Sunday, July 6, 2008

Sunday Crepes

Sebulan sudah suamiku menetapkan minggu pagi sebagai hari libur bagi kami sekeluarga. Setelah hampir 10 bulan warnet kami beroperasi, dan hampir selama itulah suamiku hampir kehilangan waktu istirahat dan berkumpul bersama keluarga. Bagaimana tidak, kami, aku dan suamiku dituntut harus standby selama kurang lebih 16 jam sehari selama seminggu penuh. Kami saling bergantian menjalankan usaha kecil kami ini, dan aku juga sekaligus merangkap semua pekerjaan rumah. Capek ? Pasti. Tapi itulah perjuangan.

Padahal warnet disekitar lokasi tempat usaha kami buka rata rata 24 jam / 7 hari. Bisa saja tempat kami menjalankan waktu operasi yang sama bila kami mencari seorang operator. Tapi bagi kami tidak mudah menemukan operator yang cocok dengan ketentuan hati. Jujur dan bertanggung jawab. Jadilah kami memutuskan untuk terjun langsung demi menjalankan usaha kami.

Setelah dipertimbangkan, suami memutuskan bahwa setiap minggu pagi adalah waktu libur bagi beliau. Saat untuk menebus segala waktu yang tersita untuk bersama sama keluarga. Terutama putri kami. Biasanya Papa berangkat pukul 7 pagi, Tasya masih terlelap di tidurnya. Pulang pukul 11 malam dan Tasya pun hampir tak sanggup membuka matanya lebih lama. Bilapun sanggup mungkin tidak lebih dari 1 jam, dan kami sudah bersiap untuk tidur. Begitu setiap harinya.

Well, pagi ini, sama seperti minggu minggu pagi 4 pekan belakangan ini, aku melewati pagi dengan susana yang sangat aku rindukan. Menyiapkan sarapan ringan yang praktis dan cepat, ditemani papa yang duduk dimeja makan near by my kitchen, sambil mendengarkan berita pagi ditelevisi. Sesekali kami berdiskusi mengenai berita berita terkini, gosip ataupun membahas tentang hal hal disekitar kami. Untuk kemudian kami duduk bersama menikmati sarapan yang santai...

Dan saat sarapan adalah saat yang paling istimewa. Sebisa mungkin Tasya sudah bangun. Dia sudah harus cantik dan wangi saat duduk semeja dengan papanya. Meski tak jarang kami menikmati sarapan dengan tubuh masih bau kasur ( iiiih... belum mandi maksudnya ^_^ )

So, pagi ini aku membuatkan crepes buat sarapan. It's something that Pops and I cannot ignore everytime we passed D'crepe's stall in the mall. Buat papa, crepe-nya aku isi chicken teriyaki. Sayang banget, isi kulkasku dah hampir kosong. Yang artinya gak punya stock bahan buat isian. No lettuce, no tomatoes, no cucumbers, and no cheddar >_< melas... Untungnya masih punya kiju lembaran, dah pake aja deh.

Sebagian aku buat kosong, untuk dinikmati bersama saus 'okat. Yang kosong ini lebih renyah texturnya...

Basic Crispy Crepes
Resep : Dimarco

75 gr tepung terigu
25 gr tepung tapioka ( kanji )
100 gr tepung beras
250 ml susu cair ( pake susu Ultra ajah yg kemasan biru,..mae )
1 butir telur, kocok lepas
1 sdm margarin, lelehkan
1 sdt penuh baking powder double acting ( merk Hercules misalnya,..mae )
1 sdt vanilli bubuk

Bila ingin membuat crepes dengan aroma khas  seperti dimall mall, ganti komposisi margarin dengan butter ( mentega ) dan tambahkan pula butter essence 1 sdt ( contoh merk, Diva Cross ). Aromanya bakal semerbak sampe rumah tetangga.



Cara membuatnya, campurkan bahan bahan kering terkebih dahulu dan aduk hingga tercampur rata. Lakukan juga untuk bahan bahan cair. Setelah siap kedua bahan tersebut dicampurkan dan diaduk hingga rata dan licin. Bila masih ada tepung yang bergerindil, saring dulu pake saringan kawat, sambil ditekan tekan semua gerindilannya. Gak mau kan crepe-nya jerawatan.



Crepe ini aku buat dengan pan khusus untuk crepe yang aku aku dapetin sebagai bonus waktu beli mixer dulu. Meski begitu, jangan khawatir bila tidak punya. Resep ini pernah aku praktekan dengan menggunakan wajan teflon biasa. Hasilnya gak kalah kok, cuma pinter pinter aja goyang ala Inul, karena setelah adonan dituang wajan harus diputer puter biar adonannya rata. Nah, sekarang kan banyak tuh teflon yang untuk crepe ( permukaan rata dengan dinding wajan yang rendah ) dipasaran, pake itu juga bisa kok.

Sorry, I didn't have much time to take a good-looking picture for this crepes.


Chicken Teriyaki Crepes, mana isinya ? Hihi ga keliatan...

Untuk isian, silahkan berkreasi sebebas bebasnya. Karena  pada dasarnya crepe ini banyaaaak variasinya. Mulai isian gurih macam burger or hotdog, yang hot sampe yang cool. Bisa pake es krim, saus topping aneka rasa, meisjes, buah buahan, cream, or bahkan saus kinca kalo emang pengen eksperimen dengan variasi baru.


Crepes with Choc Sauce, sausnya pelit... :P


Silahkan mencoba bila berminat, dan semoga resepnya berguna ya... ^_^

Buat yang sedang melewati liburan bersama keluarga, Happy Holiday to All of You ! Semoga liburannya berkesan...

7 comments:

Vin said...

looks yummy mae! tfs:)

mae said...

makasih mbak Vin :)

elsye said...

rajinnn banget Mae.. crepesnya keliatan garing yaa..:D *ngecess*

Zita said...

mau dong crepes sama "pan"nya :)
sausnya kenapa pelit? ;)

mae said...

Elsye, makasih mbaaaak.... :D

Zita, hahaha jauuuuh klo dikirim ke England sono :)

Maksudnya biar potonya kliatan simple dan ringan, jd ngasi saosnya dikitan aja. Kalo buat dimakan gak cukup mah saos sgitu ;P

bisnisinternet said...

Mba' Mae....saya baca ceritanya sampe berkaca-kaca...kisahnya kemungkinan akan sama dengan saya karena saya mau buka warnet juga dan usaha crepes...hanya tepungnya saya pesan jadi,tapi resep Mba' Mae akan saya coba...Trims banyak,sukses warnetnya ya...oiya salam kenal juga dari saya Sigit.

Fajriyani amber said...

mbak mae, boleh minta resepnya ndak...? ani juga mau exchange link sama mbak. ani pengen masukkin resep mbak di blog saya, trus dibawahnya ani kasih sumbernya dari mbak mae. boleh?

Recent Post on Mae's Little Kitchen

My Photo
Mom of a lil' girl who still longing for her passion. Obsessed to know more, learn more, take more and give more... Here, on her lil' kitchen.
Unless mentioned, described, or linked, all works and photographs are created by May Irianti. Copyright 2007 - 2008. You may copy only the recipes but please do make a link to this blog. DO NOT COPY . Please ask first !

Followers