Saturday, September 13, 2008

Puding Sutra Jeruk ( MFM #19 )



Sebenarnya ini adalah puding gagal yang berhasil. Why ?

Aku lupa kapan persisnya aku pertama kali menikmati puding ini. Yang kuingat waktu itu aku masih kelas satu SMP. Saat itu tepat hari Lebaran dan aku berkunjung kesalah satu rumah sahabat baruku. Disana aku disuguhkan beberapa penganan mewah -menurutku- termasuk puding ini.

Saat itu mataku berbinar binar keenakan, karena puding ini begitu mewah buatku saat itu. Maklum sejak kecil ibu belum pernah membuat puding seperti ini. Sepanjang yang kuingat, ibu cuma pernah membuat satu jenis puding yang disebutnya 'podeng' yaitu puding berbahan santan dan gula merah. Aku sendiri selalu menyebutnya puding kampung.

Langsung saja puding putih bersembur oranye didasarnya, yang dihidangkan dengan koktail buah itu habis dalam sekejap. Mau nambah kok malu. Puding itu adalah Puding Tahu. Bukan tahu yang kita makan sehari hari, tapi puding itu mempunyai guratan seperti tahu dimana dasar puding berwarna oranye karena telah dituangi dengan sirup jeruk squash. Segar dan mewah pokoknya. Saat itu aku langsung minta resepnya kemama sahabatku ( makasih Te.. ). Sampai sekarang ini menjadi salah satu puding favoritku.

Tapi, mengapa gagal ? Karena sejak pertama kali aku mempraktekannya sampai hari ini, aku tetap tidak bisa mendapatkan gurat 'tahu' yang kuinginkan ( Fan, lu harus tanggung jawab nih ! ). Sirup jeruk yang seharusnya menjadi kunci utama agar gurat tahu itu terlihat selalu terpisah dan membentuk lapisan sendiri didasar puding. Tapi meski gagal bagiku, tetap tidak mengurangi keistimewaannya. Jadilah ini kusebut Puding Sutra Jeruk karena lebih mirip Puding Sutra, yang kupersembahkan khusus untuk MFM #19 dengan tema Pudding yang digawangi Ibutio.

Orange Silk Pudding

Puding Sutra Jeruk

Resep : Tante Wati - Mama Fanny - Eyang Nadda

1000 ml susu cair, aku pake 200m or 1/2 klg SKM dilarutkan dengan air hingga 1000ml,..mae
150 - 200 gr gula pasir sesuai selera, jika menggunakan susu cair plain ( hilangkan bila mengunakan SKM )
1 bungkus agar agar putih / bening, larutkan sedikit air ( biasa )
150 ml sirup orange squash, atau sesuai selera
1 kaleng koktail buah / leci kaleng / jeruk mandarin kaleng / variasi buah sesuai selera

Cara membuat :
Panaskan susu ( dan gula ) hingga bergemuruh dan jelang mendidih, masukkan larutan agar agar lalu aduk rata hingga mendidih. Segera matikan api.
Tuang kedalam cetakan / pinggan, dan dinginkan kurang lebih 30 - 45 menit atau sampai permukaan puding membentuk lapisan 'kulit' tapi bagian bawah/ dasar masih cair.
Bila permukaan puding dirasa sudah cukup kokoh, tuangi sirup jeruk dengan menggunakan sendok. Tuang dengan cara melelehkannya ditepian cetakan/ pinggan sesendok demi sesedok. Biarkan sirup meresap dan menerobos melalui celah celah tepian cetakan dan akan mengendap didasar puding. Biarkan hingga keras.
Masukkan kulkas dan hidangkan dengan siraman koktail buah.

Bila sulit membayangkan gurat tahu pada puding ini ( yang sebenarnya ), coba bayangkan puding kampung berbahan santan dan gula merah. Mereka dicampur, dan dimasak bersama sama. Saat sudah dingin, mereka memisahkan diri dan membentuk lapisan putih dan merah. Lapisan putih biasanya berasal dari ( kepala ) santan atau kanil. Dibatas lapisan itu pasti timbul semacam guratan yang menunjukkan tingkat kekentalan santan itu. Kurang lebih seperti itulah guratan yang ( seharusnya ) timbul. Maka puding akan terlihat seperti tahu. Cantik sekali.

Tapi entah apa yang salah dari proses pembuatanku, sehingga si 'stretchmark' ga mau muncul. Yeah, I'll find it out someday... Oya berhubung ga punya stok buah kaleng or buah segar, jadi pudingnya cuma disiram sirup jeruk ( lagi ). Hiks... minimalis banget yah...

Orange Silk Pudding

*Fanny... lu harus nanyain nyokap lu lagi, awas lu ya. Klo enggak gua tangisin tuh Nadda kecil, heu heu heu...*

3 comments:

rosy said...

Mae...
meski gurat 'tahu'nya ga ada, tapi warnanya itu loh..fresh!...suka deh ngliatnya. Potona bagus pisan. Good job. Kpn2 kalo bibar lagi mo ikutan ya ^_^

chenmarlin said...

Salam kenal Mae, sudah sering berkunjung dan baca2 ceritanya, sekarang minta ijin nyontek resepnya.

mae said...

@Rosy, makasih mbak Rosy, boleh monggo klo mo ikutan, klo ada lagi he he :D

@chenmarlin, salam kenal jg, makasih loh udah sering kesini en ninggalin komen. Feel free klo mo nyontek resep, silahkan...:)

You are always welcome !

Recent Post on Mae's Little Kitchen

My photo
Mom of a lil' girl who still longing for her passion. Obsessed to know more, learn more, take more and give more... Here, on her lil' kitchen.
Unless mentioned, described, or linked, all works and photographs are created by May Irianti. Copyright 2007 - 2008. You may copy only the recipes but please do make a link to this blog. DO NOT COPY . Please ask first !

Followers