Thursday, September 4, 2014

Macaron ( Swiss Technique )

Setelah rentetan kegagalan yang menyisakan trauma mendalam *ugh* , kali ini aku memberanikan diri untuk mencoba membuat kembali Macaron yang entah untuk yang kesekian kalinya ( miscount saking banyaknya ha ha ha ).

Untuk resep, aku memutuskan menggunakan salah satu resep dari buku Primarasa Aneka Macaron. Tapi kali ini aku buat plain, tanpa tambahan flavouring apapun kecuali pewarna. Entar kalo sudah mahir baru deh nyoba bikin yang pake rasa rasa. Dari tiga teknik yang dipaparkan dalam buku ini, French, Swiss dan Italian, pilihanku jatuh pada teknik Swiss, yaitu dengan memanaskan putih telur dan gula hingga larut. Sengaja tidak memilih teknik French karena kegagalan kegagalan sebelumnya terjadi dengan menggunakan teknik ini. Dan rasanya masih trauma. Sementara teknik Italian memerlukan candy thermometer, dan aku belum punya.


Berikut resep yang aku praktekkan.

Macaron ( Swiss Technique )
( taken from Primarasa Aneka Macaron )

Bahan :

100 gr almond bubuk
100 gr gula bubuk ( aku pake Haan Fiesta icing sugar )

80 gr putih telur ( kira kira dari 2 butir telur )
100 gr gula pasir berbutir halus ( castor )

2 tetes pewarna makanan cair *optional*
flavouring *optional*


Cara membuat :

Campurkan almond bubuk dan gula bubuk, aduk rata. Giling menggunakan dry mill blender/ grinder/ chopper hingga halus. Ayak. * punyaku tidak diayak, males. Ha ha ha - jangan ditiru ya* Sisihkan.

Panaskan air dalam panci kecil dan didihkan lalu kecilkan apinya. Campur putih telur dan gula pasir dalam wadah tahan panas. Letakkan diatas panci tersebut. Ini proses au bain marie/ double boiler. Aduk putih telur menggunakan whisker hingga gula larut dan hangat. Jaga agar putih telur tidak sampai matang. Cukup hingga gula larut dan hangat. Angkat dari panci.

Kocok larutan putih telur dan gula menggunakan mixer hingga adonan menjadi putih dan mengental. Teruskan mengocok hingga mencapai konsistensi soft peak. Jangan sampai over mix atau terlalu kaku. Ciri - cirinya adonan akan sedikit berat, berjejak, dan jika diangkat akan muncul jambul jambul tajam diujung adonan. Dan bila baskom dibalik, adonan tidak akan menetes/ tumpah.

Masukkan pewarna dan flavouring, aduk beberapa kali putaran hingga sedikit rata. Masukkan campuran almond bubuk dan gula bubuk, aduk perlahan menggunakan spatula dengan gerakan memutar/ melipat. Teruskan mengaduk hingga adonan mulai sedikit mengental dan bila di angkat, adonan akan mengalir pelan.

Masukkan kedalam piping bag dan potong ujungnya. Siapkan loyang beralas kertas roti anti lengket atau silicon sheet bila punya. Semprotkan dengan diameter sekitar 3cm dan beri jarak secukupnya. Bila saat disemprot, adonan masih menyisakan jambul jambul kecil, haluskan menggunakan punggung sendok. Semprotkan hingga adonan habis,

Ketuk - ketuk dengan keras bagian bawah loyang untuk mengeluarkan udara yang mungkin terperangkap saat kita menyemprot adonan. Hal ini juga agar permukaan macaron lebih rata dan halus. Diamkan macaron yang telah dicetak selama kurang lebih 15 - 30 menit tergantung kelembaban udara. Atau diamkan dalam ruangan ber A/C. Perhatikan permukaan macaron, apabila sudah tidak mengkilap dan bila disentuh tidak melekat di jari, maka macaron siap dipanggang.

Panaskan oven hingga mencapai suhu 150 derajat Celcius. Panggang macaron selama kurang lebih 10 - 15 menit sambil terus diawasi pada menit ke 10. Bila sudah terlihat kering maka macaron siap diangkat. Untuk memastikan, cobalah melepas salah satu macaron dari loyang, bila sudah terlepas dengan mudah maka macaron telah matang. Angkat dan keluarkan dari oven. Dinginkan dan macaron siap di-filling.



Dan..... inilah saat yang ditunggu tunggu, 5 menit setelah macaron dimasukkan kedalam oven, aku pun mulai gelisah. Dengan tidak sabar aku mengintip dari balik jendela oven dan aku pun lonjak lonjak kegirangan. Horeeee.... macaronku berkaki !!! Akhirnyaaaa.......

Sekarang aku mau pameeeer kalo aku sudah berhasil menaklukan macaron * nyengir lebar*

Setelah aku perhatikan, berikut rangkumanku agar macaron sukses berkaki :

- pastikan almond bubuk dalam kondisi kering. Tidak lembab dan menggumpal. Almond bubuk yang akan digunakan untuk membuat macaronsebaiknya tidak disimpan dikulkas karena akan menyebabkan almond menjadi lembab.

- gunakan gula bubuk yang benar benar halus

- pengocokan putih telur sangat penting untuk diperhatikan. Putih telur tidak boleh dikocok terlalu lama tapi tidak juga terlalu sebentar. Cukup hingga soft peak.

- pengadukan sebaiknya dilakukan dengan gerakan memutar atau melipat untuk mempertahankan udara dalam adonan agar tidak mudah cair.

- gunakan peralatan yang benar benar steril dari lemak, minyak dan air.

- baca doa, baca mantra, baca jampi jampi :)

Untuk fillingnya, aku menggunakan selai coklat karena males mau nyoba bikin filling sendiri hahaha. Tolong ya, malesnya ini jangan ditiru. Maybe next time kali sudah ada waktu dan mood, boleh deh nyoba bikin variasi filling lain.

Well, ternyata membuat macaron tidak terlalu sulit. Hanya butuh sedikit kesabaran aja. Bagi yang ingin mencoba, jangan ragu dan jangan kapok ya. Siapkan mentalmu dan Semoga sukses !!!

Thursday, March 27, 2014

Recipe : M&M Giant Chocolate Chip Cookies

Jenuh dengan perkerjaan hari ini, saya mencoba 'menghibur' diri dengan baking sesuatu yang beda. Kali ini pilihan jatuh pada cookies. Hehehe 'pelarian'nya milih yang gampang - gampang aja biar ga makin stress.

Oke, jadi aku follow salah satu account menarik di Instagram. Namanya @koendanai owner dari @lildambakery. Owner cakep nan cantik dengan karya yang selalu menggiurkan. Salah satunya yang sedang sering dibuatnya adalah M&M cookies. Lucu juga, jadi penasaran. Langsunglah nyari di Google resep giant choco chip. Resultnya, BUANYAK ! Dibaca satu - satu, dan aku milih resep yang ini.


Ga pake lama, langsung nimbang bahan - bahan, aduk - aduk , cetak - cetak, oven, dan 15 menit kemudian matang. Wow, hasilnya sungguh sesuai yang aku harapkan. Selama ini aku juga pernah beberapa kali nyari - nyoba resep choco chip cookies. Tapi belum ada yang cocok. Yang ini, aku cocok. Baik teksturnya yang crispy, maupun rasanya. Cuma yang agak mengganggu adalah manisnya. Padahal sudah ngurangin jumlah gula tp masih kemanisan. Next time musti ngurangi lagi. Buat yang pengen nyoba dan ingin mengurangi jumlah gula, silahkan.


Ya sut, tanpa berlama - lama.This is it, the recipe.

Giant MnM/ Chocolate Chip Cookies
( adapted from http://www.taste.com.au/recipes/6682/giant+chocolate+chip+cookies with a little modification by me )

Bahan :

120 gr butter
100 gr gula palem
50 gr gula halus

1 butir kuning telur

150 gr tepung terigu
1/2 sdt soda kue
1/2 sdt vanili bubuk

100 gr mnm atau permen coklat warna warni
50 gr choco chip


Cara membuat :

- Campur mentega dan gula. Aduk dengan menggunakan spatula bila butternya dalam kondisi suhu ruang atau kocok dengan menggunakan hand mixer bila butternya dingin (keras). Aduk / kocok hingga lembut.  Tidak dibutuhkan terlalu mengembang. Masukkan kuning telur. Aduk rata.

- Masukkan tepung, soda kue dan vanili bubuk. Aduk hingga rata dan menjadi bola adonan. Scoop dengan menggunakan ice cream scoop atau sendok keatas loyang. Lalu tekan dengan menggunakan punggung sendok hingga melebar. Masukkan kedalam kulkas selama kurang lebih 15 - 30 menit. Lalu panggang dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya. Panggang dalam oven bersuhu 180 derajat selama 15 menit atau hingga matang kecoklatan.



M&M disini bisa diganti chocolate chip atau aneka kacang - kacangan atau bahkan cincangan coklat blok. Selamat mencoba ! Semoga bermanfaat :)

Tuesday, September 24, 2013

My Latest Story

24 September 2013

I. Anniversary

Hari ini genap 10 tahun usia perkawinan saya dan suami. Kalau ditahun - tahun sebelumnya saya selalu memosting foto atau memasang status - status romantis di akun media sosial saya, tahun ini sama sekali tidak. Hari ini tidak ada acara yang istimewa. Semua berlalu sama seperti hari biasanya. Malah saya sempat lupa tadi pagi, tapi kemudian teringat saat akan 'berangkat' kerja. Itupun ingetnya pas beliau pergi , jadi ngucapinnya lewat BBM. Ha ha ha ha.... Ga romantis banget. Tapi bukan berarti keromantisannya luntur loh. Bagi kami setiap hari adalah jatuh cinta. Wedding anniversary hanya sebuah reminder kecil  penanda kami sudah berjalan selama waktu tertentu.Sembari teriring doa agar jodoh ini akan berlanjut hingga ke akhirat nanti. Amin

Happy Anniversary ! Love you my soul. 

*****

II. My Fur-kids

Sore ini mendadak pengen banget nulis. Sambil gebyur gebyur dikamar mandi, rangkaian kata - kata mendadak melintas dikepala, pengen segera dituangin jadi tulisan. I hope you don't get bored. Let's get started !

Hal pertama yang ingin kutulis adalah kabarku. Oh, hello ? Penting ga sih. Penting banget. Karena ini kan blog pribadiku jadi isinya harus semua tentang aku. Hi hi hi, terdengar sangat narsis tapi sudahlah, ga penting buat diributkan. Ha ha ha ...

Kalau belum tahu, saat ini aku punya anak lagi. Eh, tepatnya anak - anak. Yes ! Mereka ada dua. Sangat lucu dan ... berbulu ! Hi hi hi. Mereka adalah kucing. 

Setahun terakhir ini aku memelihara kucing. Awalnya satu, betina. Name Sally. Sally berbulu calico atau istilah jawanya belang telon. Dia hadir dirumah kami sekitar bulan Oktober. Sally kami adopsi dari keluarga temanku yang super talented, mbak Ipoet. Jadi temennya mbak Ipoet namanya mbak Riri, adalah keluarga awal Sally. Berhubung mbak Riri sudah ga bisa memelihara Sally jadi Sally kami adopsi. Bulan pertama Sally dirumah kami merubah segalanya. Tasya punya teman bermain, papa yang awalnya tidak suka kucing berbalik 180 derajat jadi perhatian banget sama Sally, lebih dari aku. Dan diam - diam, papa mengadopsi satu kucing jantan untuk menemani Sally. Name Oji

Sebulan kemudian Oji hadir ditengah - tengah kami. Oji memiliki sifat dan karakter yang sangat bertolak belakang dengan Sally. Bila Sally sangat penakut, Oji sangat ramah dan menyukai manusia. Dia sangat tenang dan kalem. Dan terutama sekali, sangat lucu dan menggemaskan. Itu karena matanya selalu merem dan bulunya panjang. So fluffy.

Singkat cerita, keluarga kami menjadi sangat ramai dengan kehadiran mereka. Kuharap mereka selalu sehat dan diberi umur panjang. Agar dapat selalu menemani perjalanan kami. Amin.

*****
III. Tiny Mini Corner

Ini seperti annual script deh. Isinya soalnya tentang kejadian kejadian penting selama setahun kebelakang. Hmmm asik juga kalo dibuat rutin. Jadi saya posting tulisannya setahun sekali aja. Ha ha ha....

Well, momen paling istimewa sepanjang tahun ini adalah, pembukaan toko kue saya yang super duper mungil sekali. Sekitar setahun lalu, tepatnya bulan Juli 2012, kami merombak tampilan depan rumah mungil kami. Merelakan carport kami yang berukuran 3 x 4 m untuk dijadikan ruang pamer alias show room alias cake shop alias cake room alias... ah you name it ! Kira - kira memakan waktu satu bulan sampai ruangannya terbentuk. Lalu bulan demi bulan berlalu. Sedikit demi sedikit kami isi dan hias sesuai dengan keinginan kami. Sangat - sangat bertahap. Rasanya waktu itu seperti sedang membuat kamar untuk seorang bayi yang akan lahir. Sampai Februari 2013 barulah ruangan itu kami anggap sudah cukup layak meski belum resmi dibuka.

Dinding interiornya putih. Kusen pintu dan jendela putih. Kursi tamu dan etalase tokonya juga putih. Saya selalu membayangkan memilihi cake shop yang serba putih, terang dan damai. Dan akhirnya terwujud.

Tanggal 1 April 2013 adalah tanggal bersejarah bagi kami. Karena pada tanggal tersebut, toko mungil kami resmi dibuka. Sudut mungil dirumah kami ini tidak besar. Isinya pun tidak mewah. Semua serba sederhana, namun banyak usaha dan harapan yang kami gantungkan ditempat ini.

Alhamdulillah. Tidak ada kata yang cukup untuk mewakili rasa syukur kami kepadaNya. Karena disudut kecil ini, tertumpu impian yang besar. Semoga Allah SWT melimpahkan berkah, rahmat dan rejeki Nya ke sudut mungil dirumah kami ini. Amin.

***** 

IV. Make Over

Kalo ada yang nanya, sekarang lagi suka apa ? Jawabnya, make up. Ha ha ha. Sounds sooooo ordinary. Secara it's a women thing. Tapi bagiku ini perubahan.

Well, sebenarnya sudah sejak SMA aku suka banget sama make up. Diantara temen satu geng, alat make up ku yang paling lengkap. Aku ingat temen - temenku, Dinie, Tya en Fanny, yang mampir ke rumah dulu buat berias sebelum mereka pergi berkencan. Atau saat kegilaan kami sedang kumat, kami bereksperimen dan berdandan gotik untuk akhirnya difoto. Kalau ingat masa itu ( dan inget hasil fotonya ) cuma terlintas satu kata, memalukan. Ha ha ha ha . But those are such a sweet things to remember.

Oke, setelah menikah dan sibuk dengan aktivitas keibuan, hobbi tersebut mulai luntur. Bahkan bisa dibilang hilang. Sampai April tahun ini, seorang teman, mbak Desy ngajak untuk mengikuti beauty class alias kursus make up. Dan setelah mengikuti kelas tersebut, hobbiku mulai kumat. Aku mulai keranjingan beli aneka alat make up dan kosmetik. Eksperimen make up sana sini. Ga pagi ga siang ga malam. Papa cuma geleng - geleng aja lihatnya. Komennya yang paling sering muncul adalah, " Arep nandak nangdi dek ? " ( Mau, nandak dimana dik ? ) - Nandak dari kata Tandak atau Aksi. Biasa digunakan dalam istilah " Tandak Bedhes " atau Topeng Monyet. Jadi, tau kan makna dari komentarnya ? :D

Singkat cerita, aku sekarang agak - agak terobsesi dengan make up. Bukan ke make up rias yang heboh sih. Tapi lebih ke perawatan wajah dan make up ringan untuk memperkuat karakter wajah aja. Kata orang - orang sih, biar auranya keluar. Hi hi hi...

Ya, kita lihat aja apa hobby ini akan bertahan. Aku kok agak ga yakin kalo inget sifatku yang moody. Dan aku sepertinya harus mengurangi aktivitas melihat toko online yang menjual aneka peralatan make up karena itu bikin mataku sakit yang buntutnya berujung dengan tipisnya dompet. Ha ha ha....

***** 

V. Friends and friends

Makin kesini, saya makin sadar bahwa saya sangat jauuuuh dari teman - teman saya dulu. Saya harap istilah ' teman lama' itu tidak ada dan tidak pernah ada. Karena saya sangat berharap, semua teman yang pernah saya kenal dan saya temui adalah tetap teman hingga seterusnya. Tapi roda waktu terus berputar kan. Ada perpisahan dan ada pertemuan. Eh kebalik ya. Ada pertemuan dan ada perpisahan.

Jangan tanyakan nama teman SMP saya. Karena mungkin yang saya inget nama dan wajahnya ga sampe sepuluh. Teman SD ? Cuma dua orang  yang saya inget. Teman SMA agak lumayan. Yang saya inget bisa sampe 10. Hi hi hi. Terakhir bertemu dengan sahabat SMA saya, kata yang paling sering saya ucapkan adalah " Yang mana ya ? Aku lupa. " Yap, itu jawaban tiap kali saya ditanya tentang teman yang sedang kami bicarakan. Dan sahabat saya hanya memasang ekspresi yang sama tiap kali saya mengulang jawaban itu. Ekspresi datar dengan mata yang dipicingkan dan alis yang berkerut. Ha ha ha ... Dinie, Tya, Fanny,  I miss you guys !

Pindah ke Jawa ( baca : Surabaya ) bisa dibilang saya tidak punya teman. Kota baru, lingkungan baru, orang baru. Saya mulai menemukan teman justru setelah aktivitas blogging yang tinggi beberapa tahun lalu. Gabung komunitas, ikut event - event online, blogwalking, join forum, etc, etc. Saat itu saya merasa bagai menemukan oase di gurun pasir yang melepaskan dahaga saya akan kebutuhan bersosialiasi yang tidak saya dapatkan di dunia nyata. Sampai akhirnya saya sadar, bahwa dunia maya tidak ubahnya dunia nyata. Seleksi alam berlaku pula di dunia maya.

Ada ketertarikan. Ada magnet. Ada ikatan yang membuat kita lebih dekat dengan sebagian daripada sebagian lainnya. Kalo di SMA dulu mungkin kita menyebutnya dengan geng. Dan makin kesini, makin keliatan, saya dan teman - teman yang dulu sering tertawa bersama mulai berada di dalam lingkaran - lingkaran kecil. Ada yang lingkarannya jauh, ada yang lingkarannya dekat. Tapi saya berharap lingkaran - lingkaran tersebut tetap saling bertautan.

Saya selalu bertanya - tanya, apa yang teman pikirkan tentang saya. Apakah salah seorang dari mereka tidak menyukai saya ? Apa dia sedang membicarakan saya ? Apa mereka mendengar hal - hal yang buruk tentang saya ? Apa mereka percaya itu ? What will they think about me ? Ada masa dimana pertanyaan - pertanyaan tersebut sangat menyiksa saya. Sampai akhirnya saya tersadar, what's wrong with me ? Apa yang saya takutkan. Seorang teman adalah orang yang bisa menerima saya apa adanya. Dan saya sangat nyaman dengan teman - teman yang saya miliki saat ini. Yang bisa menerima saya apa adanya. Yang bisa menarik saat saya terjatuh. Yang bisa menahan saya saat saya melambung terlalu tinggi. Dan yang senantiasa mengingatkan disaat saya lupa. 

Alhamdulillah, saya dikelilingi teman - teman yang sangat baik *ga bisa disebut satu - satu dan jangan protes ya karena ga disebut* Xi xi xi xi. Semoga Allah SWT selalu memberikan teman - teman yang baik disekitar saya. Dan kelak, dimanapun saya berada, saya ingin diingat sebagai teman yang baik. Amiin amiin ya Robbal alamiiin...

Thanks for being my best friends. 

***** 

Udah ah, ngantuk. Sampai ketemu di posting berikutnya. Saya harap itu bukan tahun depan he he he ....

Thursday, February 28, 2013

Tutorial : Making DIY Fondant Moulds

Pertama kali denger bahwa fondant bisa dibuat mould untuk fondant itu sendiri dari a very inspiring  Oma Ria di grup BB atau Whastapp kalo ga salah *lupa dimana*. Makasih Omaaaa, ai lop yuuu...Lalu nemu lagi video di Youtube tentang cara membuat diy mould from fondant dari Verusca Walker. Sayapun tergerak ingin mencoba membuatnya, mengingat mould silicone harganya masih lumayan mahal menurut kantong saya hehehe.Dan inilah cara saya membuatnya, sesuai dengan yang saya lihat di video tersebut. 

Membuat DIY Fondant Moulds

Step by Step

1. Jangan buang sisa fondant yang sudah tidak terpakai ! Kumpulkan, karena itu bisa jadi bahan berharga untuk membuat cetakan ini.
2. Kumpulkan sisa sisa fondant ( atau gunakan yang baru juga sangat tidak apa apa ), bubuhkan sedikit cmc/ gumtex, dan uleni hingga rata dan elastis.
3. Siapkan benda yang akan dibuat cetakannya ( master cetakan )
4. Bulatkan fondant, bubuhi sedikit tepung maizena, lalu tekan master cetakan secara perlahan. Pastikan semua area tercetak dengan baik.
5. Potong sekelilingnya dengan ring cutter agar lebih rapi
6. Perlahan lepaskan ring cutter lalu masternya
7. Biarkan cetakan hingga kering dan mengeras. Butuh waktu beberapa hari tergantung kondisi kelembaban udara.


Cara menggunakan moulds ( foto berawal dari bawah, searah jarum jam )

1. Bubuhkan tepung maizena pada mould dan fondant yang akan dicetak
2. Masukkan fondant kedalam mould dan tekan perlahan, ratakan agar tidak ada bagian yang terlewat. Rapikan bagian yang tebal
3. Keluarkan fondant secara perlahan dari mould, rapikan bentuknya dan potong bagian yang berlebih. Biarkan agak kering
4. Poles mould dengan warna dan kilap sesuai keinginan
5. Gunakan fondant yang telah dicetak sesuai dengan kreasi yang diinginkan.


Ini beberapa mould yang pernah saya buat. Untuk yang bentuk wajah dan torso/ badan, itu saya buat dulu masternya dari fondant yang dikeraskan. Lumayan lah buat mempersingkat waktu kerja, terutama saat membuat figurine dalam jumlah banyak.

Tapi yang perlu diingat juga, berhubung bahan mould ini dari fondant, mungkin umurnya tidak seawet cetakan dari silicone. Untuk mensiasatinya, simpan master cetakan, dan buat lagi aja kalo mould yang lama sudah rusak. 
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat !

Tutorial : How to Put Hijab on Fondant Figurine

Janji bikin tutorial jilbab buat mbak Shirley nih udah luama banget. 2 tahun ada kali *kebangetan*. Maaf banget mbak. Mungkin mbak Shirley sekarang udah mahir bikinnya, tapi janji tetep janji, semoga bermanfaat juga untuk yang lain.

Cara Memasang Jilbab pada Figurine Fondant beserta Kreasinya.

Step by step :

1. Buat figurine seperti biasa. Sisihkan bagian kepala.
2. Gilas fondant dengan ketebalan kurang lebih 2mm.
3. Letakkan lembaran fondant dengan posisi antara jari telunjuk dan jari tengah merenggang
4. Selipkan kepala dibawah lembaran fondant
5. Lingkarkan pada sisi kepala seperti memakaikan jilbab, lalu temukan dibawah dagu
6. 7. Rekatkan dan buat kerutan dibagian belakang kepala
8. Potong sisanya.
9. Sekarang kepala sudah berbalut jilbab


10. Buat lilitan di bagian leher figurine. Beri garis garis agar telihat seperti kerutan.
11. Pasang bagian kepala yang sudah berbalut jilbab. Now you get the basic hijab.
12. Teruskan membuat kreasi sesuka hati atau sesuai tema kue.

Selamat berkreasi dan semoga bermanfaat !

Wednesday, September 12, 2012

DIY Mini Softbox Light

Kapan ya punya rencana bikin softbox sendiri ? Hmmm.... seingat saya sejak ratusan tahun lalu. Hahaha ! Tapi baru tahun 2012 ini kesampaian.

Tutorial dan bahan, saya ngikut instruksi suhu Citra disini. Makasih ya bu master atas tutorialnya.


So, kemarin subuh *yeah, subuh is my me-time* first trial dengan softbox tsb. Belum sempat beli kertas kalkir, jadi bagian depan cuma saya tutup dengan kain putih dan vitrage.

Behind the scene


IMG_1026-1-wm


IMG_1030-1-wm

Ini foto langsung dari kamera. Cuma diedit resize, brightness, contrast, dan sharpening aja.
Exif : Canon 1000D, Canon Lens FD 1:1.2 - 55mm, f/1.2, 1/125s, ISO 800

So far, cukup puas dengan hasilnya. Meski masih harus menggunakan ISO tinggi, dikarenakan ukuran softboxnya yang kecil jadi cahaya masih kurang menyebar. Next project, bikin DIY studio light tent. Masih ala BuCit. Tapi masih nyari orang yang baru beli tv baru dulu, buat minta dosnya, hehehe.

Monday, September 10, 2012

Sushi Experiment Pt. 2

Sebelumnya, jangan diketawain ya. *apa memangnya*

Bagi yang sering berkunjung ke blog saya, terutama duluuuu banget waktu masih awal awal nulis, mungkin pernah baca postingan ndeso saya saat berkunjung ke Sushi Tei. Asli norak banget kalau ingat masa itu. Karena waktu itu, lidah dan perut saya masih merasa sushi itu makanan alien alias asing. Yang bikin muneg muneg dan pengen muntah. Tapi itu dulu yaaa... :D

Sekarang sih teteuuup *ealah kirain* Sushi masih terasa asing dilidah saya. Lha trus ngapain bikin sushi lagi ? Kurang kerjaan ya ? Hehehe.

Saya orangnya mudah penasaran. Apalagi setelah sushi pertama buatan saya gagal masuk perut.

Dan minggu lalu saya terserang wabah penasaran membuat sushi. Bukan tanpa angin, sebelumnya memang karena saya mendengar heboh sushi homemade yang dibuat salah satu kawan saya , Mbak Nana, yang konon katanya *sayangnya belum pernah ngicip langsung* enak. Ternyata kuncinya ada pada nasi. Dan saya juga baru tahu kalo untuk membuat sushi, perlu nasi yang diolah khusus. Dan saya pun mulai penasaran. Eeee... barangkali lidah ini mau nerima kalau sudah tahu cara buatnya yang benar. Masalah citarasa, kan bisa disesuaikan dengan citarasa Indonesia.

Jujur, saya tertarik dengan sushi bukan hanya karena salah satu makanan populer. Lebih dari itu, saya tertarik karena unsur emosionalnya. Seperti yang sering kita lihat di drama Jepang atau Korea *haduh pliss deh*, sushi atau di Korea serupa dengan kimbap adalah makanan yang biasa dibuat dengan penuh cinta *pliiiisss deh*. Oke, cukup deh melankolisnya. Kita balik lagi ke topik. Akhir cerita, saya pun membuat sushi. Lagi.

Bahan yang saya pakai :

- Nasi sushi / sushi rice*
- Timun ( saya pake yang made in dalam negeri alias lokal ), kupas, buang bijinya, iris memanjang.
- Tamagoyaki (dadar gulung ) yang saya iris memanjang
- Crabstick ( saya cincang dan campur mayones )
- Abon ikan cakalang ( jadi pengganti furikake maksudnya )
- Nori

*Making Sushi Rice :
Tidak ada resep khusus. Saya pakai komposisi yang diajarkan mbak Nana, 3 bagian beras putih dan 1 bagian beras ketan ( 3:1 ). Kemarin saya buat :

3/4 cup beras putih
1/4 cup beras ketan

dicuci bersih dan masak dengan rice cooker seperti biasa. Sementara menunggu nasi matang, kita buat larutan :

1 sdm cuka putih / lemon juice
1 sdm gula
1/2 sdt garam

aduk hingga larut.

Begitu nasi matang, pindahkan dalam wadah, tuang larutan tadi, dan aduk panas panas hingga rata. Mengaduknya jangan dengan gerakan menekan ya, tapi aduk dengan gerakan mengiris dan melipat. Sisihkan sambil ditutup serbet agar tidak cepat dingin. Katanya kalau sudah dingin, nasi jadi lengket dan susah dibentuk.

Kali ini saya ingin coba membuat Californian Roll, dimana nasi terletak disini luar dan nori didalam. Now, let's roll !

a). sushi rice, b). abon ikan, c). crabstick cincang, d). tamagoyaki iris, e). makisu, f). nori, g). timun.

- Siapkan semua bahan dan alat . Dan siapkan 1 baskom berisi air matang dan serbet bersih disekitar kita.
- Bungkus makisu ( rolling bamboo mat ) dengan plastik wrap. Ini agar nasi tidak melekat pada makisu. Letakan 1 lembar nori berukuran sedang diatas makisu.
- Basahi/ celupkan tangan pada baskom berisi air tadi, ambil sedikit nasi ( kurang lebih 1 kepalan ) lalu letakkan dan sebarkan diatas nori. Taburkan abon ikan atau wijen putih bila punya/ suka.
- Dengan kedua tangan, balik nori sehingga nasi terletak dibawah nori. Letakkan isian sushi, lalu mulai menggulung dari tepi, remas remas untuk memadatkan, dan lanjutkan menggulung hingga selesai.
- Pindahkan gulungan sushi pada telenan, potong potong sesuai selera. Tata pada piring saji.
- Nikmati dengan saus favorit ( me, pake saus teriyaki saori + mayones wasabi )

Itadakimaaaasu !!!

Saturday, February 4, 2012

Trial : Cake Pops

Ini sebenernya udah saya buat Oktober tahun lalu. Tapi baru sempet posting laporannya sekarang *kebangeten yah*

Cakepops!

Cake pops ini saya buat untuk memenuhi rasa penasaran saya, karena sebelumnya saya sudah pernah diajari membuat cake balls oleh seorang kawan. Dan kali ini pengen nyoba dalam bentuk pops.

Bahannya cukup mudah diperoleh atau dibuat sendiri. Untuk cake dasar, bisa pake cake jenis apa aja ya. Bisa buttercake, mudcake, brownies, brownies kukus, rvc, apa aja deh. Tapi untuk jenis cake yang spongy mungkin kurang cocok ya.

Kebetulan saat itu punya sisa Red Velvet Cake, jadi langsung diolah aja. Bikinnya cukup mudah, cake kita hancurkan, campurkan dengan frosting apa saja ( butter-based, jangan yang mengandung whipped cream ), bisa juga dicampur selai, buttercream, atau ganache. Saya tidak menggunakan perbandingan atau takaran tertentu. Asal cake sudah bisa dipulung dan tidak remah, maka sudah cukup.



Bulatkan 'adonan' cake tersebut menjadi bola bola kecil, lalu diamkan dalam kulkas kurang lebih 1 jam atau hingga cake balls mengeras.

Sementara itu lelehkan cooking chocolate ( saya pake dark compound ). Keluarkan cake balls dari dalam kulkas. Siapkan stik loli, celupkan ujungnya, lalu tusukkan pada salah satu cake ball. Ulangi hingga semua cake balls habis. Sisihkan.

Untuk coating, bisa pake coklat apa aja ya. Boleh yang putih, pink, milk, dark, coating, etc. Mau coklat yang sudah diwarnain sendiri pun oke. Sebaiknya coklat di-temper dulu ya. Maksudnya setelah leleh dibiarkan sebentar sambil diaduk sesekali hingga mencapai suhu ruang ( tidak panas tapi masih bisa mengalir ). Ini agar lapisan cake ballsnya nnt mulus dan tidak terlalu tipis. Untuk mengecek suhu yang pas, celupkan jari kelingking ke dalam coklat. Bila sudah tidak terasa panas, maka coklat sudah pas untuk coating.

Ambil salah satu cake balls yang sudah diberi stik, celupkan perlahan dalam coklat, angkat, putar hingga lelehannya berhenti menetes. Tusukkan pada gabus dalam posisi berdiri. Biarkan hingga coating mengeras. Hias sesuai selera.

Cakepops too!

Berhubung ini pertama kalinya membuat cake pops, hiasannya sederhana banget. Cuma sprinkle dan drizzle disana sini. Tapi sudah cukup untuk memuaskan rasa penasaran saya.

Jadi, buat yang penasaran, coba yuuuuuk :)

Wednesday, December 7, 2011

Daftar Online Cake Shop di Indonesia


( Daftar ini saya buat bukan untuk tujuan komersil. Mohon untuk tidak di COPY untuk tujuan tersebut )


Sebagai bakul kue rumahan, seringkali kita tidak dapat menerima semua order yang masuk. Bisa karena beragam alasan. Bisa karena fullbooked, pas bentrok sama acara keluarga, ato saat kudu nemenin anak memasuki musim ujian sekolah. Beberapa diantara nya juga bisa karena calon pemesan berada diluar kota. Kalo sudah gini, pasti sedih kan nolaknya, mo kasi referensi, bingung ngasi kemana.

Karena itu, saya tergerak untuk menyusun sebuah daftar sederhana, toko toko kue online yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Menggunakan facebook, saya mengundang semua kawan kawan sesama profesi yang menjadi kontak facebook saya untuk menuliskan link link toko maya mereka. Harapannya sih, buat memudahkan mereka yang ingin memesan kue tapi tidak tahu dimana harus memesan secara online. Dan buat para bakul kue, semoga bisa memudahkan untuk memberi rekomendasi atau alternatif jikalau sedang tidak dapat memenuhi pesanannya.

Dan ini hasilnya, saya kategorikan berdasarkan wilayah ya....

( Last update : 25 Mar 2012 )

Balikpapan :

http://trywannatry.blogspot.com/ Cake, Cupcakes, Klappertart, (Octry)

http://www.cokelatriri.com/ Cake, cupcakes, (Elly)

http://dtebi.blogspot.com/ Cake, cupcakes, (Rini)

http://pudingcake.blogspot.com/ Puding, Klappertart & Cake, (Achie)

http://myangelcakencookies.blogspot.com/ Cake, cupcakes, ( Debby Nk)

http://shycake.blogspot.com/ Cake, Ayam kodok (Rezky)

http://www.klarkeiks.com/ Cake, cupcakes (Melissa)

http://kokieka.wordpress.com/ Cake, cupcakes (Ika)

http://naulicakes.blogspot.com/ Cake, cupcakes (Lanny Tjio)

http://kulikuweh.blogspot.com/ Cake, Snack box( Ulya)

Bandung :

www.rifacakes.com- Bandung - cake, cupcake, cookies
http://www.vinscakes.com/ - Bandung - cake, cupcake, cookies

Bali :

http://www.mycakecreation.com/ - Denpasar - Cake, cupcakes

http://www.reascake.com/ - Denpasar - Cake, cupcakes

Banda Aceh :

http://nazlacake.com email: nazlacakes@gmail.com , Cake, Cupcake dan Puding

Banjarmasin :

http://chocolariz.multiply.com atau facebook: Michiko Kitchen Banjarmasin, Tel: 0811518795 Email: naga76@yahoo.com

Bite Me Cake n Cupcake , Banjarmasin

Batam :

http://cakeQ.blogspot.com/ menerima pesanan cake, cupcake, puding, cookies, klappertart, ayam kodok,dll

Bogor :

http://sikecupcakes.blogspot.com/

Gresik :

dralv.multiply.com - Gresik - Otak2 Bandeng,Cake dekor,snack

www.miminigroscakes.blogspot.com - Gresik - Cake, cupcake,snackbox

Jakarta :

http://bundacorner-cakery.blogspot.com/ - Jakarta - Cake, Cupcakes, Cookies

http://buahjeruk.blogspot.com/ - Jakarta - Cake, Cupcakes, Cookies

http://olanos.blogspot.com/ - Jakarta - Cake, Cupcakes, Cookies

http://makicakes.com/ - Jakarta - Cake, Cupcakes, Cookies

@BnB_Cakes ( Twitter account ) - Jakarta - Spesialis banana cake, muffin dan tiramisu.

www.viani-cookies.blogspot.com, jakarta , snack- cookies-


www.kuehku.blogspot.com - bintaro, jakarta - kue kering and cupcake

www.pesancake.com , jatibening , jakarta - cake , cupcake

www.fifang.blogspot.com - Cipinang - Jatinegara - cake, cupcake, birthday n wedding cake

http://www.kueimut.com - Jakarta barat

http://www.kreasimaya.com

http://hugscupcake.com/

http://derakyans.wordpress.com/ - Cibubur-Cake, cupcake, fancy cookies, lasagna, macaroni schotel & klappertaart. Twitter @derakyans

http://alleykitchen.blogspot.com - Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat - Tumpeng, Ayam Cabut Tulang, Snack Tradisional & Modern, Tumpeng Cenil, Aneka Bubur Manis, Catering Tradisional & modern, Birthday Cake, dll

http://itabaay.blogspot.com - Bekasi. Menerima pesanan cake, cupcake, klappertaart, wedding cake, aneka snack, dll

www.my-rainbowcakes.com - Jakarta. Cake, cupcake, dll.

Jember :

http://rarosekitchen.blogspot.com - Cake,Snack Box,Pudding

Malang :

http://orianecakes.multiply.com/ - Malang - Cake, cupcake

http://d-kitchen.blogspot.com/ - Malang - Cake, cupcake

http://cherry-kitchen.blogspot.com/ - Malang - Cake, cupcake

www.denskitchen.blogspot.com - malang

Makassar :

http://www.giannicakes.com

Medan :

http://mariata.blogspot.com/ (email: mariataoei@gmail.com) cake, cupcake, macaroni schotel, pastel kentang tutup, puding, sirup homemade (markisa dan kietna) dll

Semarang :

www.shereenacakes.blogspot.com, - Semarang - Jawa Tengah - Cupcake, Birthday cake

http://www.cookiesbunda.blogspot.com cake,cupcake,snack, dan cookies - Ungaran, Semarang

Surabaya & Sidoarjo :

www.dapurmae.com - Surabaya dan sekitarnya - Cake, Cupcake, Cookies 

www.dmcupcakes.com - Surabaya dan sekitarnya - Mini Cupcakes

http://www.popocreation.com/ - Surabaya & Sidoarjo - uniquely sweet and cakery

http://kedairachmah.blogspot.com/ - Surabaya - Sidoarjo - Cake, Cupcake, Klappertart, Tumpeng, Ayam Kodok

http://www.creative-cake.com - Surabaya - cake, cupcake, decorating tools/ needs

www.sabitaisland.blogspot.com - Surabaya - EO, cake, cupcake, chocolate fountain, cookies, etc

http://inarotimaryam.blogspot.com - Sidoarjo - rotimaryam,donat kentang n roti jadul.

www.dapurminky.com - Sidoarjo- ayam kodok & dessert

http://evacakescookies.blogspot.com/ - Surabaya - cake, cup cake, snack

www.madameschotel.com ~ Surabaya - Macaroni Schotel, Spaghetti Schotel & Lasagna

www.meethacakes.blogspot.com. surabaya-cake,cupcake,chocolate,cookies n snack box.

www.milagrokitchen.blogspot.com - Surabaya n jombang ( by appointment )

http://fransdenara.blogspot.com/ - Surabaya & Sidoarjo - cake cupcake, chocolate, lasagna, mac schotel, pie

www.facebook.com/liong.cakes or www.ingetvivi.multiply.com - Surabaya - cake, cupcake, snack

http://rhekay.blogspot.com - Surabaya , Sidoarjo - Bakwan sapi homemade ( MSG free ), siomay, ayam kodok

http://resepkeluargacinta.blogspot.com, - Surabaya - Sidoarjo - Ayam Kodok, Galantine, Pastel Tutup, Macaroni Schotel, Cake, Cupcake, Puding, Salad, dl

http://www.ayamcabuttulang.com/ - ayam kodok, ayam cabut tulang- surabaya.

http://cakeita.blogspot.com/ - Cake, cupcake, snack, dll. Surabaya

http://www.pudingsurabaya.com -  Ig : @pudingsurabaya - Fb : @pudingsurabaya . Delivery seluruh Surabaya ( puding jadi ) dan seluruh Indonesia ( serbuk puding )

Probolinggo ( Paiton, Bondowoso, Situbondo ) :

http://www.dapursolia.blogspot.com - Cake, Cupcake, Klappertart, Macaroni Schotel, Ayam Kodok, Snack Box

Tuban :

www.yenniscake.com - Tuban - jatim - Cake-snack-cookies

Yogyakarta :

www.mommycakesjogja.com - yogyakarta - cake dan cupcake

http://homemade-putria.blogspot.com/ - yogyakarta - cake, cupcake, tumpeng, coklat

http://widya-widyastuti.blogspot.com/ Aneka Kue (cupcake,decorating cake, cake loyang-an) Snack Box,Hantaran lamaran Ala Jawa,Nasi Kuning,Tumpeng,Chocolate, Cookies

Daftar ini bakal terus diupdate. Bagi siapa saja yang mau nambah daftar, silahkan isi di kolom komen yaaa..Atas partisipasinya, saya ucapkan makasih banyak. Semoga daftar ini dapat berguna nantinya.

Note : Daftar ini hanya sebuah data yang saya peroleh dari kawan kawan sesama bakul kue, dan sebagian saya peroleh dari mesin pencari ( Google ). Tidak ada tujuan komersil, atau embel embel keuntungan pribadi/ materi. Semua murni sukarela.
Untuk pemesanan, silahkan langsung menuju link yang tertera ya, dan segala bentuk komunikasi dan transaksi dengan pihak pihak tersebut DILUAR tanggung jawab saya. Bagi yang keberatan linknya dipasang disini, bisa langsung kontak saya ya.
Dan buat yang mau ngopy daftar ini, boleh boleh aja kok, selama bukan untuk tujuan komersil. Just let me know yah....
Makasiiiiiih :)

Wednesday, October 5, 2011

Tutorial : How to make Donald Duck Fondant Figurine

Hi, this time I wanna share to you, my way of making Donald duck figurines with rolled fondant. *halah beribet ah bahasanya :D*

Pokoknya ini step step sesuai dengan caraku. Semoga gambarnya jelas ya.

- Buat sepasang kaki berwarna oranye
- Buat badan berbentuk tetes air dengan fondant putih
- Buat baju dengan fondant biru yang telah ditipiskan. Beri potongan garis leher, lalu tempelkan di setengah bagian atas, potong sisa fondant biru.
- Tambahkan detail leher, pita, lalu tempelkan kepala
Note : sorryyyy, kepalanya dah dibikin duluan dan lupa motret step by stepnya. pokoknya fondant dibunderin, dikasi mata dan paruh/ mulut
- Tambahkan topi. Selesaaaai...

Semoga bermanfaat ya !









Tuesday, August 16, 2011

How to Get Red Buttercream

Suka bingung kalau bikin buttercream dengan warna merah terang atau hitam ?

red cupcake

Disini saya mau share sedikit cara saya mendapatkan warna merah terang ( bright red ) dan hitam untuk aplikasi pada buttercream, tanpa menambahkan pewarna merah seabrek abrek. Saya biasanya menggunakan campuran buttercream dan cooking chocolate dengan warna sesuai kebutuhan.

- Untuk buttercream hitam, saya gunakan :
1 bagian buttercream : 1 bagian DARK cooking chocolate + sedikit pewarna hitam kualitas baik ( Wilton/ Bakery Craft )

- Untuk buttercream merah, saya gunakan :
1 bagian buttercream : 2 bagian RED cooking chocolate ( beraroma raspberry ) + sedikit pewarna merah berkualitas baik( Wilton/ Bakery Craft )

Caranya, lelehkan cooking chocolate, lalu tuang ke dalam wadah berisi buttercream, aduk hingga rata. Buttercream bisa langsung digunakan, bisa juga diperam dulu selama sehari semalam untuk mendapatkan warna yang lebih pekat/ gelap. Tapi biasanya buttercream akan mengeras bila diperam. Bila terjadi, kocok kembali sebentar saja dengan menggunakan mikser hingga lembut kembali.

red cooking chocolate

Saya sih lebih suka langsung dipakai, soalnya untuk membuat swirl, hasilnya lebih bagus kalau krim-nya masih lemes, dan begitu dingin, swirl-nya langsung set.

Semoga bermanfaat !

Monday, August 15, 2011

Tutorial : How to make Simple Fondant Roses

Masih bernuansa tutorial, kali ini saya mau sharing cara saya membuat mawar ( rose ) dari fondant yang lumayan mudah dengan hasil yang lumayan bagus *untuk ukuran saya* hehehe...

Steps :

1. Tipiskan fondant lalu potong dengan cutter berbentuk bulat atau tetes air ( teardrop ) untuk kelopaknya, dan berbentuk oval untuk bagian tengahnya ( bagian oval ini dibagi 2 )
2. Tipiskan tepiannya dengan menggunakan ball tool
3. Gulung fondant setengah oval, lalu keringkan sebentar
4. Tekan bagian tengah kelopak hingga melengkung kedalam ( cupping )
5. Bubuhkan lem/ air, lalu tempelkan pada gulungan tengah tadi, satu persatu dan saling menumpuk ( overlapping ) hingga berbentuk seperti kuncup
6. Perlahan - lahan, dengan menggunakan jari ,lengkungkan bagian tepian kelopak kearah luar sehingga membentuk kelopak bunga yang baru mekar. Atur sealami mungkin.
7. Potong bagian bawah yang memanjang, lalu letakkan diatas palet cat air. Biarkan hingga mengering
8. Tambahkan daun sebagai pemanis

Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat :)

Friday, August 12, 2011

3D Cars Figurine How To

Subuh subuh abis sahur, belain bikin tutorial ini buat Rurie Blue di Belande. Rur, ntar mudik oleh oleh Blond Amsterdam yoooo......

Oiya, lagi ga punya fondant yang udah diwarnain merah, jadi pake yang ada aja kebetulan adanya biru, cucok kan dengan warna fav Rurie.


Steps :

- Timbang 20 gr fondant. Ini untuk bagian bodi bawah mobil. Bentuk lonjong, pipihkan, lalu tekan bagian tengah untuk membuat lekuk mobil. Tekan sedikit bagian tengah atas untuk tempat cabin. Sempurnakan bentuknya dengan cara menekan nekan dibagian yang kurang simetris.

- Timbang 4 - 5gr fondant, bentuk cube. Ini untuk bagian cabin. Pipihkan bagian depan dan belakang hingga menyerupai kaca mobil ( miring ). Sempurnakan bentuknya, lalu tempelkan pada bodi mobil.

- Tambahkan detil lubang untuk lampu, ban juga detil mulut. Sampe bagian ini silahkan tembahan sesuai imajinasi ya. Ini versi simpelnya, klo mo dibikin lebih detil misal dengan menambahkan bemper, lampu sein, dll, monggoooo...

- Selesaikan detilnya dengan menambahkan mata, ban, dll sesuai dengan yang diinginkan.

Taraaaaa..... gampang kan Ruuuur :)

Sunday, July 31, 2011

How to Make Fondant Peony - My Simple Way


Sugar Peony

Udah lamaaaaa banget pengen bisa bikin peony. Udah sempet googling sana sini, udah nyoba juga, tapi belum berhasil. Yang ada bentuknya lebih mirip kembang kol daripada peony. Hehehe...

Beberapa minggu lalu, saya beli peony cutters di mbak Mon. Sama persis dengan cutters yang pernah saya liat disini. Jadilah, tutorial diblog tersebut juga saya jadian acuan untuk membuat peony.

Saya tidak pake gum paste, melainkan rolled fondant. Bikin peony ini, ga bisa ditungguin ternyata, karena untuk menambahkan layers kelopaknya, kita harus menunggu layers sebelumnya kering terlebih dahulu.

Jadi, ceritanya saya ga sengaja dan ga niat mo bikin peony. Beberapa hari lalu disela sela ngerjain orderan dan sedikit agak bosan, saya iseng pengen nyoba cutters yang baru dibeli. Bikin 2 puteran layers, trus gantung, lalu lanjutin kerja lagi. Lupa deh.

Oke, ini beberapa step yang saya lakukan. Please note bahwa ini BUKAN STEP BAKU dalam membuat peony dari fondant. Ini cuma reka rekaan ala saya aja. Kalo cocok syukur, kalo ada yang kurang, mohon ditambahin ya...


1. Buat bulatan dengan diameter tidak lebih dari ukuran cutter terkecil, lalu pasangkan pada kawat yang ujungnya ditekuk kedalam. Potong fondant yang sudah ditipiskan menggunakan cutter terkecil sebanyak 3 lembar

2. Tipiskan tepian fondant/kelopak dengan menggunakan bone tool diatas spon tipis. Lalu tekan bagian tengah fondant diatas spon tebal ( cupping )

3. Oleskan kelopak fondant dengan air sebagai lem, lalu tempelkan diatas bulatan fondant dengan susunan saling menumpuk satu sama lain ( overlapping ) hingga bulatan didalamnya tertutup seluruhnya. ( Ini jadi layer pertama )

4. Masih dengan cutter terkecil, potong fondant tipis sebanyak 5 lembar, ulangi step 2 dan 3. Atur susunannya sealami mungkin, dan sekarang sudah terbentuk kuncup peony. Balik dan gantung kuncupnya, dan biarkan hingga kering sekitar satu hari atau lebih tergantung cuaca . ( Ini sudah layer kedua )

5. Potong fondant menggunakan ukuran ke2 ( yang terkecil ) sebanyak 5 lembar, ulangi kembali step 2 dan 3 . Kali ini, buat penyangga menggunakan gelas yang ditutup alufoil. Lalu letakkan peony diatasnya. Dibolongin gapapa buat masukin kawatnya. Biarkan kering kembali. Tunggu sehari lagi, hehe... ( Ini itungannya dah layer ketiga )

6. Ulangi step 5 dengan menggunakan 2 ukuran cutters yang tersisa, masing masing ukuran sebanyak 5 lembar, bisa lebih sesuai banyaknya kelopak yang diinginkan, tapi jumlah kelopak sebaiknya ganjil. Selalu keringkan terlebih dahulu tiap kali akan menambahkan layer baru. Dan pindahkan bunga ke penyangga yang lebih besar untuk mendapatkan efek 'mekar'. Makin besar penyangga, makin mekar hasilnya nanti. Oya, dilayer terakhir, keringkan sebentar diatas cekungan cekungan *bisa pake palet buat cat air* sebelum ditempel. Cuma biar kelopaknya tidak ceper dan keliatan lebih alami.

Peony yang saya buat ini totalnya ada 5 layers, dengan jumlah kelopak 3-5-5-5-5. Bikinnya sekitar 3 hari hampir 4 hari. Bikinnya disela sela kerjaan, jadi kayak selingan aja. Nah, asistenku kan ga tau waktu saya bikin. Taunya pas masih kuncup, trus abis nambahin layer ke 3 dst, peony langsung saya simpan dilemari.

Waktu peony-nya jadi dia memandang dengan terheran heran,
" Lho bu, itu bunganya mekar ta ? Kok kemarin masih kuncup sekarang dah mekar. "
" Ya enggak toh, ini lo ditambahin satu satu kelopaknya, makanya mekar. "
" Oooooo..... "

Hihihihi. Semoga bermanfaat yaaaa :)

Sunday, July 24, 2011

Uji Resep : Red Velvet Cookies

Kemarin pagi entah kenapa tiba tiba pengen eksperimen bikin red velvet kukis. Penasaran aja gimana rasanya klo red velvet yang tersohor itu dihadirkan dalam format kukis. Lalu, saya memutuskan mencoba resep ini, karena resep resep lain yang saya temukan rata rata menggunakan pre-mix yang kyaknya memang ga ada di Indonesia.

IMG_7182-1

Saya ikutin semua intruksi di resep. Semua measurement juga menggunakan ukuran 'cup' sesuai resep. Untuk uji awal sih memang saya ingin plek sama resep biar bisa mengira ngira, mana saja yang harus dimodifikasi bila mengulang nanti. Kecuali gula dan coklat bubuk yang komposisinya saya kurangi separuh. Ini menjadi ciri khas resep resep dari luar, dimana jumlah gula dan coklat bubuk, seringkali diluar toleransi lidah Indonesia.

IMG_7184-1

Untuk pewarna merah, saya tambahkan sepucuk sendok teh Bakery Craft Super Red. Tapi nampaknnya warnanya tidak sebegitu keluarnya dibandingnya pemakaian dalam pembuatan Red Velvet Cake. Ga masalah deh, kan cuma buat cuba cuba. Next time klo mo lebih merah, bisa ditambahin pewarna merah bubuk aja.

IMG_7186-1

Untuk ukuran juga, saya ikuti plek seperti resep, yaitu menggunakan scoop eskrim. Itu ukurannya segede telapak tangan saya, hehehe. 1 batch ini, jadi 12 buah.

IMG_7188-1

Hmmmmm.... It's done. Tapi hasilnya belum sesuai harapanku. Masih terlalu ke-barat barat-an karena texturnya chewy, yah memang diresepnya dikatakan begitu. Rasanya, kurang maniiiis, next time kudu ngasih gula sesuai resep kali. Oiya tapi chocochipnya lumayan membantu menambah rasa manis dikue. Next time, kasi yang banyaaaaak.

Well, untuk first trial ini, lumayan lah. Kuenya enak, tetep bisa dinikmati meski belum sesuai harapan. Tapi sudah ketemu semua apa apa saja yang perlu di modifikasi kalo bikin lagi. Untuk resep aslinya, bisa langsung kesini ya. Have it a try !

Friday, July 22, 2011

Assalamualaikum !

Assalamualaikum !

Apa kabar ya Maedapur ? Hihihi sudah berbulan bulan lamanya tidak pernah diapdet. Kemana aja siiih ? Sibuk apa siiih ? *smiling*

Sebenernya ga kemana mana, tetep di Surabaya tercintah. Memang, saya akuin kalo semenjak buka toko kue online saya, hampir seluruh waktu saya tercurah pada usaha ini. Meski awalnya iseng, tapi lama lama menjadi sebuah keisengan yang juga butuh diseriusin. Pelan pelan semua kegiatan blogging saya mulai menurun, bahkan vakum. Tapi belakangan, rasa kangen akan aktivitas ini mulai muncul. Pengen lagi ngerasain serunya uji coba didapur, posting, sharing n food photography-ing.

And here I am. Nulis dikit sebagai pemanasan hehe. Semoga setelah ini bisa nyisihkan sedikit waktu buat ngisi blog. Harapannya sih, biar pun jarang diapdet, tapi tetep bisa ngisi sesuatu yang bermanfaat bagi yang dah mampir.

*****

Howdy !

Udah hampir 6 bulan sejak terakhir saya apdet blog ini. Tapi rasanya udah tahunan saya tidak menulis blog ini dengan layak. Alhamdulillah, kabar saya masih baik. Putri saya Tasya udah berusia hampir 7th, baru masuk kelas 1 SD. Adiknya ? Hehe, belum ada.

2 tahun terakhir, saya sibuk ngurusin toko kue tidak nyata *ngayal dong*. Awal awal buka toko onlen, nggarapnya masih pindah pindah, kadang di meja makan, kadang di ruang tamu, kadang juga dikamar. Yang terakhir itu dah darurat klo harus nemenin anak/ suami sakit. Alhamdulillah, karena kesibukan bertambah, sama suami dibikinin satu pojok mungil di sudut rumah, meski harus mengorbankan area garasi. Daripada ruang tamu jadi kayak kapal pecah tiap ada garapan.

My working studio *aduile*. Mungil, tapi disinilah sebagian besar waktuku kuhabiskan *semoga ga ada yang sadar akan keberadaan wajan disana*

Apa lagi ya ? Kyaknya ini dulu deh. Masih belom tau mo nulis apa.

Tuesday, January 18, 2011

KBB #21 : Creme Brulee



Ga mau ketelatan lagi kali ini. Alhamdulillah bulan ini bisa ngerjain peer lebih awal. Sebenernya banyak hal yang ingin kulengkapi dulu sebelum bikin peer ini. Beli ramekins, blowtorch, vanilla pods, tapi pepatah mengatakan, terlalu lama menunda maka bakal gak kelakooon... ( terlaksana ).

Dan pepatah itu benar adanya. Ini bikinnya ga pake rencana sama sekali. Jadi bangun subuh, bingung mo ngapain. Punya peer mo bikin experimen lo cal cake buat penderita diabet, langsung buka kompie, ngeprint resep en nguplek deh didapur. Alhamdulillah, ga sampe 15 menit, adonan udah masuk oven. Hening sejenak, sampe akhirnya mendadak mutusin bikin brulee. Bahan bahan sih udah ready di kulkas karena sebagian besar bahan bahan untuk bikin kue jualan.

Sembari nunggu lo cal cakenya mateng, langsung nyiapin bahan si bule ga pake lama. Beneran aja bikinnya cepeeet banget. Begitu cake keluar oven, udah bisa langsung masukin si bule, jadi ga pake nganggur tuh oven, xixixixi....

Creme Brulee
Source: Jamie Oliver: The Naked Chef 2

Serves 6

300g fresh rhubarb (apa itu Rhubarb bisa check disindang) *skipped,.. mae*
3 Tbs caster sugar *skipped,.. mae*
2 vanilla pods *skipped,.. mae*
300ml double cream *pake Rich,..mae*
200ml full fat milk *pake Ultra plain,..mae*
8 egg yolks
80 gr sugar *too... sweeet, mae*

Preheat the oven to 140C/275F/Gas 1. Roughly slice up the rhubarb and place it in a pan with the caster sugar and 5 tablespoons of water. Simmer until tender, divide between 6 small serving dishes which your brulee will be cooked in, then set aside.

Score the vanilla pods lengthwise and run the knife up the pod to remove the vanilla seeds. Scrape these into the pan with the pods, cream and milk and slowly bring to the boil.
Meanwhile beat together the yolks and the sugar in a bowl until light and fluffy. When the cream and milk are just boiling, remove the vanilla pods and add little by little to the egg mixture, whisking continuously. I like to remove any bubbles or froth from the mixture before dividing it into the serving dishes, on top of the rhubarb.
Stand these in an appropriately sized roasting tray filled with water half way up the containers, and bake in the pre-heated oven for around 25 minutes until the custard mixture has set but is still slightly wobbly in the centre.

Allow to cool to room temperature then place in the fridge until ready to serve. Sprinkle with sugar and caramelize under a very hot grill or using a kitchen blowtorch. Lovely.




Waktu masih adonan, bulenya ga berbuih, bersih dan halus gitu, tp pas udah mateng, lha kok jadi banyak buihnya. Udah gitu mungkin karena kelamaan manggangnya *ditinggal mandi euy* tuh bule udah brownie aja atasnya. Hiakakakak.... ya udah deh malah enak ga pake di blowtorch, wekekek...

Tapi tetep kutaburin gula dan dioven api atas bentar sebagai finishing touch. Soalnya brulee gak apdol klo belom di bakar permukaannya.

Untuk rasanya, muaniiiiiiisssss buanget. Gak ukuran deh manisnya. Kalo mo nyoba sebaiknya dikurangin deh gulanya. Dan aku lupa klo Rich yg aku pake udah manis, jd ampyun deh, makan 2 sendok udah berasa 'full' .Tapi enyaaaaak kok. Mungkin lebih enak lagi klo ada buah buah asem untuk nyeimbangin rasa manisnya.

KBB #21 Creme Brulee

So, ga pake ramekin, ga pake blow torch, ga pake vanilla pods, en ga pake lama ! This is it, my Creme Brulee .... !

Friday, December 3, 2010

Cupcakes for Charity - KBB ~ Event Closed ~




Tanggal 28 November kemarin, event Cupcakes for Charity yang diadakan temen temen dari komunitas KBB, berakhir sudah.

Alhamdulillah, sudah terkirim 30 set C4C selama periode event ( 14 - 28 Nov 2010 ). Dan terkumpul dana sebesar 1.500.000 yang telah dikumpulkan ke bendahara KBB yang selanjutnya akan disalurkan kepada para korban bencana alam di beberapa kota di Indonesia.



Terima kasih sebesar besarnya kami ucapkan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung event sosial ini. Semoga amal ibadahnya diberi pahala yang berlipat, dan semoga bantuannya dapat membawa manfaat seluas luasnya bagi saudara saudara kita yang tertimpa musibah.

Recent Post on Mae's Little Kitchen

My photo
Mom of a lil' girl who still longing for her passion. Obsessed to know more, learn more, take more and give more... Here, on her lil' kitchen.
Unless mentioned, described, or linked, all works and photographs are created by May Irianti. Copyright 2007 - 2008. You may copy only the recipes but please do make a link to this blog. DO NOT COPY . Please ask first !

Followers