Saturday, June 7, 2008

Bento #18 : Indonesian Bentos

Saya mempraktekan bento pertama kali sekitar akhir tahun lalu. Jauh sebelumnya saya sudah sering mendengar tentang bekal makan siang orang Jepang yang dikemas apik itu. Tahunya dari komik komik Jepang yang sering saya baca.

Sekarang setelah menikah dan punya anak, rasanya kok pengen nyiapin bekal untuk anak dan suami saya. Meski saat ini bekal yang saya buat kebanyakan untuk suami saya, karena putri saya sendiri masih belum perlu. Tapi saya yakin tidak lama lagi dia akan memerlukannya :)

Bento sangat identik dengan Jepang. Sudah pasti menu dan bahan serta ornamen yang digunakan serba Jepang. Namun bukan berarti masakan yang saya kemas juga harus 'beraroma' Jepang. Jujur, saya bukan penggemar masakan Jepang. Suka sih beberapa yang umum umum aja seperti chicken katsu, chicken teriyaki, ebi urai ( won't resist it ! ) yang notabene masih bisa diterima dilidah masyarakat umum. Tapi untuk kelas sushi, shabu shabu, suki atau yakiniku, saya belum terbiasa.

Well, saya orang Indonesia, kami makan makanan Indonesia. Sebisa mungkin saya mengemas masakan Indonesia dalam bekal bekal yang biasa saya buat. Apalagi suami adalah penikmat makanan Indonesia sejati alias gak begitu suka nyoba nyoba masakan baru apalagi yang beraroma asing. Beliau sangat terbiasa menyantap tahu, tempe, atau sambal terasi yang sangat khas Indonesia.

Biar begitu bahan makanan khas Indo juga bisa tampil 'modern'. Tempe misalnya, dipotong model panjang / finger, lalu bisa dibalur tepung kering, tepung basah atau langsung digoreng kering begitu saja, sudah tampil beda. Atau tempe yang diolah menjadi steak juga sudah cukup populer saat ini. Sama halnya dengan tahu, mengusung konsep tahu gebuk / kriting, tahu dipotong dadu lalu dibalur dengan tepung bumbu, dan digoreng kering. Ini hanya beberapa variasi dari penyajian masakan yang konvensional. Saya yakin banyaaak ide ide lain diluar sana.

Indonesian Bento
Nasi putih, sayur asam, finger tempe goreng, tahu dadu tepung, rendang daging, dan sambal terasi.

Namun yang terpenting dari itu, adalah ketulusan kita dalam membuatnya. Tanpa itu, bekal yang kita buat akan terasa hambar...

Jangan kaget kalau nemukan ada sayur asam, tempe tahu, oseng oseng atau dadar jagung dibento bentoku.

2 comments:

Zita said...

Wah...kalo bentonya begini, soal rasa pasti bento jepang kalah nih ;)

ayu said...

mba mae, bolehkah ijin copas ke blog saya http://forbento.wordpress.com/2011/01/13/bento-18-indonesian-bentos/, mohon maaf, seingat saya sdh minta ijin tapi ternyata belom :( , kalau berkeberatan please let me know, thank you. ^_^

Recent Post on Mae's Little Kitchen

My photo
Mom of a lil' girl who still longing for her passion. Obsessed to know more, learn more, take more and give more... Here, on her lil' kitchen.
Unless mentioned, described, or linked, all works and photographs are created by May Irianti. Copyright 2007 - 2008. You may copy only the recipes but please do make a link to this blog. DO NOT COPY . Please ask first !

Followers