi kudapan ringan yang enak sekali. Apalagi saya termasuk salah satu penggemar junk food a la mall.

Pada akhir pekan yang lalu, saya sempatkan mencoba membuatnya sendiri berdasarkan resep yang diposting beliau disini. Makasih banget sharingnya.

Membuatnya ternyata mudah sekali. Asal semua step diikuti dengan benar, maka tidak akan menemui kesulitan dalam membuatnya... Dan ini lah hasil percobaan saya, taraaa....

Udah ? Segini aja postingnya ? Hihihi, iya deh timbang gak di update sama sekali, lama lama ikut jamuran blog tercintaku ini... Thanks for coming !

Friday, April 24, 2009

Donat ( Tepung ) Kentang

Lama sekali tidak membuat donat. Selain karena tidak sempat, juga karena masih sedikit malas untuk bergumul dengan tepung dan ragi. Sampai KoKi edisi terbaru ( awal April 2009 ) terbit dan tiba ditanganku. Edisi dengan bonus booklet " Meraup Untung dengan Donat Bertopping " sebanyak 20 halaman full color berisi 16 resep donut dilengkapi dengan step by step. Foto foto donat dibooklet tersebut langsung membawaku melayang ke dunia donat *halah*



Kreatif dan inovatif. Jempol dua buat KoKi.

Didalam booklet tersebut terdapat empat jenis resep dasar adonan donat yang dikategorikan berdasarkan bahan utamanya. Antara lain donat standar, donat kentang, donat tepung kentang, dan donat telo ( ubi manis ). Mana ya yang belum dicoba ? Donat standar udah, donat telo pernah, donat kentang apalagi. Donat tepung kentang ? Sebenarnya pernah bikin. Dua kali, dengan resep dapat dari cooking demo sebuah produk alat dapur. Tapi gagal dua duanya. Waktu masih adonan, tekturnya halus dan lembuuut banget. Mengembangnya juga bagus. Cakep deh pokoknya. Tapi begitu digoreng, hasilnya liat. Serasa makan daging yang baru setengah matang. Bingung dan tidak tahu dimana letak kesalahannya. Semua proses pembuatan donat sudah sesuai resep. Bahan bahan juga masih fresh. Karena dua kali mengalami hal yang sama dengan tepung kentang, maka aku mengambil kesimpulan, bahwa memang kegagalan terletak pada tepung kentang ini *mencari kambing hitam, hehehe* Sejak itu, agak trauma mau bikin donat jenis ini lagi.



Tapi gagal itu masa lalu *cieee*. Kemarin, kembali membulatkan tekat untuk menaklukan donat tepung kentang ini. Semangat ini semakin berapi api saat si kecil merengek minta dibuatkan donat seperti digambar booklet tersebut. Ok honey, mama bikinin donat ... sabar ya... *sembari berdoa, mudah mudahan gak gagal lagi kali ini*

Donuts with Potato Flour

Donat ( Tepung ) Kentang
Source : Booklet KoKi " Meraup Untung dengan Donat Bertopping " hal. 10 ( Bonus KoKi edisi April 2009 )

Bahan :
400 gr tepung terigu protein tinggi *aku pake protein sedang*
100 gr tepung kentang ( jenis pati/ tepung, bukan yang instant mash potato )
7 gr ragi instan
5 gr bread improver *boleh diskip*
80 gr gula pasir
8 gr garam
2 butir kuning telur
275 ml susu cair
35 gr mentega

Minyak padat untuk menggoreng *aku pake minyak goreng biasa plus 1 sdm margarin*

Cara membuat ( my version ) :
Campurkan semua bahan kering, kecuali garam, aduk rata. Campur telur dan setengah bagian susu caik, aduk rata lalu tuang dalam campuran tepung ( bahan kering ). Uleni hingga menggumpal sambil dituangi sisa susu cair sedikit demi sedikit. Sudahi bila adonan sudah cukup lemas, sebaliknya tambahkan bila adonan masih terasa kering dan berat. Masukkan mentega dan garam, uleni kembali hingga kalis. Istirahatkan adonan selama kurang lebih 30 menit, atau hingga adonan mengembang dua kali besarnya.

Buang gasnya, lalu pipihkan atau gilas setebal kurang lebih 2 cm. Cetak atau bentuk sesuai selera.
Istirahatkan kembali selama kurang lebih 20 menit. Panaskan minyak padat, goreng hingga matang dan kecoklatan. Angkat, dinginkan lalu hias sesuai selera.

Hasil menggoreng donat yang baik, akan menghasilkan cincin putih disekeliling donat, yang menandakan waktu fermentasi donat yang sudah tepat ( tips hal. terakhir ). Untuk uji coba kali ini, bisa dibilang aku kurang sukses dalam menggoreng, karena donatku gak ada cincin putihnya. Tapi rasanya gimana ?

Donuts with Potato Flour

Saatnya uji rasa *drum rooling*. Berhubung pada pengalaman gagal sebelumnya yang menjadi kendala adalah teksturnya yang liat, maka yang pertama aku coba adalah tekstur. Dan hasilnya, lumayan empuk. Rasanya, standar lah hampir sama kyak donat donat pada umunya. Tapi yang jelas, sudah tidak liat lagi. Berarti, berhasil ya naklukin si tepung kentang.

Untuk topping aku tidak membuat banyak variasi, karena disesuaikan dengan bahan bahan yang ada dirumah. Masih ada milk chocolate, meises, kacang remuk, dan selai kacang. Ada susu bubuk coklat yang kupakai juga sebagai taburan.

Sayaaang, ini donatmu 'Nduk...

Donuts with Potato Flour

Monday, February 23, 2009

Tahu Telor Surabaya



Postingan ini aku persembahkan buat The Whitty Cute Rurie, one of my blogger buddy, sebagai permohonan maaf karena kemarin tidak sempat mengikuti even luar biasanya : ( Almost ) Forgotten Indonesian Culinary Heritage. Huhuhu... maapkan daku say, karena sampe hari terakhir belum juga nemuin ide, dan akhirnya pasrah gak ikutan *nangis dipojokan kamar mandi*

Tapi ide memang terkadang muncul tanpa diundang *kemana aja kamu !*. Tadi pagi baru terlintas sebuah warisan kuliner yang hampir sudah jarang ditemui di kota tempat tinggalku saat ini, Surabaya.

Tahu Telor Surabaya. Terakhir aku menemukan makanan ini dijual sekitar lima tahun lalu disebuah pujasera didalam sebuah mall kecil. Tapi waktu itu rasanya sangat mengecewakan buat aku. Orang jawa bilang, cemplang. Gak enak sama sekali. Setelah itu hampir tidak pernah lagi kutemukan di Surabaya. Dan tidak mungkin rasanya untuk menjelajah seluruh pelosok Surabaya untuk menemukannya.

Tadi pagi, saat mood masak sedang hilang entah kemana, belanja juga males banget. Buka kulkas hanya ada cambah, tahu dan timun sisa bikin pecel kemaren. Diapain ya ? Saat itulah, ide yang kutunggu tunggu selama berminggu minggu itu baru muncul. Aaaaah.... kok baru muncul siiiih...

Tahu Telor Surabaya

Tahu Telur Surabaya

2 potong tahu putih, potong kecil kecil lalu goreng hingga setengah kering
1 butir telur kocok lepas
garam secukupnya

Pelengkap :
satu mangkuk cambah kacang ijo panjang, masak hingga agak layu ( aslinya pake cambah pendek mentah, tapi gak punya )
Timun muda, buang isinya, potong korek api halus

Sambal / saus :
1 sdm kacang tanah, sangrai
1 sdt petis udang ( aku pake petis racikan )
1 sdm bawang putih goreng
1 bh cabe rawit atau sesuai selera
Garam dan kecap sesuai selera

Direction :
Potong tahu goreng bentuk dadu kecil, campurkan dengan telur kocok, tambahkan garam, aduk rata. Goreng dengan minyak panas yang agak banyak hingga kering. Tiriskan.

Sambal :
Haluskan ( tumbuk ) semua bahan sambal kecuali kecap, hingga halus. Tambahkan kecap hingga menjadi saus kental. kekentalan sesuai selera, bila ingin agak cair, boleh ditambahkan sedikit air panas. Kalo aku suka yang kentel en kecapnya banyaaak...

Penyajian :
Letakkan dadar tahu diatas piring, tuang dengan sambal, lalu taburi dengan cambah dan timun. Sajikan. Nikmat buat sarapan...

Buat Rurie, biar gak ikut di-round up, tapi daku lunas ya saaaay....

*update*

Baru tahu kalo tahu telor di Surabaya aslinya disebut dengan Tahu Tek ( Tahu Gunting ). Meski begitu, saya tetap merasa Tahu Tek dan Tahu Telur itu berbeda. Meski semua bahan yang dipakai adalah sama, tapi secara penyajian berbeda, walaupun perbedaannya tipiiis banget. Tahu Tek sendiri masih banyak dan mudah ditemukan di Surabaya saat ini. Dan menjadi salah satu jajanan kaki lima yang banyak digemari penduduk Surabaya.

Tuesday, December 9, 2008

Donut With Thick Dough

Dapat resep donat lagi. Kali ini yang bikin aku ngebet pengen nyoba adalah karena adonan donat ini cair atau kental. Jadi gak perlu diuleni. Liat resepnya di Tabloid KoKi terbaru. Kalo soal ide, menurut aku, KoKi selalu top deh *nah lo kok pake bawa bawa nama brand, iklan kali...*

Jadi minggu pagi, saat yang tepat, untuk membuat donat sebagai sarapan. Actually, I didn't make it that day. Aku bikin adonannya hari sabtu malam, sekitar jam delapan-an. Trus adonan aku simpan di kulkas ( bukan freezer ) semaleman. Keesokan paginya, adonan siap digoreng. Sreng.. sreng.. donat hangat siap disantap bersama secangkir kopi susu. Aih nikmatnya tiada tara.... *lebayy mode on*

Let's see how I made it.

Donut with thick dough

Donut With Thick Dough
( Resep Asli : Donat Cair )
Sumber : Tabloid KoKi edisi 00137 / Desember 2008

Recipe* :

300 gr tepung terigu

1 sdm susu bubuk
2 butir telur ayam
100 gr gula
7 gr ( 1 sdm ) ragi instan
50 gr mentega, lelehkan
325 ml air hangat ( aku pake air suhu biasa,.. mae )

Direction :

Ayak terigu dan susu bubuk, sisihkan. Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang. Tuang air hangat, tambahkan ragi instan. Lalu masukkan campuran terigu sedikit demi sedikit. Aduk perlahan hingga rata.

Diamkan adonan selama kurleb 45 menit ( aku masukkan kulkas semalaman,.. mae ). Masukkan mentega cair, aduk kembali hingga rata. Masukkan kedalam plastik segitiga.

adonan donat setelah didiamkan

Panaskan minyak, celupkan cetakan donat, angkat lalu semprotkan adonan donat dalam cetakan. Goreng hingga matang. Angkat, tiriskan dan dinginkan.
Hias sesuai selera. Sajikan.


Aku beli cetakan donat ini mungkin sekitar dua tahun lalu waktu ada bazar produk Jepang di Plasa Araya Malang. Tanpa pikir panjang, langsung beli, padahal belum tau mo dipake apa. Ternyata memang tidak terpakai sama sekali. Karena tiap kali aku bikin donat ( dengan adonan biasa ) setelah dicetak dan didiamkan, adonan langsung dicemplungin aja kedalam minyak. Sempet mikir, ini ngapain dulu beli ginian. Dan akhirnya cetakan ini aku simpan dirak paling bawah lemariku, hampir tidak tersentuh sejak pertama kali aku beli.


Dan kemarin, akhirnya tuh cetakan ku perawanin juga, hihihi. Kalo gak punya bisa pake loyang tulban kecil yang dipasangin gagang. Baik textur maupun rasa, semua hampir sama seperti donat pada umumnya. Adonannya mirip sekali dengan adonan pisang goreng atau pukis. Saat baru matang, hasilnya agak kering, tapi bila sudah dingin, lumayan empuk kok. Satu satunya kelemahan adonan ini adalah, saat adonan mulai over proofing. Hasil gorengannya tidak bisa mulus dan bulat, melainkan berongga besar dan pipih.


Secara keseluruhan, donat ini tidak lebih istimewa dari pada donat biasa. Tapi lumayan lah kalo lagi pengen donat en males nguli. So, wanna try ?

*) separuh dari resep asli. Separuh ini aja sudah cukup banyak hasilnya.

Tuesday, November 11, 2008

Onde Onde Tahu Tanpa Isi ( Was Korean Style Tofu Donuts )

Setelah beberapa minggu yang lalu aku memperoleh kejutan dari seorang sahabat mayaku, Teh Ike di Perth, beberapa hari yang lalu aku kembali mendapat kejutan yang sangat special bagi aku. Melalui mbak Lia ( thanks mbak ! ), salah seorang sahabat mayaku, mbak Irma dari Jerman yang saat ini sedang mudik ke Indonesia menitipkan oleh oleh yang dibawa dari Jerman untukku. Danke ! Meski tidak sempat bertemu beliau saat sedang berada di Surabaya, tapi semoga lain waktu kami bisa bertemu.

Oleh oleh dari mbak Irma di Jerman

Ada ekstrak vanilla dan butter vanilla, masing masing sebotol Dried Oregano dan Herbs de Province, sebungkus daun Thyme kering dan sebungkus teh herbal buah yang sempat kukira dried fruit untuk bahan kue. Teh herbal ini sangat unik menurut aku, maklum saja belum pernah kutemukan teh jenis ini di Indonesia. Teh ini terbuat dari buah buahan dan bunga bungaan yang sudah dikeringkan, beraroma segar buah buahan dan berwarna merah tua seperti sirup. Ternyata sangat enak, apalagi bila dinikmati saat sedang santai. Baik wangi dan rasanya memberikan efek menenangkan saat menghirupnya. I felt like I was in Germany, ha ha ha.

[ Dyptich ] Fruit Herbal Tea

Kembali ke Indonesia, dan tersadar dari mimpi, aku teringat salah satu tugas online yang menunggu. MFM #20 dengan tema Tofu sudah dibuka oleh host bulan ini, Mbak Yohana atau yang lebih familiar dengan panggilan MamaJo. Setelah dulu aku pernah mencoba membuat donat tahu, aku penasaran untuk membuat lagi tapi dengan resep yang berbeda. Tapi sepertinya donat tahu belum cukup populer sehingga cukup sulit bagiku menemukan resep alternatif selain yang dulu. Meski begitu, aku menemukan beberapa, meski tidak banyak, resep yang keluar di halaman Google untuk mewakili ' tofu donut recipe ' yang aku cari.

Sebuah resep asal Korea dengan nama Tofu and Sticky Rice Donut, kukira sudah sesuai dengan apa yang sedang aku cari. Apalagi semua bahan dan cara pembuatannya sangat mudah. Tanpa menunggu lama, aku segera berkunjung kedapur kecilku untuk mempraktekan resep yang kuperoleh. Tanpa ragi, tanpa fermentasi, tidak perlu waktu lama untuk membuatnya. Kurang lebih 45 menit, kudapan ini sudah tersaji diatas meja.

Korean Style Tofu Donuts

Betapa terkejutnya saat aku tahu apa yang dinamakan orang Korea dengan donat tahu tepung ketan ini mempunyai rasa yang sangat mirip dengan onde onde di Indonesia. Hanya saja tanpa isi. Apalagi bila kutambahkan wijen sesuai resep aslinya, maka donat ini benar benar akan bertransformasi menjadi onde onde. Jadi, agar tidak mengecoh orang yang membacanya, maka disini donat ini kusebut dengan Onde Onde Tahu Tanpa Isi. Karena bagiku, baik rasa maupun tekstur, donat ini tidak jauh beda dengan onde onde. Hanya ada sedikit rasa tahu.

Korean Style Tofu Donuts

Sayang sekali aku tidak begitu suka onde onde, jadi apa mau dikata aku kurang menyukai donat onde onde ini. Untung saja, ada dua orang pemakan segala yang dipaksa siap melalap donat onde onde ini. Good job darling ! Jadi, satu peer untuk bulan ini sudah tercawang dari daftar peerku. Baru satu, yang lainnya ? Sabar...

Korean Style Tofu And Sticky Rice Donuts
( Taste like Onde Onde in Indonesian )
Source : www.joonsfamily.com

Korean Style Tofu DonutsOriginal recipe :
100 g tofu ( aku pake tahu putih biasa, diperas airnya,.. mae )
80-100 g sticky rice powder ( tepung ketan )
1 egg yolk ( kuning telur )
2 Tbsp sugar
1/4 tsp salt
1 Tbsp black sesame seeds ( ga pake, ga suka,.. mae )







1. Squeeze out excess liquid from tofu. Remember to buy firm tofu, not silky ones, and the recipe calls for 100g of tofu without the liquid. Then crumble up the tofu with your hand or use a sieve to obtain finely crumbled tofu. ( Buang semua air yang terkandung dalam tahu. Gunakan tahu putih biasa bukan tahu sutra. Haluskan dengan tangan atau gunakan saringan kawat untuk hasil yang lebih halus. )

2. Add a yolk to the crushed tofu and mix well. Then incorporate stick rice powder, salt, sugar, and black sesame seeds into the mix and combine thoroughly. After mixing and kneading for a while, form a ball of dough. You may adjust the amount of stick rice powder at this stage, depending on the consistency of the dough. You don’t want the dough too watery or too dry. ( Masukkan kuning telur, lalu tambahkan tepung ketan sedikit demi sedikit, gula, garam dan wijen, aduk hingga rata. Uleni sebentar hingga kalis lalu bentuk menjadi bola. Sesuaikan jumlah tepung, tambahkan bila adonan terlalu lembek dan kurangi bila adonan sudah cukup kering. Sebaiknya sih masukkan 80 gr dulu, baru sisanya menyesuaikan . )

3. Form little balls the size of mini donuts, or roll the dough 1cm-thick with a rolling pin and cut it into square or use cookie cutter to make interesting shapes. ( Bagi bagi adonan lalu bentuk menjadi bola bola kecil atau dapat juga digilas dan di cetak sesuai selera. )
4. Deep-fry the donuts in oil heated to 180 degrees Celsius until they turn golden brown. Make sure to drain oil on paper towel. Coat the donuts in sugar or eat them as they are. The donuts will taste even better when completely cooled. ( Goreng dalam minyak panas dengan api kecil hingga donat mengambang dan matang kecoklatan. Tiriskan. Taburkan donat dengan gula halus atau nikmati begitu saja. )

Tuesday, September 16, 2008

Fuyunghai

Kemaren pagi, kami menonton acara kuliner ditelevisi. Waktu itu liputannya tentang seafood. Salah satu hidangannya adalah kepiting saos. Masakan paling digemari suami.

" Wuih, buka ( puasa ) itu kayaknya enak deh. " celetuk suami.
" Heh ? " aku pura pura nggombloi...

Meski begitu, aku gak kepikiran mau masak kepiting. Pasalnya tiap kali aku masak kepiting, hasilnya selalu kurang memuaskan. Jadi males.

Siang siang, iseng buka buka tabloid KOKI edisi lalu. Ada liputan kepiting Dandito khas Balikpapan. Hmmm... looks yummy. Baca baca resepnya spertinya gak terlalu sulit ngolahnya. Lima menit setelah itu aku sudah berada diatas mobil siap menuju supermaket terdekat untuk mencari kepiting. Bersemangat sekali waktu itu. Aku sudah membayangkan ada kepiting saos dimeja makan saat buka nanti. Bukan.. bukan. Aku membayangkan ada kepiting saos - buatanku sendiri - diatas meja makan saat buka nanti.

Ternyata belum rejeki bisa buka pake kepiting saos.

" Kepitingnya lagi kosong bu. " Kata pelayan food counter. Yaaaah...... *bayangan kepiting saos buatan sendiri diatas meja makan saat buka pecah berkeping keping*

Daripada pulang tak membawa hasil, jadi aku putuskan untuk berkeliling aja, siapa tahu ada sesuatu yang enak untuk diolah. Lewat dibagian frozen foods, mataku langsung tertuju pada daging kepiting beku. Ting ! Ga dapat kepitingnya, ya dagingnya ajah.

Yup, aku mo bikin fuyunghai ajah. Ini juga salah satu yang gak bakal ditolak suami.

Jadi aku bikin fuyunghai dengan resep dibawah ini . Tapi bila ada yang punya resep fuyunghai yang lebih sip, boleh deh bagi keaku...

Crabstick Omelette with Sour Sauce

Fuyunghai


Isian :

100 gr daging kepiting beku
1 bh bawang bombay, cincang halus
1 bh wortel ukuran sedang, kupas lalu parut kasar ( optional )
garam, merica sesuai selera

2 bh telur
2 sdm tepung tapioka / kanji

Saus :

1/2 bh bawang bombay
1 siung bawang putih
3 sdm saus tomat
green peas atau wortel potong korek api secukupnya / sesuai selera ( optional )
kurleb 100 ml air
1 sdt tepung kanji larutkan dengan sedikit air
garam, gula secukupnya

Cara membuat :

Panaskan minyak untuk menumis. Masukkan bawang bombay, aduk hingga layu dan harum.
Masukkan daging kepiting, aduk aduk hingga daging terurai dan tumis sebentar hingga daging terlihat agak kering ( mawur ). Tambahkan wortel parut. Masak sebentar hingga rata dan kering. Tambahkan garam dan merica sesuai selera, lalu aduk hingga rata. Sisihkan lalu dinginkan. Sampai tahap ini, isian ini bisa disimpan didalam kulkas selama beberapa hari dalam keadaan tertutup rapat.















Menjelang digoreng, tambahkan tepung kanji kedalam tumisan daging kepiting tersebut. Aduk rata ( diurap ) agar tepung kanji tidak menggumpal. Masukkan telur, aduk rata lalu goreng didalam minyak yang agak banyak dan panas. Hidangkan dengan saosnya.

Saus :

Panaskan margarin ( bisa juga pake BOS/ RBS untuk aroma ) lalu tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Masukkan air, saos, garam dan gula. Tunggu hingga mendidih lalu masukkan greenpeas. Masak sebentar. Cek rasa. Setelah dirasa pas, tambahkan larutan tepung kanji sedikit demi sedikit hingga kekentalan yang diinginkan. Bila dirasa kurang kental, tambahkan lagi.

IMG_1041a

Oya, bagi yang tidak bisa makan daging kepiting, bisa juga diganti dengan udang yang sudah dihaluskan atau bahkan daging ayam. Variasi keduanya juga sering aku buat dan gak kalah enak kok. Malah aku juga sering mencampurkan tahu. Jadi fuyunghai tahu. Lumayan praktis dan enak.

Semoga berguna !

*nengok kalender* dah jalan minggu ketiga puasa, blom bikin kuker en pe er *gubraks*

Thursday, September 11, 2008

Chicken Bread Nuggets

Gorengan lagi ?

Chicken Bread Nuggets

Yuuup! Gorengan emang paling cucok sebagai pendamping buka puasa ya. Karena itu, belakangan lagi sering bikin yang digoreng goreng.

Ini bukan pertama kalinya bikin resep ini. Aslinya kan bentuk nya bulet bulet jadi namanya Chicken Bread Crumbs. Sekarang kebetulan pengen bikin yang kotak kotak ya kusebut aja nugget. Lagian sekilas rasanya mirip mirip sama nugget ayam. Bedanya cuma dikasi daging asap en keju. Cucok juga buat bekal anak sekolah. Tasya doyan luar biasa. Tertarik pengen nyoba, resepnya ada disini nih !

Chicken Bread Nuggets

Silahkan mencoba en semoga suka ya...

Happy Fasting !

Wednesday, September 3, 2008

Roti ( Goreng ) Isi Ayam Jagung

Beberapa bulan lalu saat aku mengadakan 'reuni' dengan tiga sahabat sahabatku, salah seorang diantara mereka, Tya, membawa sekotak suguhan untuk dimakan bersama sama. Suguhan itu adalah roti ayam jagung sebagaimana ia biasa menyebutnya. Pertama mencoba aku dah langsung doyan. Tapi meski didesak begitu rupa, dia tetap menolak membocorkan resepnya ( dasar lu Ya' seneng bikin orang penasaran ! )

Tapi, perjuanganku mencari resepnya tidak cukup sampai disitu. Usut punya usut, resep roti tersebut diperoleh dari ( calon ) kakak ipar Tya, mbak Amalia ( atau kak Uli biasa beliau dipanggil ). Dengan murah hati, beliau membagi resep kue tersebut diblognya. Kheu kheu kheu.... akhirnya... ( sekarang gue dah bisa tertawa puas didepan lu Ya', hahahaha )

Setelah tertunda tiga hari ( karena rencana semula mo bikin buat camilan buka puasa hari pertama ), akhirnya hari ini uji resep tersebut terlaksana sudah.

Roti Goreng Isi Ayam Jagung
Resep asli milik mbak Amalia

Bahan isi:

Roti tawar tanpa kulit 1 bungkus (1 roti di potong jadi 4 atau sesuai selera)
150 g jagung pipil (bisa frozen/kalengan), aku pake jagung manis segar...,mae
200 g dada ayam dicacah halus
100 g daun bawang+ seledri, iris halus
2 butir kuning telur
250 ml susu cair
2 siung bawang putih, dicincang halus
50g tepung terigu
merica, gula, garam secukupnya
Tepung panir kasar ( panko )

Cara membuat ( aku modifikasi dikit ) :

Ragout Ayam Jagung

Ragout :
Oles wajan dengan minyak secukupnya ( bandel nih, padahal diresep asli ga usah pake minyak, hehe ), panaskan lalu masukkan bawang putih dan daun bawang, aduk sebentar lalu masukkan ayam dan aduk hingga berubah warna. Campur jadi satu, kuning telur, susu cair dan tepung terigu, aduk rata. Masukkan kedalam tumisan ayam, aduk cepat. Sambil terus diaduk, masukkan jagung dan bumbu lainnya, aduk terus hingga mengental. Bila sudah meletup letup dan licin ( tidak menempel pada wajan ), matikan api. Ragout siap digunakan.

Chicken & Corn Sandwich

Penyelesaian:
Ambil selembar roti, oles dengan bahan isi ( ragout ) kurang lebih satu sendok makan setelah itu celupkan ke putih telur dan gulingkan di tepung panir kasar. Siap di goreng. Apinya kecil aja ya, kecuali emang pengen digosongin kyak punyaku >_<

Roti Isi Ayam Jagung

Kak Uli, makasih ya resepnya !

Thursday, July 10, 2008

Bakwan / Dadar Jagung

Dulu gak suka banget sama penganan yang satu ini. Aneh aja, ada jagung kok digoreng. Sekarang, jangan ditanya. Dimanapun, kalo liat ini gak bakal nolak deh. Doyaaaaan banget. Orang serumah juga doyan. Tapi males aja klo sering sering bikin. Rada ribet. Nurut aku...

Tapi kalo virus males lagi pergi, sempet sempetin bikin ini. Gak bakal bersisa, yang ada malah rebutan sama orang rumah. Resepnya dapet dari nenekku. Udah top brand deh dikeluargaku :)

Bakwan / Dadar Jagung
( untuk resep aku gak pernah pake takaran, kira kira aja. Jadi resep yang aku kasih disini juga kira kira ya... )


4 bh jagung jawa, bisa diparut, disisir trus diulek, ato pake cara modern, abis disisir masukin food processor. Kalo aku sukanya diparut. Ini nih yang bikin males...

10 udang kecil / 5 udang sedang-besar. Kupas bersih. Haluskan.

Daun bawang, ambil daunnya aja. Iris iris.

I butir telur, kocok lepas. Mo enak lagi, pake kuningnya aja.

Haluskan :

3 siung bawang putih
kira kira 1 ruas temu kunci. Atau sesuai selera. Aku sukanya agak banyakan.
1 buah cabe merah atau cabe keriting juga boleh
3 bonggol daun bawang ( bonggolnya ajah )
garam, gula secukupnya

Campur jagung yang sudah dilumatkan ( kasar ) dengan udang, irisan daun bawang, telur dan bumbu halus. Aduk rata. Goreng dengan minyak panas secukupnya. Tingkat kekeringan sesuai selera. Lha ini, biar satu rumah selera beda beda. Ada yg suka digoreng sampe kering ada yang suka masih lembek lembek gitu. Aku mah dua duanya masuk, hehe... ( doyan pa laper ? )

Bakwan Jagung

Oya parutannya bukan parutan kelapa itu loh, tapi parutan buah. Kalo gak ada pake parutan keju aja juga bisa.


parutan yang aku pake

Dihidangkan bersama sayur bayam bening, dan sambal tomat, klop deh ! Bisa sampe nambah nambah...

Semoga berguna ya, en selamat marut... *esspecially for KBBers*

Monday, April 14, 2008

Nugget Tahu


Nugget tahu yang aku buat sendiri untuk ngisi bento papa. Resepnya kira - kira aja alias asal campur.

Nugget Tahu

2 potong tahu putih, remas remas
1 sisi potongan dada ayam, cincang halus ( bs diganti udang )
2 butir telur, kocok lepas
1/2 butir bawang bombay
1 batang bawang pre, buang bagian ijonya, rajang halus
1 batang seledri, cincang halus
garam, gula, merica secukupnya


- Tumis lebih dahulu bawang bombay dan bawang prei hingga harum dan layu. Sisihkan.
- Campur semua bahan lainnya hingga rata, lalu masukkan tumisan bawang. Aduk rata lalu masukkan dalam plastik kecil, kukus selama 1/2 jam. Tusuk - tusuk plastik dengan garpu, lalu teruskan mengukus selama 1/2 jam.
- Dinginkan, potong - potong lalu celupkan kedalam kocokan putih telur. Gulingkan dalam tepung panir, goreng dalam minyak panas api sedang.
Kalo bikin banyak dan mo disimpan difreezer, tidak perlu menggoreng sampai coklat. Goreng sebentar saja, dinginkan lalu masukkan dalam wadah kedap udara, nugget siap disimpan difreezer. Saat akan disantap, goreng lagi sampai kecokelatan. Bisa tahan selama 2 minggu dalam keadaan beku.

Selain dibuat nugget, adonan mentahannya bisa langsung digoreng. Jadinya nanti ya bakwan tahu telur.

Wednesday, April 9, 2008

Rolled Omelette


Tadi malam baru balik dari Gresik, jadi pagi ini gak punya persediaan bahan untuk belanja. Mo belanja dulu juga ga sempet, keburu papa berangkat kerja. Masak apa ya... ? Adanya cuman telur, ya udah didadar aja. Biar gak bosen dadarnya aku gulung, papa sukaaaa... Tasya juga syuka. Tapi ga boleh banyak - banyak ya sayang, ntar badannya gatel - gatel kan kasian adek... Hidanginnya juga cuma dengan sambel kecap, yang praktis - praktis ajah biar cepet. Maklum, kesiangan, hahahaha...... dasar males ;)
Oya si telur aku tambahin, bawang merah, n' bawang pre rajangan yang banyak. Trus dikasi 1 sdt tepung kanji biar tebel n' gak gampang kempes.... Ini mah tamagoyaki ala Indonesia kali ya.

Friday, February 8, 2008

Donat Twist Sandwich




Lagi ga punya ide mo bikin apa buat cemilan papa, kbetulan punya stok kentang banyak. Ya udah bikin donat kentang aja deh, tapi pengen buat yang diisi isian gurih. Masih punya chicken teriyaki dan sop merah yang habis kuahnya, jadi diolah jadi ragout. Trus baca2 majalah sedap edisi taon 2003an, dibeliin papa setumpuk waktu jalan2 ke jl. Semarang ( pusat buku bekas, sby ) ada aneka sandwich, salah satu nya ada sandwich dari donat. Nah donatnya ditwist ato dipilin, sayang aku ga bisa nunjukin step twistnya karena bikinnya pake tangan dua, jadi ga ada yg motretin. Kan sendirian.. Bikinnya kecil kecil aja, biar gampang dimasukun kemulut… sekali suap maksudnya. Oya donat ini bisa dioven juga loh... jadi donat panggang! Aku taburin sedikit tepung roti / panir biar agak gurih.

Resepnya liat disini yah! Kalo dulu udah aku pasang step nyetaknya, sekarang aku pasang step nguleni pake tangan.
1. Setelah kentang dihaluskan ( paling bagus pake kentang tes yang besar2 ), dinginkan. Masukin telur, dan susu bubuk, aduk rata.
2. Masukkan secara bertahap sambil diaduk tiap tahapnya : ragi , improver n softenernya, terigu 3/4 bagian dulu, kalo udah menyatu tambahin sisa terigunya dikit dikit.
3. Uleni dulu sampe agak kalis ato menyatu semua. Kalo dirasa masih agak kering / berat boleh tambahin air / susu cair dikit2 sampe adonan lunak.
4. Masukin mentega dan garam, uleni sampe kalis. Diamkan adonan sebentar ( 15 menit - 30 menit ) bagi2 adonan, bulatkan lalu diamkan kembali ( 15 menit ). Lubangi tengahnya, bisa pake cetakan, bisa langsung bolongin tengahnya pake jari, semuanya boleh, trus diamkan lagi ( 15 menit ) adonan donat siap digoreng / dioven.


Ini aku post gambar dari majalahnya, step bikin donat twist / kepang, sama tips box-nya juga.

Semoga Bermanfaat !

Sunday, January 20, 2008

Cracker / Kabin Goreng , Ragout Filling


Fried Cracker Sandwich, Ragout Filling #1


Tabloid KOKI edisi 113, ada ulasan tentang aneka snack berbahan cracker.
Tabloid LeZAT edisi 097 juga ada ulasan tentang snack dari biscuit.
Pertama kali diperkenalkan dengan snack jenis ini adalah oleh tanteku,waktu itu meras aneh bgt, hah ? kabin ( cracker ) goreng ? aneh banget, emang enak ? tapi inilah snack kesukaan suamiku… jadi ya harus bisa bikin…
Lagi bikin ragout banyak, buat stock biar bisa bikin snack ga pake lama, lagian bisa dibuat isian macem2 jajanan… Jadi proyek pertama untuk ragu ( ragout ) ku adalah Kabin Goreng Ini…
Ada sedikit gangguan waktu bikin ini, ga nemu kabin yang seharusnya, harusnya pake kabin yang tebel ( i.e Roma Malkist ) tapi yang asin, keliling2 nyari di mart2 terdekat adanya cuma yang manis bertabur gula ntu, karena dah desperate akhirnya aku pake butter cracker, pikirku “ ah pokoknya asin “ … Sebenarnya pasti ada kalo dispm2 besar tapi lagi males pergi jauh2, cari yang deket aja… akhirnya bikinlah dengan tu baterkraker, banyak yang patah karena terlalu tipis, tapi ga apalah… show must go on…

Fried Cracker Sandwich

Yang perlu disiapin :
Ragout Ayam
Cracker / Kabin, yang tebal lebih bagus
( Cracker Keju & Kabin Susu, versi KOKI )
( Biaskuit Kelapa, versi LeZAT )
Telur , kocok lepas

Isi Ragout diantara 2 lembar kraker / kabin ( sandwich )
Celupkan dalam kocokan telur, goreng hingga matang kecoklatan
Sajikan dengan saus tomat / saus sambal bila suka

Merk Kabin / Cracker yang bisa dibuat snack goreng :
Roma Malkist Asin ( tanpa gula )
Trenz, tanpa filling , ini paling cocok karena ada rasa kejunya jadi lebih gurih
Yang aku pake disini ( Oops Butter Cracker ) ternyata juga enak, karena aroma butter kenceng jadi juga gurih.

Papa sukaaaaa sekali…

Crispy Sandwich, Ragout Filling #2



Kalo yang ini gampang banget anak kecil juga bisa, cuma bedanya sebelum ditumpuk jadi sandwich , roti tawarnya digiles dulu biar tipis, nanti kalo sudah dipanggang bisa lebih crispy. Kalo dicetak bulat jadi kayak roti pita ya… oya bisa ditambah telur rebus, lebih enak !

Papa juga sukaaaa sekali

Donat Ayam, Ragout Project #3


Udah dipake macem2 nih ragu ga abis2 juga, kebetulan lagi bikin donat telo, sisa adonannya ( the donut holes ) aku isi pake ayam, bentuk bulat2, digoreng… Taraaa….

Papa juga sukaaaaa sekali

Donat Telo ( Donat Ubi )

naked donut

crispy fresh fried..
sebagian di isi ayam buat papa...

Udah lama kepikiran mo bikin donat telo, tapi sekarang baru sempet, abis kasian liat telo udah nganggur seminggu dikeranjang gak diutik2 sama yang beli, keburu bertunas…
Sebelumnya belum pernah bikin donat dari telo, inspirasinya dari bakpao telo, dan donat kentang. Mikirnya, kalo telo bisa dibikin bakpao, atau kalo kentang bisa dibikin donat kudunya telo juga bisa dibikin donat dong ya, secara kentang kan masih sodaraan sama telo…. Hehe.. sempet googling juga sih buat nyari resep, ada disini dan disini, tapi kok kembali lagi ke resep keluarga, sama sih kyak resep donat kentang yang pernah aku posting dulu, cuma komposisi kentang aku ganti telo, juga ditambah sedikit cairan ( air / susu ) karena tektur telo lebih kering dari kentang… Resepnya hampir mirip kayak yang disini, mungkin karena sama2 resep dari nenek…

Donat Telo ( Donat Ubi )
Resep : Modifikasi dari Donat Kentang ( neneknya ) Mae

250 gr tepung terigu protein rendah / sedang ( kali ini aku pake tepung sedang )
250 gr tela / telo / ubi , kupas, kukus, haluskan
4 butir kuning telur ( kutambahin 1 dari resep donat kentang )
1 sdm ragi instant
1/2 sdt bread improver
50 gr mentega / margarine ( 2 sdm )
Air / susu cair k/l 50 – 75 ml
( kalo pake air, bisa ditambahkan 3 sdm susu bubuk )
Garam sedikit

Cara membuatnya sama ya kayak donat kentang, step nya sama kayak donat2 yang lain, di donat tahu juga ada visual stepnya kan…

Sekarang waktunya ngicipin :
( first bite )
** ENAAAAAK **
( second bite )
** EMPUUUUUUUUK **
( a lot of bites )
** ENAAAKKK EMPUUUKK **

Enak means empuk
Empuk means enak

Ksimpulannya : INI EMPUUUKKK DAN ENAAAAKKK
Renyah diluar, lembut didalam….. it’s crispy outside, soft n light inside…

Aku teringat pernah bikin donat kentang dengan tekstur seperti ini, tapi pada hasil yang lain tidak terlalu empuk. Setelah aku selidiki ternyata pada waktu bikin donat kentang yang empuk banget itu, aku pake kentang yang ukurannya besar2 ( beli dispm ), trus pake tepung protein sedang karena waktu itu cakranya abis, ternyata hasilnya empuuuk banget. Hasilnya sangat berbeda waktu aku pake kentang yang agak kecilan ( beli dipasar ), dan pake tepung cakra, tidak seempuk dan seringan donat yang aku jelasin tadi.. jangan lupakan bread improvernya, itu ngefek banget biar donat kita extra light n crispy, tapi penggunaanya harus tepat dan jangan terlalu banyak… Oya mungkin juga karena ditambahin sedikit air /susu cair..

Yang bisa aku simpulkan ( aduh sok pinter nih ) tentang kesuksesan bikin donat :
- pake bahan berkualitas
- terigu protein rendah / sedang lebih empuk hasilnya
- tambahkan bread improver secukupnya

( Si pecinta donat ini masih berpetualang untuk mencari resep donat diseluruh dunia… )
( To Be Continued….. )

Sunday, January 6, 2008

Donat Tahu



Waktu lagi blog walking, nemu resep donat yang digambarnya keliatan sangat yummy, begitu baca resepnya, hah ? kok ada TAHUnya, baru ini nemu resep donat pake tahu... Hmm.. gimana rasanya ya ? Coba ah...

Resep sebenarnya bukan pake tahu yang kita makan sehari2 itu ( emang makan tahu tiep hari ? oh, yes i do ! ) tapi disitu disebutkan cotton tofu, dan dijelaskan juga pada kemasannya tertulis cotton tofu, tapi nyari dimana apalagi resepnya in malaysian gitu... udah deh ga mo pusing, akhirnya aku pake silken tofu ( tahu sutra )..
Sempet bingung karena waktu beli ternyata jenis tofu ada macam2, ada egg tofu, japan tofu, shrimp flavor tofu, dan si silken tofu ini... Resepnya sedikit aku modifikasi dari yang asli, tapi kalo mo liat yang asli ada disini.

Donat Tahu
Source : MyResipi.com

200 gr tepung terigu kuat/ protein tinggi
100 gr tepung terigu serbaguna/ protein sedang
100 gr silken tofu ( tahu sutera )
40 gr gula halus
20 gr mentega
1 butir telur
6 gr ( 1/2 sdt ) ragi instan
sedikit garam
k/l 50 ml susu cair/ air, tuang dikit dikit
1/8 sdt bread improver ( baker bonus )


Cara :
- campurkan terigu, gula, ragi, dan improver, aduk rata
- diwadah lain campurkan tofu, telur, dan air / susu cair, aduk rata
- buat lubang ditengah tepung, masukkan campuran telur dkk, aduk ( paling enak pake garpu ) memutar sampai terigunya turun sedikit2, maksudnya biar adonannya cepet kalis ga gumpal2.
Bila adonan masih keras tambahkan susu / air sedikit2, bila terlalu lembek tambahkan tepung dikit2, bila sudah menyatu/ menjadi adonan, masukkan mentega dan garam uleni hingga kalis.
- istirahatkan sampe adonan mengembang 2x, bisa setengah sampe 1 jam tergantung suhu dan kelembaban udara.
- kempeskan, bagi2 adonan, bulatkan ( yang digambar agak kbesaran) lalu istirahatkan kembali selama k/l 15 menit. Lubangi/ cetak, letakkan diatas serbet bertabur tepung, diamkan 15 menit. Goreng dengan api sedang hingga matang kecoklatan.

Saatnya mencicipi... gimana rasanya ?
*nyam nyam*
hmm... enak...
rasanya sih mirip sama donat pada umumnya...
*nyam nyam*
tapi tetep terasa beda...
enak juga...
*nyam nyam*
( habis )
( nyomot lagi )
*nyam nyam*
boleh juga buat variasi donat kalo lagi bosen ama yang biasanya
( bosan?? sama donat?? kyaknya enggak deh.. )

Kapan2 mo nyoba lagi, karena yang ini aku rasa banyak mistake waktu prosesnya, jd kyaknya belom maximal hasilnya,tapi enak kok ! Try it!
Tasya dah ga bisa nunggu, bgitu mateng langsung nyomot, lagi, dan lagi, dan lagi....

Wednesday, January 2, 2008

Donat Kentang





Dhea anak mba Rina lagi maen kerumah, rencananya sih mo maen seharian ( dititipin maksudnya.. ) dibikinin apa ya ? liat dikulkas ada kentang tinggal 2 bh, ya udah deh bikin donat ajah, kecil2 sama kayak yang makan.. resep keluarga sih cuma aku tambah2in dikit.

Donat Kentang
Source : Resep Nenek

250 gr kentang, kukus, haluskan
250 gr terigu kuat
50 gr mentega
3 sdm susu bubuk
3 kuning telur
1 sdm ragi instan, larutkan sedikit air
sepucuk sdt garam
1/4 sdt bread improver, ga dipake gapapa
1/8 sdt remulsoft ( softener ), ini juga ga dipake gapapa

Cara :
Setelah kentang dihaluskan ( paling bagus pake kentang tes yang besar2 ), dinginkan.
setelah dingin masukin telur, ragi, aduk rata, tambahkan susu bubuk, terigu, improver n softenernya, uleni dulu sampe agak kalis ato menyatu semua.Kalo dirasa masih agak kering / berat boleh tambahin air dikit2 sampe adonan lunak.
Masukin mentega dan garam, uleni sampe kalis. Diamkan adonan sebentar ( 15 menit - 30 menit ) bagi2 adonan, bulatkan lalu diamkan kembali ( 15 menit ).
Lubangi tengahnya, bisa pake cetakan, bisa langsung bolongin tengahnya pake jari, semuanya boleh, trus diamkan lagi ( 15 menit ) adonan donat siap digoreng.
Minyak panas, api sedang, gorengnya dikit2 ya, jangan sampe wajannya penuh... kalo udah matang topping sesuai selera deh. Untuk anak2 karena masih baru sembuh dari batuknya, cukup sama gula aja deh, coklat2nya libur dulu...

Saturday, September 29, 2007

Chicken Bread Crumb



Bagi yang suka skutel or makaroni panggang mungkin juga suka sama penganan ringan yang mirip kroket ini, rasanya hampir mirip yang membedakan hanya proses dan bahan utamanya. Kalo skutel bahan utamanya makaroni ato pasta, bahan utama CBC ini adalah roti tawar. Trus kalo skutel dipanggang kalo ini dikukus lalu digoreng... rasanya? Gak kalah kok sama skutel n yang pasti 'ngganjel' banget diperut, ok juga buat bekal si kecil sekolah...

Chicken Bread Crumb
Resep : chef Nurhayati dari Dimarco

Bahan :
65 gr daging ayam ( k/l 1 iris fillet dada ayam ), rebus dahulu lalu potong dadu kecil
5 lbr roti tawar tanpa kulit, potong dadu
75 gr smoke beef potong dadu kecil
125 gr wortel, kupas lalu parut dengan perutan keju, cincang sedikit
2 butir telur, kocok lepas
25 gr gula pasir
garam secukupnya
65 gr keju parut
275 ml susu cair
1/2 sdt merica
1/2 sdt kaldu bubuk ( bila suka )
25 gr bawang bombay, cincang
2 siung bawang putih, cincang
1 sdt margarin untuk menumis
1 butir telur kocok, tepung terigu dan tepung panir secukupnya untuk memanir.

Cara membuat :
1. campur daging ayam, roti tawar, smoke beef, wortel, telur, susu, dan bumbu bumbu lainnya. Sisihkan.
2. panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih cincang sampe harum. Masukkan tumisan tadi kedalam campuran bahan bahan tadi, aduk rata. Icip dulu apa asinnya udah pas ato belum.
3. masukkan kedalam cucing ( cetakan talam ) kukus selama k/l 30 - 45 menit atau sampe adonan padat / tidak basah.
4. angkat, dinginkan. Lepaskan dari cetakan, gulingkan ketepung terigu, celupkan kedalam kocokan telur, lalu balurkan dengan tepung panir / tepung roti.
5. goreng hingga kuning kecoklatan, Sajikan dengan saus tomat ato saus sambal.

Recent Post on Mae's Little Kitchen

My photo
Mom of a lil' girl who still longing for her passion. Obsessed to know more, learn more, take more and give more... Here, on her lil' kitchen.
Unless mentioned, described, or linked, all works and photographs are created by May Irianti. Copyright 2007 - 2008. You may copy only the recipes but please do make a link to this blog. DO NOT COPY . Please ask first !

Followers