Showing posts with label cookies. Show all posts
Showing posts with label cookies. Show all posts

Thursday, March 27, 2014

Recipe : M&M Giant Chocolate Chip Cookies

Jenuh dengan perkerjaan hari ini, saya mencoba 'menghibur' diri dengan baking sesuatu yang beda. Kali ini pilihan jatuh pada cookies. Hehehe 'pelarian'nya milih yang gampang - gampang aja biar ga makin stress.

Oke, jadi aku follow salah satu account menarik di Instagram. Namanya @koendanai owner dari @lildambakery. Owner cakep nan cantik dengan karya yang selalu menggiurkan. Salah satunya yang sedang sering dibuatnya adalah M&M cookies. Lucu juga, jadi penasaran. Langsunglah nyari di Google resep giant choco chip. Resultnya, BUANYAK ! Dibaca satu - satu, dan aku milih resep yang ini.


Ga pake lama, langsung nimbang bahan - bahan, aduk - aduk , cetak - cetak, oven, dan 15 menit kemudian matang. Wow, hasilnya sungguh sesuai yang aku harapkan. Selama ini aku juga pernah beberapa kali nyari - nyoba resep choco chip cookies. Tapi belum ada yang cocok. Yang ini, aku cocok. Baik teksturnya yang crispy, maupun rasanya. Cuma yang agak mengganggu adalah manisnya. Padahal sudah ngurangin jumlah gula tp masih kemanisan. Next time musti ngurangi lagi. Buat yang pengen nyoba dan ingin mengurangi jumlah gula, silahkan.


Ya sut, tanpa berlama - lama.This is it, the recipe.

Giant MnM/ Chocolate Chip Cookies
( adapted from http://www.taste.com.au/recipes/6682/giant+chocolate+chip+cookies with a little modification by me )

Bahan :

120 gr butter
100 gr gula palem
50 gr gula halus

1 butir kuning telur

150 gr tepung terigu
1/2 sdt soda kue
1/2 sdt vanili bubuk

100 gr mnm atau permen coklat warna warni
50 gr choco chip


Cara membuat :

- Campur mentega dan gula. Aduk dengan menggunakan spatula bila butternya dalam kondisi suhu ruang atau kocok dengan menggunakan hand mixer bila butternya dingin (keras). Aduk / kocok hingga lembut.  Tidak dibutuhkan terlalu mengembang. Masukkan kuning telur. Aduk rata.

- Masukkan tepung, soda kue dan vanili bubuk. Aduk hingga rata dan menjadi bola adonan. Scoop dengan menggunakan ice cream scoop atau sendok keatas loyang. Lalu tekan dengan menggunakan punggung sendok hingga melebar. Masukkan kedalam kulkas selama kurang lebih 15 - 30 menit. Lalu panggang dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya. Panggang dalam oven bersuhu 180 derajat selama 15 menit atau hingga matang kecoklatan.



M&M disini bisa diganti chocolate chip atau aneka kacang - kacangan atau bahkan cincangan coklat blok. Selamat mencoba ! Semoga bermanfaat :)

Friday, December 3, 2010

KBB #20 : Indonesian Traditional Biscuits - Bangket Susu


Haduuuh.... telat posting.... padahal dah dibelain bikin sebelum deadline, kok malah postingnya telat. Maap ya ibu ibu mods....

Tantangan kali ini lumayan mudah, yaitu buscuit khas Indonesia. Kue Bangket. Untuk tantangan kali ini aku nyoba resep Bangket Susu yang dapet dari mbak Lina Hidayat. Tengkyuuu mbaaak....

Bangket Susu

500 gr tepung sagu *sangrai dengan daun pandan hingga wangi*
150 gr gula halus
100 gr margarin
75 gr susu kental manis

KBB #20 : Bangket Susu

Direction :

- Campur semua bahan hingga beremah. Cetak dengan cetakan kue satu. Ditekan tekan hingga padat, lalu ketukkan diatas loyang. Panggang dengan api kecil 140degC selama 10 - 15 menit.

Gampang kaaaaan....

KBB #20 : Bangket Susu

Aku bikin setengah resep aja, jadi cuma skitar 39 buah atau satu toples kecil. Padahal nyetaknya penuh perjuangan sampe jempol kapalan *hahaha L.E.B.A.Y*

KBB #20 : Bangket Susu

Saturday, March 28, 2009

KBB #10 : Caramel Pots with Minted Shortbread Stick


Tak terasa, KBB sudah memasuki tantangan ke sepuluh yang merupakan tantangan ke tujuh untukku. Setelah panik didera pastry pada tantangan lalu, kali ini tantangannya termasuk dalam kategori dessert.

Resep yang dipilih adalah Caramel Pots with Minted Shortbread Sticks, oleh Chef Fred Wiesehutter, Heritage Christchurch, ( Foodtown Magazine ). Hmmm model dessert seperti apa ini ya...

Berikut laporanku...

Caramel Pots with Minted Shortbread Sticks

Caramel Pots with Minted Shortbread Sticks
( Click here for recipe )

Yang pertama dibuat adalah shortbread. Pembuatannya hampir tanpa kendala karena prosesnya sama seperti membuat kukis. Campur campur, giling giling, potong potong, lalu dipanggang. Beres. Rasanya, kres kres kres, renyah banget. Butter nya juga kerasa banget. Satu satunya yang sedikit agak mengganggu bagiku adalah aroma mint-nya. Hmmm, jujur, aku kurang begitu suka aromanya. Sayang aja aroma butter ketutup sama aroma mint-nya. Tapi a task is a task. Meski begitu, setengah toples habis dalam waktu kurang dari seminggu. Cepet cepet diungsiin keburu diabisin.


Selanjutnya bikin caramel pots. Jedanya dari waktu bikin shortbreadnya lumayan lamaaa. Hehe moods kedapur lagi ngilang entah kemana. Akhirnya baru sempet bikin pada minggu terakhir jelang deadline. Daaan seperti yang sudah dibahas di milis, karamelku sukses mengkristal. Padahal cuma bikin 2/3 resep, tapi ngabisin waktu sekitar hampir 2 jam. Oooh, prustasi, stress dan migren langsung kambuh. Udah gitu, jadinya bukan golden malah brownie karena kelamaan.

Hasilnya, muanissss bangeeetsss. Tapi enak en lembuuut. Kalo dimakan gitu ajah sih jelas bikin sakit gigi, tapi kalo dimakan sama shortbreadnya, baru deh agak terminimalisir manisnya. Pas pokoknya. Emang sengaja dijodohin ya caramel potsnya sama shortbreadnya.

Akan tetapi....

Menjelang pengumpulan tugas, aku diberi musibah. Laptop tempat aku menyimpan semua data data KBB tiba tiba rusak. Gak bisa nyala. Hanya beberapa data yang masih bisa tertolong ( yang tertinggal di SDcard ). Termasuk semua foto foto hasil akhir *huaaaaaaa.... nangis guling guling*. Sekarang masih diusahakan suami ke tukang laptop *hiks hiks* Semoga data datanya gak ilang.

Jadi mohon maaf ya bu Host, kali ini laporanku sederhana sekali. Sampai hari ini kalau inget data dataku yang disana, masih pengen nangis rasanya...

Saturday, January 31, 2009

KBB # 9 : Classic Puff Pastry ( Pate Feuillette )


Saking konsennya jadi host bulan ini, aku sampe lupa sama kewajiban utama buat ngerjain peer. Akhirnya baru bisa setor last minute...

Awal tahun ini, Klub Berani Baking mengangkat resep Puff Pastry sebagai tantangannya. Mendengar judulnya saja, sudah bikin keder en dag dig dug derr. Secara bikin puff pastry itu terkenal sulit. Salah lipat saja, dijamin pastrynya gak mau nge-puff. Ditambah lagi, tugas sebagai host yang aku emban bersama mbak Rachma kali ini, bikin tegang luar dalam.

Jadi gak usah beribet lagi deh ya laporannya. Kali ini, aku laporannya singkat singkat aja. Nih, hasil peerku.

KBB #9 : Classic Puff Pastry ( Pate Feuillette )

Classic Puff Pastry : Herbs Cookies
Click on the image for recipe and direction.

Waktu baru mulai bikin sih, pede pede aja. Sampai pada proses bikin dough, bikin butter block dan chilling, semua berjalan dengan lancar sesuai resep. Sampai tiba pada saat paling menegangkan, yaitu folding. Turn pertama, adonan bisa digilas dengan mulus dan tidak ada masalah. Mulai pada turn kedua, sedikit bocor terutama ditepi tepian adonan, langsung disiram sama tepung. Masukkin kulkas lagi. Turn ketiga, mulai bocor dimana mana. Siram tepung lagi. turn keempat, tambah parah bocornya. Siram tepung lagi, masukkin kulkas lagi. Akhirnya cuma berani sampe turn ke lima, karena bocornya sudah parah dan kyaknya gak bisa ditambal lagi *pasrah*


Karena bingung mo dibentuk apa ( juga karena pasrah ) jadi pastrynya aku cetak bentuk lope lope dan diatasnya ditaburin dry herbs. jadi kayak kukie. Panggang dengan suhu hampir 250 deg C, selama 20 menit. Hasilnya, pastryku keraaaassss..... *nangis dipojokan sambil bawa toples* Soal rasa sih endang bambang suharto, tapi layernya cuma dikit dan tebel tebel. Teksturnya juga alot, meski ada kriuk kriuknya dikit. Dikiiiiit....

Classic Puff Pastry : Herbs Cookies

Analisaku : Layer tidak sempurna dan adonan mudah bocor mungkin karena butter block terlalu lunak saat penggilisan dan pelipatan. Hal ini disebabkan karena aku gak sabar nungguin butternya setengah beku ( atau karena ngebut deadline ? ) juga karena gilesnya terlalu bersemangat ( atau karena gak sabar ? ). Sedangkan tekstur yang keras akibat tepung yang terlalu banyak aku tambahkan untuk menambal adonan yang bocor. Kalau ditimbang sih mungkin ada se-ons kali tepungnya.

Well, apapun hasilnya, yang utama adalah kita udah berani mencoba ( sok menghibur diri ). Bagaimanapun, tantangan kali ini benar benar menantang. Next time aku harus bisa naklukin kue rontok ini ( my hubby always calls pastry with 'kue rontok' ).

Biar gagal, yang penting lulus !!! *mukul kentongan* horeeeeee !!!!

Sunday, November 30, 2008

KBB #8 : Bitter Chocolate Peppermint Biscuits

Lama sekali tidak merasakan suasana petang seperti ini. Berada dirumah seusai Maghrib, menikmati tayangan televisi, santai bersama Tasya, ditemani suara rintik hujan dari balik jendela. Tidak lain karena hampir setiap malam, aku harus menemani suami menjaga warnet. Tapi malam ini suamiku 'berbaik hati' membebaskan aku dari tugas dinas malam. Benar benar nikmat rasanya, meski tetap terasa kurang lengkap tanpa kehadiran suamiku. Tapi tak apalah, dinikmati aja...


Ah iya, daripada bengong dirumah, nulis laporan aja. Laporan peer KBB #8 putaran ini, Bitter Chocolate Peppermint Biscuits. Panjang bener judulnya...

Sebelumnya sempat ramai di milis mendiskusikan resep ini. Beberapa kawan masing masing mengalami bermacam macam penyesuaian dan kendala dalam pembuatannya. Kebanyakan mengurangi komposisi gula, menambahkan komposisi tepung, beberapa ada yang adonannya melebar saat dipanggang, biskuit yang melempem setelah dicoating, dan coating yang retak setelah dimasukkan kulkas. Mendengar pengalaman teman teman, aku sempet ciut waktu mau praktekin resep ini. Tapi berhubung bikinnya agak agak telat menjelang akhir bulan, jadi aku mencatat semua penyesuaian yang dilakukan oleh teman teman. Untuk meminimalisir kegagalan. Maklum masih suka gagal urusan uji resep.

Bitter Chocolate Peppermint Biscuits
*ralat : Bitter Chocolate Peppermint Biscuit, kebalik naruh tulisannya ;D

Bitter Chocolate Peppermint Biscuits
Source: Donna Hay for Canvas, NZ Herald.

Recipe :
185g butter, softened / 185g mentega, lunakkan ( di suhu ruang ), *aku pake butter dingin + margarin suhu ruang,...mae.
1 cup caster sugar / 1 cup gula kaster, * cuma pake 3/4 cup,.. mae.
1 egg / 1 btr telur
2 cups plain flour / 2 cups tepung terigu
½ tsp baking powder / ½ sdt baking powder
1 cup icing sugar / 1 cup gula tepung / gula halus
1 tsp peppermint flavouring / 1 sdt peppermint flavouring
2 Tbs water / 2 Tbs air
200g dark chocolate (70 % cocoa) / 200g dark chocolate (70 % cocoa), *pake coklat cooking biasa,.. mae
1 cup cream / 1 cup krim, *pake susu cair biasa,.. mae

Photobucket

Direction :

Preheat the oven to 180C. Place the butter and sugar in the bowl of an electric mixer and beat until light and creamy, add the egg and beat well. Sift the flour and baking powder over the egg mixture and fold through.

Panaskan oven, suhu 180C. Letakkan mentega dan gula di dalam mangkuk mixer dan kocok hingga ringan dan creamy, tambahkan telur dan kocok rata. Ayak tepung dan baking powder di atas adonan telur dan aduk hingga tercampur rata.

Gula dan mentega aku kocok dengan mixer kecepatan paling rendah selama kurang lebih 5 menit aja. Adonan cukup lembek tapi masih kuat untuk digiling. Asal pelan pelan, adonan tidak akan hancur saat digiling,.. mae

Photobucket

Gently knead the dough to bring together. Roll the dough between two sheets of baking paper to 2mm thick. Refrigerate for 30 minutes. Cut out 36 x 7 x 5cm rectangles. Place on baking trays lined with baking paper and bake for 56 minutes or until golden. Allow to cool on trays.

Uleni adonan dengan lembut supaya adonan tercampur rata. Gilas adonan di antara dua baking paper hingga tebalnya berukuran 2mm. Diamkan di kulkas selama 30 menit. Potong-potong persegi panjang dengan ukuran 36 x 7 x 5cm. Letakkan ke atas loyang biskuit yang dialasi baking paper dan panggang selama 56 menit atau hingga kecoklatan. Biarkan dingin di atas loyang tersebut.

Adonan aku gilas di antara dua lapis plastik. Setelah di dinginkan, adonan aku cetak 5 x 2 cm, gak ngitung jadi berapa, pokoknya jadi 2 loyang ukuran 30x20.
Setelah cukup mengeras, adonan aku potong menggunakan pasta cutter. Tapi karena adonan keras, potongannya jadi tidak rapih, jadi aku menggunakan pisau zig zag untuk menyelesaikan adonan terakhir. Hasilnya lebih rapi. Setelah dipotong potong, bagian tengah ku tusuk tusuk dengan garpu. Aku membayangkan biskuit bourbon saat membuat biskuit ini. Aku pake alu foil buat ngalasin loyangnya, ga pake dioles mentega. Ngovennya cuma 25 menit ( 180degC pada 15 menit pertama, dan 160degC pada menit berikutnya ) dan hasilnya tidak melebar,.. mae

Photobucket

Combine icing sugar, peppermint flavouring and water, and mix until smooth. Set aside. Combine the chocolate and cream in a saucepan over low heat and stir until chocolate is melted and smooth. Set aside.

Campur gula tepung, peppermint flavouring dan air, aduk hingga licin. Sisihkan. Campur coklat dan krim di atas panci dengan api kecil dan aduk hingga coklat leleh dan licin tercampur rata. Sisihkan.

Karena aroma dan rasa mint yang cukup kuat, maka aku menambahkan esens mint dengan cara mencelupkan sumpit kedalam esens lalu mengadukkannya kedalam campuran gula. Rasa mintnya pas, dan tidak terlalu strong. Untuk coklat coating, aku tambahkan satu sdm margarin.

Sandwich three biscuits biscuits together with peppermint icing. Repeat with the remaining ingredients. Lightly grease a wire rack and place over a baking tray. Place the layered biscuits on a fork, dip each one into the chocolate mixture, place on the rack and refrigerate for 2 hours or until set.

Rapatkan tiga lembar biskuit dengan peppermint icing. Ulangi dengan sisa bahan. Olesi rak tipis2 dengan margarin/mentega dan letakkan di atas loyang. Letakkan biskuit di atas garpu, celupkan ke dalam adonan coklat, letakkan ke atas rak dan dinginkan di kulkas selama 2 jam atau hingga mengeras.

Photobucket

Biskuit hanya kubuat dua tumpuk agar tidak terlalu tebal. Setelah selesai diisi, semua biskuit aku letakkan dalam wadah kedap udara dan ku masukkan kedalam kulkas. Dalam keadaan dingin, biskuit segera kucelupkan kedalam coating, dan tiriskan diatas rak kawat. Sebagian langsung kuletakkan diatas plastik, ternyata dasar biskuitnya lebih halus dari pada di rak kawat, yang pastinya akan meninggalkan bekas kawat. Tunggu hingga coklat coating sedikit membeku, letakkan kembali dalam wadah tertutup dan simpan di dalam kulkas,..mae


*****
Bitter Chocolate Peppermint Biscuits

Tekstur biskuitnya sebelum diisi, renyah sekali. Tanpa isi dan coating, rasanya sudah sangat enak. Mirip biskuit Monde. Mirip bukan berarti sama persis ya, hahaha... Setelah di filling dan di coating, punyaku masih renyah meskipun tidak serenyah saat baru matang, tapi tidak sampai melempem. Coating juga cukup kokoh tidak sampai retak. Awalnya. Ternyata beberapa hari disimpan, coatingnya retak juga.

Bitter Chocolate Biscuits feat Elmo
Elmo instead Cookie Monster

Buat pecinta coklat dan biskuit seperti aku, biskuit ini cukup muasin selera banget. Apalagi coatingnya aku tebelin. Tapi sedari tadi ada mahluk kecil yang mengawasi biskuit ini. Dia sudah menjelma menjadi seorang Cookie Monster kecil yang siap melahap biskuit biskuit ku, hihi... Sebaiknya kuamankan dulu biskuit coklat ini. Buat dia, cukup yang polosan ajah. Iiiiih.... mama pelit !!!

Hmm...

Thursday, September 25, 2008

Most Chocolusious Chocolate Cookies

Belum bikin kukis buat lebaran ? He he you're not alone.

Entah kenapa, beberapa hari terakhir ini moodku sedang tidak ditempatnya. Justru saat lebaran tinggal sebentar lagi, aku malah terbuai bisikan setan untuk lebih banyak berada diatas kasur, dan tidur seharian. Reaksi biologisnya, aku mengalami kekurangan oksigen karena terlalu banyak meletakkan kepala diatas bantal. Saraf saraf otakku menjadi lemas. Urat uratku menjadi lemah. Dan otot ototku menjadi loyo. Huuuuh.....

Tapi lebaran sudah didepan mata. Mudik sudah tinggal hitungan jari. Mau ga mau harus 'bergerak' supaya mata ini gak cuma merem kayak kucing aja dikasur. Do something !!

Akhirnya, terpaksa 'berolahraga' agar semua tugas dan pe er jelang lebaran yang sudah kutunda tunda dari kemaren, terselesaikan. Bikin kukis salah satunya.

Chocolate Cookies

Ini adalah kukis yang selalu mengisi toples lebaranku tiga tahun terakhir. Bahkan lebih 'wajib' daripada nastar or kastengel. Udah berasa cocok aja dengan resep ini, sampai belum berniat mencoba resep resep kukis coklat yang lain.

Tapi tahun ini, pembuatannya aku variasiin dikit. Gak banyak sih. Kalau biasanya komposisi keju edam / keju tua seharusnya diparut halus, kali ini aku pengen nyoba gimana kalau diparut kasar. Gara gara kemaren makan kue sagu keju yang kalau dimakan, kejunya bisa berasa 'kriuk kriuk'. Soalnya kejunya diparut kasar. Jadi penasaran pengen nyobain ke kue ini.

Loh kue coklat kok pake keju ? Salah ketik kali. Enggak kok. Ini beneran pake keju. Karena itulah, aku merasa kukis ini sedikit berbeda dengan kukis coklat lain. Buat penggemar coklat dan keju, aku cuma bisa nyaranin, try this ! Tapi sebaiknya jangan gunakan resep ini untuk jualan, dijamin bangkrut. Resepnya disini ya ( He he bahkan untuk sekedar copy paste dari postingan lalu juga rasanya sedikit ogah ogahan )


Adonan yang sudah dipulung, dan dipotong potong. Ukurannya lumayan rata, asal pulungan dan potongannya sama.

Selain berexperimen dengan parutan keju, kali ini aku juga sedikit melakukan variasi bentuk. Ya tetep bunder sih. Cuma kalo tahun tahun yang lalu aku biasa bikin ini dengan cara diroll lalu dicetak, atau disendokin satu satu ( aku paling ga demen cara ini ), kali ini aku bikin teknik praktis, mudah dan efisien. Terutama karena itu tadi, males.

Setelah adonan jadi, adonan aku pulung pulung dengan diameter sekitar 2cm. Kecil kecil aja biar jadi banyak. Tadi ini jadi 3 pulungan. Terus, setelah dipulung masukin kulkas dulu sampe agak keras. Kalau udah agak keras, baru deh dipotong potong. Tipis tipis aja biar jadi banyak. Lagian kalo tebel kurang crunchy. Wah, kenapa gak dari dulu dulu pake teknik begini. Cepet banget ternyata. Boleh ditiru deh bagi yang sedang 'malas' hi hi hi.


Siap dipanggang. Yang polos dan yang beroles glasur. Boleh ditambahin trimit ato permen bintang warna warni buat variasi

Sedang untuk variasi toping / taburan, kali ini aku ( tetep ) pake glasur sesuai resep aslinya. Sama sebagian aku masukin choco chips ( kalo suka kacang kacangan boleh ditambahin ). Tapi berhubung lupa nambahin cream of tar tar, adonan glasurku leleh dengan mudahnya. Jadinya gak cantik lagi, hiks :( akhirnya sebagian aku biarin polos. Lumayaaaaan... :)

Coklat kukis polos yang sudah matang. Ukurannya sama kan ? Dulu dulu kalo bikin pasti peyang penjol. Mana yang besar, mana yang kecil

Chocolate Cookies

Harusnya glasurnya tetap kaku saat sudah matang. Tapi glasurnya leleh, bahkan sebelum dipanggang. Glasurnya meresap kedalam adonannya, jadi gak indah dipandang. Oya glasur ini juga bisa diganti white cooking chocolate leleh. Yang pasti tampilannya bakal lebih oke deh !

Jadi, ada yang mo nyoba bikin en nambah testimoni untuk kue kering ini ? Silahkaaaan.....

Wednesday, July 30, 2008

KBB #6 : Cheese Biscuit



Bulan ini peer KBB judulnya Cheese Biscuit. Seperti judulnya, biscuit ini mengandung banyaaaak sekali keju. Untuk putaran kali ini, yang berdinas sebagai host adalah mbak Regina dan mbak Swi . Ibu ibu host ini laporanku ya...

Biskuit ini berbahan utama keju ( ya kan udah disebutin tadi ). Disertai dengan butter, tepung dan bubuk cayenne pepper sebagai penambah aroma, biscuit ini cukup memanjakan lidah. Terutama bagi pecinta keju, you wont dissappointed to try this out ! Texture akhir yang aku dapat, biskuit ini cukup crispy diluar namun sedikit 'liat' dibagian dalam. Menurut para pakar, ini dikarenakan kandungan keju yang banyak dengan jumlah tepung yang sedikit. Namun bagi yang ingin mendapatkan hasil akhir yang crispy hingga kedalam dalamnya, bisa disiasati dengan pengovenan suhu rendah dan waktu pengovenan yang lebih panjang.

Here's the recipe !





Hampir tidak ada kesulitan berarti saat pembuatan kue ini. Hanya agak gempor waktu marut keju sebalok gede ( buat aku 225gr keju itu 'besar' ) I wished my hubs was here beside me so I can asked him for helping me. Trus agak sedikit bingung karena adonan terlalu mawur, yang menyulitkan saat memulung. Aku pake mente giling sebagai variasi taburannya.


crumby


ready-to-bake

Akhirnya, aku gunakan sendok takar cekung dan adonan aku cetak menggunakan sendok tersebut. Lumayan membantu lah... Katanya kalo adonan mawur, dikarenakan butter yang digunakan masih dalam keadaan dingin. Emang sih kemaren aku pake butter dingin waktu bikin ini. Be careful, biskuit ini uasiiiiiiin.... jadi sebisa mungkin gunakan unsalted butter.

Cheese Biscuit
Cheese Biscuits dengan taburan mente giling

Cheese Biscuits
Cheese Biscuits dengan taburan wijen

Tapi secara keseluruhan sih sudah bisa dikatakan 'selesai' meski agak kurang puas dengan penampakannya yang retak retak. So, wrapped it !



Wednesday, July 23, 2008

Not-French-Macarons Meringues

Ini adalah pengolahan pertama sisa putih telur dari pesenan cake minggu lalu. Pengen bikin yang simpel simpel dulu dan yang gak memerlukan banyak bahan. So, pilihanku jatuh pada meringue.

I called this button meringues. Sebenernya pengen dispuit bentuk bintang, tapi gara gara beberapa kali gagal bikin macarons yang notabene sodara kembarnya meringues, jadi penasaran gimana kalo dibentuk bulat ( button ) aja. Jadi ginilah hasilnya. Meski tanpa 'kaki' ( karena emang bukan macarons ) dan tanpa filling, aku cukup senang dengan hasil akhirnya. Aku pake resep meringue pada umumnya, dengan perbandingan 1 : 2 ( putih telur : gula )

Meringues

100 gr putih telur (I used 4 days aged egg whites, biarkan suhu ruang,..mae)

200 gr gula halus ( aku pake gula pasir yang diblender sendiri,...mae )

1/4 sdt cream of tartar

1 sdt almond essence sebagai penambah aroma ( boleh diganti aroma lain bila suka,..mae )

Kocok putih telur dan cream of tartar sampai setengah kaku ( soft peak ), masukkan gula halus dikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai adonan putih dan mengkilap. Tambahkan aroma ( dan pewarna bila suka ) aduk rata. Masukkan dalam kantong segitiga, spuit sesuai selera diatas loyang ( aku pake loyang bersih tanpa olesan mentega ataupun lapisan kertas roti ). Panggang dalam oven yang telah dipanaskan terlebih dahulu.





Meskipun mudah, membuat meringue juga ternyata ada rumusnya. Pengovenan terutama adalah hal yang harus diperhatikan. Gunakan suhu terendah ovenmu ( kurleb 120 deg C ) , karena suhu terendah ovenku 150 degC, terpaksa setengah jam pertama pengovenan, pintu oven kubiarkan terbuka sedikit. Lama pengovenan kurleb 1 jam ( bervariasi ), setelah api dimatikan meringue bisa ditinggalkan dulu dalam oven sampai dingin dengan sendirinya ( tidak harus sih ). Jangan kawatir akan lengket, selama hasil akhir meringue-nya kering gak bakal lengket diloyang dan mudah terlepas kok ( trauma pake alas kertas roti buat bikin mereng merengan ).

Not-French-Macaroons-Meringues

Tasya sukaaaa sekali, tapi harus aku umpetin dulu, nunggu batuknya reda... sia sia dong diet dan terapinya. Bikin mereng bisa, lha bikin macarons kok susaaaah siiih *harus nyoba lagi*

Wednesday, October 17, 2007

Dark Chocolate Cookies

glasur waktu dicoret sebelum dipanggang


Meskipun agak telat ( karena udah deket deadline mudik ) tapi sayanglah kalo gak diposting... Ini kuker lain yang aku buat taon ini, taon lalu juga bikin tapi beda bentuk, dulu di roll , dicetak bunga, dicoret glasur, ditabur trimit, taon ini dibuat lebih simple. Ditambahin choco chip doff ( yang udah lama dicari cari ), bentuknya pake teknik drop dengan 2 sendok teh, bulet bulet trus dipenyet dikit, dicoret glasur moka, hmmm.. aku selalu suka kue ini. Rasanya perpaduan antara Choco Mania n' Good Time, mungkin karena ada keju edamnya makanya rasanya beda sama kukis coklat lain...

Dark Chocolate Cookies
Resep : Mbak Nurhayati ( Dimarco )

Bahan I :
150 gr mentega ( bisa dicampur margarine dengan perbandingan 2 : 1 atau 1 : 1 )
150 gr gula halus
¼ sdt garam halus
2 butir kuning telur

Bahan II :
200 gr tepung terigu kunci biru
50 gr keju tua, parut halus
20 gr susu bubuk
30 gr coklat bubuk hitam + 1 sdt coklat pasta
2 gr soda kue ( ¼ sdt )

Topping :
50 ml putih telur ( 2 butir putih telur )
100 gr gula halus
½ sdt coffee mocca pasta
¼ sdt cream of tartar

Hiasan :
permen hias bentuk bintang warna warni atau trimit ato chocochip sesuai selera

Cara membuat :
1. campur semua bahan II hingga rata, sisihkan
2. kocok semua bahan I kecuali telur, dengan mixer kecepatan tinggi sampai pucat dan lembut, lalu masukkan kuning telur satu persatu sambil terus dikocok hingga rat, matikan mixer
3. masukkan bahan II secara bertahap dengan spatula atau sendok kayu. Bentuk sesuai selera.
4. Topping : kocok putih telur dan cream of tartar hingga berbuih, masukkan gula sedikit demi sedikit sambil terus diaduk dengan speed tinggi, setelah kental masukkan pasta kopi moka, kocok rata. Masukkan ke dalam plastic segitiga, gunting sedikit ujungnya.
5. panaskan oven, tipiskan adonan, cetak sesuai selera lalu hias atasnya dengan toping dan permen hias warna warni, panggang dalam oven panas selama 15 – 20 menit atau hingga matang.
Aku bawa 2 toples sagu keju n 2 toples choco cookies buat di Malang, waktu ditaruh di meja masing masing 1 toples, belum ada beberapa jam sudah habis dengan sukses... wah kalo gini ntar tamunya disuguhin apa ? Dasar warga selorejo gak bisa liat makanan nganggur ^_^ hehe... akhirnya sisa 2 toplesnya diumpetin tante Ucik

Thursday, October 4, 2007

Sagu Keju

sebelom dipanggang

sesudah dipanggang

jadi 3 toples kecil buat dibagi bagiin

Baru sadar kalo lebaran tinggal berapa hari lagi, sementara belum buat kuker sama sekali ( panikkk) trus mikir mo bikin kuker apa yah...Teringat taon lalu aku ngicipin sagu keju buatan niNel yang uenak buanget, sampe rasa rasanya pengen aku abisin setoples itu, trus kemaren sempet blog traveling, ternyata buanyak yang udah nyoba n kebetulan aku belom pernah nyoba...wuah jadi pengen, waktu browsing pake keyword 'sagu keju' buka blog sana sini dapet 5 resep sagu keju, yang terbanyak ya resep saju nya NCC, tapi aku mutusin pengen nyoba resepnya detik food aja karena komposisi bahannya banyak ( hehe.. terlanjur berasumsi kalo bahan banyak pasti enak ) tp ntar masih pengen nyoba resepnya ncc, just compare...

Karena siang udah disibukkan acara sana sini, malem jam10 mulai nimbang nimbang bahan trus nyiapin bekakas 'perang'ku , loyang, mikser, bowl, spatula ( miss u guys ! ) serasa reunian karena rasanya udah lama gak sempet 'perang' didapur, he..he.. tadi subuh abis sahur baru mulai perang, ceritanya gak tidur lagi karena pagi udah harus nganter Tasya sekolah, jadi waktu post ini ditulis sambil ngantuk ngantuk...

Ternyata : adonan sagu kejuku padat seperti adonan kukis, jadi waktu nyoba nyetak, sampe pegel tangan karena harus neken banget, inget inget tips di salah satu blog yang mengalami kejadian yang sama, untuk menambahkan santan Kara kalo kalo adonannya sulit dicetak, jadi aku tambahin 2 sdm santan Kara, baru bisa agak lunak, aku gak tau adonan sagu keju harusnya selunak apa... karena takut kejunya nyangkut, keju edamnya aku parut pake parutan kelapa jadi aluz... keju cheddarnya buat taburan... rasanya huenakkkk....

Semprit Sagu Keju
Resep : Detik Food

Bahan :
125 g margarin
100 g mentega tawar
125 g gula bubuk
3 kuning telur ayam
100 g keju Edam parut
50 g keju Cheddar parut
300 g tepung sagu, sangrai dulu sama daun pandan
50 g tepung maizena
50 g tepung terigu

Cara membuat :
Kocok margarin, mentega dan gula hingga lembut.
Tambahkan telur satu per satu sambil kocok rata.
Masukkan keju, aduk dengan sendok kayu hingga rata.
Tambahkan tepung sagu, maizena, dan terigu. Aduk hingga rata.
Masukkan adonan ke dalam kantong smeprotan kue. Beri semprotan mawar besar atau yang lain.
Adonan sedikit liat karena itu pilih semprotan yang agak besar. Semprotkan ke atas loyang datar bersemir mentega. Bila adonan sulit dicetak, tambahkan beberapa sendok santan kental siap pakai sampai adonan lebih lunak. Panggang dalam oven dengan suhu 160 C (api kecil) selama 20 - 25 menit.

Untuk 900 gram.

Recent Post on Mae's Little Kitchen

My photo
Mom of a lil' girl who still longing for her passion. Obsessed to know more, learn more, take more and give more... Here, on her lil' kitchen.
Unless mentioned, described, or linked, all works and photographs are created by May Irianti. Copyright 2007 - 2008. You may copy only the recipes but please do make a link to this blog. DO NOT COPY . Please ask first !

Followers